Diajak menikah oleh seorang perempuan yang baru saja dikenal? Yuk ikuti kisah Sang-Sik saat pertama kali bertemu dengan So-Ju yang unik di buku ini!
Identitas Buku
Judul Buku: Heart-Shaped Tears
Penulis: Ku Hye Sun
Penerbit: Noura Books
Jumlah Halaman: 112 Halaman
Sinopsis Novel ‘Heart-Shaped Tears’
“Ayo kita menikah!”
Itulah yang diucapkan So-Ju beberapa jam setelah pertemuan pertamanya dengan Sang-Sik. Tentu saja, penolakanlah yang dia dapatkan. Setelahnya, wanita itu menghilang dan Sang-Sik kelimpungan.
Bagi Sang-Sik, So-Ju seperti hantu, muncul dan lenyap sesukanya. Membuat Sang-Sik mencandu. Kini, dia merindu, tetapi So-Ju sepertinya tidak begitu.
Ulasan Novel ‘Heart-Shaped Tears’
Novel yang satu ini ditulis oleh Ku Hye Sun, seorang aktris, penyanyi, penulis lagu, sutradara, dan seniman. Bagi para pencinta drama Korea Selatan, tentu tidak asing lagi dengannya. Ia mencapai puncak kariernya dan terkenal di seluruh Asia setelah membintangi drama Boys Before Flowers pada tahun 2009 sebagai Geum Jan-Di.
Melalui karyanya yang berupa novel ini, Kyu Hye Sun mencoba menulis sebuah cerita komedi romantis. Ia pribadi mengakui bahwa kisah ini sedikit banyak berasal dari kisah pribadinya secara nyata yang ia alami selama masa-masa sedang menjalin hubungan asmara.
Cerita yang ditampilkan dalam novel ini cukup unik, tentang seorang wanita yang bersikap tidak terduga bernama So-Ju. Namanya yang unik ini ternyata menyimpan luka masa lalu yang cukup menyedihkan.
Awal pertemuan Sang-Sik dan So-Ju terjadi di sebuah bar saat teman mereka berdua mengumumkan akan segera menikah. So-Ju memilih untuk duduk terpisah dari teman-temannya dan hal ini sedikit menarik perhatian Sang-Sik.
Hubungan keduanya pun bermula dari Sang-Sik yang mengantar So-Ju pulang. So-Ju tiba-tiba mengajak Sang-Sik menikah, yang tentu saja ditolak tanpa ragu. Bagi Sang-Sik saat itu, bagaimana bisa ada seorang perempuan yang baru saja kenal sudah mengajak menikah.
Namun, sejak kejadian itu, pikiran Sang-Sik seakan tidak bisa lepas dari So-Ju. Di saat yang sama, So-Ju justru menghilang dan membuat Sang-Sik merasa rindu.
Alur yang disuguhkan terasa terlalu cepat. Menurutku, masih ada banyak hal yang bisa dieksplor dari masing-masing karakternya, apalagi kisah hidup So-Ju dan Sang-Sik sendiri.
Aku tertarik membaca buku ini setelah menonton salah satu reality show WANNA ONE GO ‘ZEROBASE’. Di salah satu episodenya, salah satu member WANNAONE yakni Hwang Minhyun kedapatan sedang membaca novel ini, jadilah aku dibuat penasaran dengan ceritanya.
Secara keseluruhan, novel ini cocok dibaca sekali duduk karena jumlah halamannya yang tidak terlalu tebal. Hal yang perlu diperhatikan adalah cerita dalam novel ini mengangkat budaya Korea yang mungkin tidak sesuai dengan budaya Indonesia, sehingga diperlukan kebijakan pembaca saat membaca.
Baca Juga
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
-
Naoko: Luka Kehilangan Orang Tersayang Dibalut Misteri Tak Masuk Akal
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Ego Is The Enemy, Panduan Mengalahkan Musuh Terbesar dalam Diri
-
Ulasan Buku The Achievement Habit: Kesuksesan Itu Ibarat Otot
-
Inspiratif! Ini 4 Rekomendasi Buku Psikologi Sosial karya Malcolm Gladwell
-
Kenalkan Anak Berbagai Macam Emosi Lewat Buku Cerita, Psikolog Ungkap Manfaatnya
-
Ulasan Buku Talking to Strangers, Pentingnya Memahami Orang Asing
Ulasan
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
Terkini
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
Another Word for Neighbor, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Sejak Dini
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi
-
Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian