House of Spoils, film garapan sutradara Bridget Savage Cole dan Danielle Krudy, yang dibintangi sederet aktris dan aktor berbakat seperti Ariana DeBose, Barbie Ferreira, dan Arian Moayed.
Film ini berkisah tentang seorang chef ambisius yang dihadapkan pada situasi horor di fase paling menentukan di sepanjang perjalanan karirnya.
Semua teror yang berpontensi menghancurkan karir chef tersebut datang dari arwah tuan tanah restoran yang tengah dirintisnya.
Ulasan Film House of Spoils
Apa jadinya kalau impian yang paling kamu dambakan telah tampak di depan mata?
Pastinya kamu akan mengkondisikan segala sesuatunya berjalan lancar, setidaknya sampai impian tersebut sudah nyata ada dalam genggaman, kan!
Nah, sekarang bayangkan, gimana jadinya kalau di fase paling menentukan jalan hidupmu mendadak muncul faktor (X) yang berpotensi mengacaukan semua usaha yang tidak kamu bangun dalam semalam?
Kebayang kan gimana stresnya! Nah, begitulah kurang lebih situasi yang dihadapi karakter utama dalam film ini.
Dengan demikian, dari segi cerita, House of Spoils menyuguhkan kisah dengan premis yang sangat empuk dikembangkan menjadi rangkaian situasi yang mudah dihayati oleh banyak orang.
Selain premis, perwatakan di film ini juga menarik.
Ada karakter utama yang keras mengusahakan dirinya menjadi sempurna, dan dominan di tengah orang-orang yang memberinya banyak tekanan, seperti bawahan yang berpotensi menggantikan posisinya, rekan bisnis yang banyak menuntut, kritikus pontensial menutup bisnisnya, juga arwah penyihir yang terus-menerus mengacaukan pikiran dan dapurnya.
Semuanya bersinergi menghadirkan beragam suasana keos di film ini.
Sebagaimana cerita, ada elemen berbau mistis yang cukup sering dihadirkan ke layar.
Elemen mistis di film ini sebagian diwujudkan dengan bantuan efek visual yang presisi dan mengagumkan.
Penataan set latar, warna dan cahaya di film ini pun berhasil menambah kedalaman suasana dan menghadirkan nilai artistik yang unik.
Sayangnya, semua hal yang membuat film ini menarik, terpaksa dibuat cacat oleh pemilihan ending yang terkesan dipaksakan.
Misalnya saja pada babak terakhir, film House of Spoils diisi dengan rentetan adegan klise yang gagal jadi menjadi hidangan penutup yang lezat.
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Keluarga Bukan Hanya Darah: Pelajaran Hidup dari Novel Jepang Tentang Estafet Cinta Tak Terduga
-
Novel Tarian Bumi, Tarian Pembebasan dari Penjara Kasta yang Membelenggu
-
Di Balik Industri Migas: Kisah Kemanusiaan dalam Novel Sumur Minyak Airmata
-
Masih dengan Persantetan, Sebagus Apa Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa?
-
Safari Syawal ke Puncak Kediri: Niatnya Cari View Estetik, Malah Ketemu Pemandangan Berkabut
Terkini
-
X room oleh Xdinary Heroes: Yakinkan Diri Bahwa Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Fans One Piece Siap-siap! Detail Lengkap Elbaph Arc dan Bocoran Spin-off 'Heroines'
-
AnimeJapan 2026 Resmi Dibuka! Apa Saja Sih Keseruannya?
-
Sarung Tangan Plastik Makan: Higienitas, Efisiensi, atau Limbah Baru?