Film The Watchers merupakan debut penyutradaraan Ishana Night Shyamalan, putri dari sutradara ternama M. Film ini telah tayang pada bulan Juni 2024 lalum Night Shyamalan, yang terkenal dengan film-film bertema thriller dan horor.
The Watchers berkisah tentang Mina (Dakota Fanning), seorang seniman yang tanpa sengaja terdampar di sebuah hutan terpencil di wilayah Irlandia. Hutan tersebut ternyata belum pernah tersentuh oleh manusia dan menyimpan misteri yang menyeramkan.
Di tengah hutan, Mina menemukan sebuah ruangan misterius yang sudah dihuni oleh tiga orang asing lainnya. Namun, ruangan tersebut bukan tempat yang aman.
Setiap malam, mereka terpaksa berlindung di dalamnya karena ada makhluk mengerikan yang berkeliaran dan memburu di kegelapan. Mereka harus berjuang untuk bertahan hidup sambil mencari cara untuk keluar dari hutan yang mematikan itu.
Ulasan Film The Watchers
The Watchers menawarkan konsep yang cukup menarik dengan menggabungkan elemen horor dari escape room dan dunia mitologi. Film ini menghadirkan ketegangan yang berasal dari makhluk mitologi yang menyeramkan.
Namun, eksekusi terbaik dari konsep ini baru benar-benar terasa dalam 40 menit terakhir dari total durasi 1 jam 42 menit. Pada bagian akhir film, intensitas horor meningkat tajam seiring dengan semakin banyaknya porsi kemunculan makhluk mitologi, yang akhirnya membuat penonton merasakan kengerian yang sesungguhnya.
Dalam debut penyutradaraannya, Ishana Night Shyamalan menunjukkan kepiawaian dalam menciptakan suasana kelam yang sesuai dengan konsep horor filmnya. Keberhasilan ini terlihat jelas dalam pemilihan latar cerita yang sebagian besar berlokasi di wilayah perhutanan.
Setiap adegan di hutan dipoles dengan pewarnaan yang gelap, memperkuat nuansa mencekam yang dirasakan penonton. Bahkan ketika cerita berpindah ke latar perkotaan di siang hari, kesuraman tetap terasa berkat pewarnaan yang dibuat pucat.
Meskipun beberapa adegan berlatar perkotaan dan terjadi di siang hari, nuansa kelam tetap terasa berkat penggunaan pewarnaan yang sengaja dibuat pucat. Pendekatan visual ini semakin memperkuat atmosfer suram yang mendominasi keseluruhan film.
Selain itu, scoring dengan nada-nada mendebarkan juga berperan penting dalam menambah ketegangan di setiap adegan. Secara keseluruhan, Ishana Night Shyamalan dapat dikatakan sukses dari segi teknis dalam debut penyutradaraannya, terutama dalam menciptakan nuansa horor yang efektif dan mencekam.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ketika Kakak Kehilangan Arah: Kisah Emosional di Novel Dongeng untuk Raka
-
Perjuangan Haia Meraih Mimpi dan Konflik Poligami dalam Novel Laut Tengah
-
Realitas dan Mitos: Menyusuri Narasi Jawa dalam Novel Kereta Semar Lembu
-
Novel Langit Goryeo: Konflik Cinta dan Keimanan Mualaf Korea di Tanah Asing
-
Jejak Sejarah di Pasar Timurid dan Laut Arab dalam Novel Samiam 2
Artikel Terkait
-
Kudeta dan Perjalanan Waktu: Review Film 'Descendants: Rise of Red'
-
Viral Jackie Chan Hebohkan Bandara Halim Perdana Kusuma, Banjir Pujian Gara-gara Menolak Ini
-
Jangan Baca Sendirian! Ini Ulasan Mencekam Film 'The Strangers: Chapter 1'
-
Main Film Horor, Callista Arum Bagikan Pengalamannya: Puji Tuhan, Aku Nggak..
-
Sinopsis Gyaarah Gyaarah, Series India Diadaptasi dari Drama Korea Signal
Ulasan
-
Ulasan Film Rajah: Teror Mistis Jawa yang Intens dan Mencekam!
-
Harapan dari Tempat Paling Jauh: Saat Ekspektasi Orang Tua Membunuh Jiwa
-
Belajar Menerima Setiap Luka di Novel Matahari Minor karya Tere Liye
-
Buku Ada Kalanya: Catatan Menemukan Diri dari Kedai Kopi
-
Sisi Tergelap Surga: Menggugat Batas Benar dan Salah di Tengah Miskin
Terkini
-
Puasa Perut Sudah, Kapan Puasa Belanja? Yuk, Kenalan sama Mindful Spending
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Game Ngebut, Kamera Tajam! Ini 5 HP 4 Jutaan Terbaik