Kesehatan mental adalah salah satu pembahasan yang saat ini kerap menyita perhatian. Terlebih di kalangan milenial dan Gen Z yang telah terpapar dengan berbagai informasi dari buku, film, seminar, hingga konten media sosial yang secara khusus banyak menyoroti isu tersebut.
Nah, bagi kamu yang juga tertarik dengan pembahasan terkait mental health, berikut 4 rekomendasi novel bertema psikologi dan kesehatan mental sebagaimana yang dilansir dari laman Instagram gramedia.com!
1. A untuk Amanda Karya Annisa Ihsani
Rekomendasi pertama adalah novel yang menceritakan tentang seorang pelajar cerdas bernama Amanda yang selalu meraih nilai A dalam setiap mata pelajaran di sekolah.
Namun, siapa sangka, di balik kesempurnaan nilai yang ia peroleh, Amanda kerap merasa sangsi dengan kemampuan dirinya sendiri. Ia bahkan harus menjalani serangkaian proses psikoterapi karena perasaan depresi yang kerap dia rasakan.
Jika kamu adalah seseorang yang punya kecenderungan ingin segalanya terlihat sempurna, atau mungkin merasa bahwa usahamu tidak pernah cukup untuk memenuhi segala ekspektasimu, kisah Amanda dalam novel ini semoga bisa menginspirasi!
2. Represi Karya Fakhrisina Amalia
Selanjutnya adalah novel yang menceritakan kehidupan seorang gadis bernama Anna yang memutuskan untuk mengakhiri hidup.
Trauma masa kecil, luka batin, hingga toxic relationship membuat Anna nyaris menyerah dengan hidupnya sendiri. Untung saja dia memiliki support system yang baik sehingga niat buruknya tidak terlaksana.
Bagi kamu yang juga sedang berjibaku dalam permasalahan pelik dalam kehidupan dan merasa ingin menyerah saja, novel ini bisa memberimu gambaran bahwa semuanya bisa kamu lalui asal berani mengambil langkah yang benar.
3. Awan-Awan di Atas Kepala Kita Karya Miranda Malonka
Rekomendasi berikutnya masih adalah novel yang masih mengangkat kisah seseorang yang ingin mengakhiri hidup.
Benjamin baru saja ingin melakukan aksi bunuh dirinya tersebut ketika tidak sengaja bertemu dengan sosok gadis bernama Kirana.
Kisah tentang 2 orang yang memiliki permasalahan mentalnya masing-masing ini begitu sarat akan muatan psikologi yang boleh jadi juga relate dengan kisah banyak orang di luar sana!
4. Rumah Lebah Karya Ruwi Meita
Terakhir adalah novel yang menceritakan tentang seorang gadis cilik bernama Mala yang dianggap memiliki kemampuan spesial dalam melihat mahluk astral.
Tapi ternyata, segala bentuk kejanggalan dan keanehan yang dialami oleh Mala di rumah lebahnya adalah fenomena psikologis yang dapat dijelaskan secara ilmiah.
Novel ini cukup menggugah wawasan dan keingintahuan pembaca terkait kesehatan mental dengan konfliknya yang sangat unik!
Demikianlah 4 rekomendasi novel yang mengangkat isu kesehatan mental. Bagi kamu yang tertarik dengan pembahasan tersebut, novel di atas bisa menjadi daftar bacaan selanjutnya!
Baca Juga
-
Atasi Kecanduan Gadget Anak Lewat Baca Nyaring dalam The Book of Read Aloud
-
Sharing Literasi Keuangan dari Ayah Milenial di Buku Kamu Tidak Sendirian
-
Buku Perjalanan Menerima Diri, Wujudkan Self Love dengan Latihan Journaling
-
Buku Obat Sedih Dosis Tinggi, Refleksi agar Semangat Menjalani Hidup
-
Buku Home Learning, Belajar Seru Meski dari dalam Rumah
Artikel Terkait
-
Ulasan Novel 'The Secret Commonwealth', Kisah Mata-Mata yang Berbahaya
-
Ulasan Temple Alley Summer: Misteri Kematian dan Kesempatan Hidup Kedua
-
Ulasan Novel 'Born a Crime', Dunia Komedian yang Penuh dengan Misteri
-
Menelusuri Identitas dan Tekanan Sosial dalam Novel Gadis Minimarket
-
Persiapan Pernikahan Harus Sejak Remaja? Ini Penjelasan Psikolog
Ulasan
-
Digarap 5 Tahun, Pelangi di Mars Jadi Film Sci-Fi Indonesia yang Dinanti
-
Menemukan Kembali Arah Hidup di Novel Antara Berjuang dan Menyerah 2
-
Film War Machine: Latihan Militer Mendadak Berubah Jadi Teror Robot
-
Rumah yang Hampir Runtuh: Pelajaran Hidup dari Cicilan Rumah yang Menjerat
-
Novel The Case We Met: Romansa, Teka-teki Hukum, dan Realitas Dunia Medis
Terkini
-
4 Toner Trehalose Berikan Hidrasi Ekstra agar Cegah Kulit Kering saat Puasa
-
Premium ala Flagship, Harga Tetap Bersahabat: Vivo V70 Kini Lebih Sempurna
-
70% Perempuan Alami Kekerasan di Tempat Kerja, Ini Saatnya Benahi Sistem
-
Politisi Baperan: Dikit-dikit Somasi, Lama-lama Lupa Cara Diskusi
-
Misi Menembus Meja Humas: Saat UAS Jadi Saksi Bisu Mahasiswi Pantang Menyerah