Sejak mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar, kita dijejali dengan begitu banyak ilmu pengetahuan. Mulai dari matematika, bahasa hingga sains. Namun saat dewasa, ternyata tidak semua pengetahuan tersebut mampu kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, dari kecil, kita amat jarang diajarkan pengetahuan tentang keuangan. Padahal ilmu tentang hal ini akan sangat berdampak pada kehidupan kita saat dewasa. Semakin baik pola pikir kita terhadap keuangan, maka akan semakin besar potensi untuk meraih kehidupan yang sejahtera.
Hal inilah yang kemudian dibahas oleh Haikal Rusli dalam buku berjudul ‘Money Mindset Effect’. Di dalamnya, penulis membahas mengenai bagaimana cara memiliki mindset keuangan agar dapat hidup kaya dan berkelimpahan.
Secara umum, buku ini terbagi atas 2 bagian, yakni pembahasan mengenai faktor-faktor yang menyebabkan seseorang yang kaya menjadi semakin kaya, serta pembahasan mengenai cara membuat keputusan besar dalam hidup.
Di antara faktor yang menentukan parameter kekayaan seseorang adalah adanya growth mindset atau pola pikir bertumbuh. Dengan growth mindset ini, seseorang bisa terus menciptakan peluang dan kesempatan dalam berkembang.
Adapun dalam pengambilan keputusan yang akan berdampak pada kekayaan, maka ada beberapa hal yang dipaparkan oleh penulis. Namun bagian yang paling berkesan bagi saya adalah kemauan untuk siap berproses dan menerima konsekuensi.
Misalnya jika kita bercita-cita ingin menjadi seorang penulis buku yang sukses, maka kita harus siap untuk berproses secara bertahap. Mungkin dengan menulis di blog pribadi terlebih dahulu, atau mengirimkan artikel maupun karya lain pada beberapa media. Dalam hal ini, kita harus siap gagal, tulisan ditolak, atau belum bisa mendapat penghasilan yang tinggi.
Jadi, tidak ada kesuksesan yang bisa dibangun dengan instan. Semua butuh perjuangan yang perlu disikapi dengan mindset yang benar. Termasuk membentuk mindset tentang keuangan dan kekayaan yang dibahas tuntas dalam buku ini.
Jadi, buku ini adalah bacaan yang tepat bagi kamu yang ingin menemukan motivasi dalam membangun kekayaan. Tidak sekedar kaya secara materi, namun bagaimana menghadirkan kekayaan dalam hati sehingga apa yang kita miliki mampu mendatangkan kebahagiaan .
Sepanjang membaca buku ini, saya menyimpulkan bahwa apa yang dipaparkan oleh penulis sebenarnya adalah hal-hal yang sudah umum dijumpai dalam buku-buku motivasi lainnya.
Keunggulannya buku ini terletak dari bagaimana penulis menyusun narasi yang bisa menggerakkan dan menyentuh hati pembaca. Namun sayangnya, saya merasa bahwa buku ini hanya membahas kulit luar dari membangun mindset.
Saya juga sedikit tidak nyaman dengan separuh bagian dari penutup bab yang selalu berisi anjuran untuk "mempromosikan" buku ini ke orang lain. Dan hal itu selalu diulang-ulang pada bab-bab selanjutnya. Hal ini rasanya mengurangi substansi dari poin-poin penting yang seharusnya disimpulkan oleh penulis.
Tapi terlepas dari hal itu, buku ini lumayan bisa memantik semangat untuk terus berkembang. Bagi kamu yang suka tipikal buku dengan penyampaian ala motivator, maka buku ini bisa menjadi rekomendasi bacaan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Pahlawan Ekonomi Kreatif: Tetap Cuan Meski Tanpa Kerja Kantoran
-
Pecandu Buku, Gerak Laku Penuntut Ilmu: Literasi untuk Membangun Peradaban
-
Resep Kaya ala Orang Cina: Ketika Strategi yang Tepat Terlihat Seperti Hoki
-
Jangan Kalah Sama Monyet: Kumpulan Gagasan di Era Disrupsi
-
Atasi Kecanduan Gadget Anak Lewat Baca Nyaring dalam The Book of Read Aloud
Artikel Terkait
-
4 Sumber Kekayaan Irfan Hakim, Tak Cuma Dapat Bayaran TV, Pantas Enteng Kurbankan 4 Sapi Jumbo
-
Total Rp 436,87 Miliar, Daftar Kelicikan Manajemen Indofarma Mainkan Laporan Keuangan
-
Beda Kekayaan Ruben Onsu, Sarwendah dan Betrand Peto: Sekali Manggung 176 Kali UMR Jakarta
-
4 Rekomendasi Buku Anak yang Wajib Dimiliki Si Kecil, Ajak Mereka Mandiri!
-
Kisah Cinta dan Persahabatan yang Rumit dalam Novel Midnight Diaries
Ulasan
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Kalau Jelek Gak Boleh Marah? Maaf Sal Priadi, Saya Tidak Setuju
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
Terkini
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah