Sempat viral di jagat TikTok dengan candaan gunung tertinggi di dunia, siapa sih yang belum tahu Gunung Lorokan? Hal ini lantaran ada netizen yang salah mengetik dengan terlalu banyak menaruh angka 0. Ramai dikomentari dengan candaan karena mengalahkan ketinggian Everest, siapa sangka jika si 1100 Mdpl ini ternyata cukup ramah bagi kaum remaja jompo yang jarang olahraga.
Ada banyak sekali gunung dengan ketinggian seribu, yang ternyata bikin wisatawan tertipu dengan angka minim tapi medan yang kejam. Nah, si gunung yang berada di Mojokerto satu ini bisa banget buat dicoba buat yang suka mendaki tipis-tipis.
Registrasi Gunung Lorokan
Untuk berkunjung ke Gunung Lorokan, pengunjung hanya perlu melakukan biaya registrasi dan parkir bila membawa kendaraan.
Berikut rincian biaya Gunung Lorokan:
- Registrasi: Rp15.000/orang
Parkir
- Roda 2: Rp10.000/motor
- Roda 4: Rp15.000/mobil
Note: tarif di atas berlaku September 2024, dapat berubah sewaktu-waktu.
Rute dan Estimasi Waktu
Dari basecamp, ada 2 jalur yang bisa kalian lewati. Yang pertama lewat belakang toilet basecamp yang searah dengan Air Terjun Dung Kepyur. Kedua, jalur pendakian dari depan basecamp yang memiliki dua cabang. Tapi tenang, meski dimulai dari arah yang berbeda titik temu semua jalur akan berada di pos 1.
Nah, di pos 1 ini juga terdapat tempat penukaran voucher sebesar Rp5.000 yang didapatkan dari basecamp. Voucher ini nantinya bisa ditukar dengan minuman ataupun mie instan dengan menambah Rp2.000 saja. Di pos 1 ini juga terdapat ayunan dan toilet. Ada banyak gazebo juga untuk yang mau nongkrong atau sekadar mengobrol sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Perjalanan dari pos 1 ke pos 2 dan 3 tidak terlalu banyak memakan waktu. Estimasi perjalanan dari basecamp menuju puncak dapat ditempuh dalam waktu 20-30 menit saja. Namun jika lewat Air Terjun Dung Kepyur, memerlukan waktu sedikit lebih lama karena jalur yang agak berputar.
Dalam waktu yang relatif singkat, pengunjung sudah dapat menikmati keindahan pemandangan dari atas puncak gunung. Selain view di puncak, ada juga kamu bisa mampir ke Air Terjun Dung Kepyur yang sudah include htm Gunung Lorokan.
Namun pengunjung perlu berhati-hati untuk tidak membawa makanan dalam bungkus yang mencolok atau bertempatkan kresek. Hal ini dikarenakan akan menarik perhatian satwa liar seperti monyet. Nah, kapan nih kamu mampir ke Gunung Lorokan?
Baca Juga
-
Berhenti Meromantisasi Kemiskinan! Rakyat Bukan Peserta Lomba Bertahan Hidup
-
Syarat Kerja Selangit, Gaji UMR: Ekspektasi yang Tak Masuk Akal?
-
Sekolah Kekurangan Guru, Honorer Dibiarkan: Siapa yang Bertanggungjawab?
-
Kemiskinan Struktural: Ketika Manusia Kehilangan Hak untuk Bermimpi
-
Tips Tampil Bersinar di Depan Panggung dalam Buku Let's Speak
Artikel Terkait
-
Siapa Zico Jamai Soree? Striker Keturunan Mojokerto yang Dicampakkan Shin Tae-yong
-
Gunung Tangkuban Perahu: Daya Tarik, Fasilitas, dan Harga Tiket Masuk
-
Pesona Keindahan Gunung Kahung: Permata Tersembunyi di Kalimantan Selatan
-
Nasib Petani di Persimpangan Jalan Tren Wisata Alam
-
Konsumen Pengguna Jalan Tol JSM Siap-Siap: Ini Tarif Baru Ruas Surabaya-Mojokerto
Ulasan
-
Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer
-
What's Keeping You Broke: Kebocoran Finansial yang Sering Tidak Disadari
-
Review Film Dokumenter NAZA: Ketika Nyawa Manusia Diringkas Menjadi Angka!
-
5 Pelajaran Hidup dari Novela Metamorfosis: Hargai Diri Sendiri, Yuk!
-
Novel Yang Menari dalam Bayangan Inang Mati: Menyingkap Jati Diri dan Kekayaan Budaya Bali
Terkini
-
Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan
-
7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!
-
Jenna Ortega Beber Rencana Hiatus Usai Perilisan Serial Wednesday 3
-
Berhenti Meromantisasi Kemiskinan! Rakyat Bukan Peserta Lomba Bertahan Hidup
-
Strategi Kreatif Era Digital: Jaga Mutu Bahasa Ibu di Tengah Dikte Algoritma