OnlyOneOf telah merilis album baru pada 10 Januari 2024 pukul 6 sore KST bertajuk “Things I Can’t Say LOve” dengan judul lagu "dOpamine".
“dOpamine” adalah lagu bergenre drum dan bass Inggris dan mengacu pada kegembiraan yang dirasakan melalui cinta. Lagu ini bercerita tentang cinta yang jatuh ke dalam seseorang tanpa menyadarinya.
Lagu ini memiliki intro yang menarik, bahkan cantik. Sehingga saya mengira saya akan mudah menyukainya dalam sekali dengar. Terlebih lagu ini memiliki judul yang unik yaitu "dOpamine". Terasa sangat bucin sekaligus alay karena kombinasi huruf besar dan kecil dalam penulisannya.
Namun kesan ini seketika berubah saat para member mulai menyanyikan lagunya. Nada, musik, dan liriknya terasa aneh. Bahkan sepanjang lagu saya kurang bisa menikmatinya.
Sehingga lagu ini tampak kontras dengan pembukaan cantik dalam beberapa detik yang disuguhkan di awal.
Karena biasanya, lagu akan cenderung sama dengan intronya. Sekalipun menghadirkan kesan yang berbeda tentu tidak signifikan. Namun "dOpamine" milik OnlyOneOf tampak sangat berbeda.
Selain itu, saya juga cukup kaget dengan visual dari membernya. Dimana ada satu yang berambut gondrong. Tentu ini sah-sah saja karena musisi bebas berekspresi melalui karya dan penampilannya. Hanya saja, ini tampak tidak umum ada idol KPop pria dengan rambut sepanjang itu.
Kemudian mereka tampil dengan setelan denim dan atasannya tidak dikancing. Idol KPop memang kerap berpenampilan seksi dan tidak ada yang salah dengan itu. Namun OnlyOneOf sepertinya ingin tidak menunjukkan kesan seksi itu secara natural. Sehingga saya kurang bisa menikmatinya.
Beberapa kali kamera secara menyorot tubuh mereka. Hal ini tampak tidak biasa tapi dalam konotasi tidak nyaman. Karena biasanya idol KPop memamerkan otot perut mereka tanpa harus di zoom kamera. Sehingga lebih terlihat natural dan bisa membangkitkan antusias penggemar.
Selanjutnya yang paling penting dari semuanya, sebenarnya "dOpamine" memikili lirik yang bagus. Namun vokal OnlyOneOf tidak nampak istimewa bagi saya. Sehingga seperti yang sudah saya sampaikan di atas, lagu ini meninggalkan kesan bucin dan alay tapi lagi-lagi tidak secara natural.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Series Dendam, Reboot yang Menghidupkan Kembali Sinetron Deru Debu, Wow!
-
Kulkas 7 Pintu Mencair, Sifat Asli Nicholas Saputra Diulas Habis-habisan: Real Suka ...
-
Merefleksikan Diri dalam Percintaan Bersama Buku I Really Needed This Today
-
Perjalanan Cinta Celine Evangelista, dari Dirly Idol hingga Kini Pilih Menjanda
-
Film Cinta dari Timor yang Diabaikan Penonton, Apakah Seburuk Itu?
Ulasan
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
Spider-Man: Brand New Day dan Awal Era Mutan di Marvel Cinematic Universe
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Ulasan Novel Rumah Kaca, Menyingkap Sisi Gelap Pengawasan Kekuasaan Kolonial
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati
Terkini
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
4 Pelembap Retinol Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat dan Muluskan Tekstur Kulit