Buku 'A Court of Mist and Fury (ACOMAF)' adalah buku kedua dalam seri 'A Court of Thorns and Roses' karya Sarah J. Maas. Buku ini melanjutkan petualangan Feyre Archeron di dunia para fae, menghadirkan lebih banyak humor, romansa, dan aksi yang memikat.
Sinopsis Cerita Buku 'A Court of Mist and Fury' Karya Sarah J. Maas
Setelah berhasil lolos dari cengkeraman Amarantha di bawah gunung, Feyre kembali ke Spring Court bersama Tamlin. Namun, meskipun kini ia memiliki kekuatan High Fae, jiwanya tetap manusia dan dihantui oleh mimpi buruk serta rasa bersalah atas tindakan yang harus ia lakukan demi menyelamatkan Tamlin dan rakyatnya. Tamlin, yang kini menjadi tunangannya, semakin protektif dan membatasi gerak Feyre, membuatnya merasa terkurung.
Di tengah kebingungan tersebut, Rhysand, High Lord dari Night Court, menagih perjanjian mereka: Feyre harus menghabiskan satu minggu setiap bulan di Night Court. Selama waktu ini, Feyre mulai mengenal sisi lain dari Rhysand dan dunianya, serta menemukan kekuatan dan tujuan baru dalam dirinya.
Ia juga menyadari adanya ancaman besar yang dapat menghancurkan dunia mereka, dan Feyre harus memutuskan di mana kesetiaannya berada dan bagaimana ia akan menggunakan kekuatannya yang baru ditemukan.
Ulasan Buku 'A Court of Mist and Fury' Karya Sarah J. Maas
A Court of Mist and Fury menawarkan perkembangan karakter yang mendalam, terutama bagi Feyre. Dari seseorang yang patah dan merasa tidak berdaya, ia tumbuh menjadi individu yang kuat dan mandiri. Hubungannya dengan Rhysand memberikan dinamika baru yang kompleks dan menarik, berbeda dari hubungannya dengan Tamlin di buku pertama.
Sarah J. Maas berhasil membangun dunia yang kaya dengan detail, memperkenalkan pembaca pada berbagai wilayah dan budaya dalam dunia fae. Night Court, khususnya, digambarkan dengan indah dan misterius, menambah daya tarik cerita.
Namun, beberapa pembaca mungkin merasa bahwa alur cerita berjalan lambat di beberapa bagian, terutama saat eksplorasi dunia dan pengembangan hubungan antar karakter. Meski demikian, bagi mereka yang menikmati fantasi dengan pembangunan dunia yang mendalam dan karakter yang kompleks, ACOMAF adalah bacaan yang memuaskan.
Sejak diterbitkan pada tahun 2016, 'A Court of Mist and Fury' telah mendapatkan banyak pujian dan menjadi best seller di berbagai platform. Buku ini juga memenangkan Goodreads Choice Award untuk kategori Fantasi Terbaik pada tahun 2016, menunjukkan popularitas dan kualitasnya di kalangan pembaca.
'A Court of Mist and Fury' adalah kelanjutan yang memuaskan dari seri A Court of Thorns and Roses, menghadirkan cerita yang lebih gelap, dalam, dan emosional. Dengan pembangunan dunia yang kaya dan karakter yang berkembang dengan baik, buku ini cocok bagi penggemar fantasi yang mencari cerita yang mendalam dan memikat.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Review Buku From Here to the Great Unknown: Sisi Manusiawi Keluarga Elvis Presley
-
Ulasan Buku 'The Wager', Misteri Lautan Perang Dunia Pertama
-
Ulasan Buku "What i Ate in One Year", Kuliner Dunia Yang Menakjubkan
-
Ulasan Buku "Brothers", Kenangan Kecil untuk Mendiang Sang Adik
-
Ulasan Buku The Demon of Unrest: Sejarah Kelam Dunia
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku The Housemaid: Misteri Keluarga Pembawa Malapetaka
-
Ulasan Buku A Good Change: Mengambil Langkah Nyata Menuju Perubahan
-
Cara Mengatur Waktu untuk Menulis dalam Buku Mengarang Novel Itu Gampang
-
Kisah Kelingking Mengusir Nenek Raksasa dalam Buku Cerita Rakyat Nusantara
-
Ulasan Buku Cinta di Segala Musim, Menghadapi Setiap Fase dalam Hubungan
Ulasan
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye
-
Membangun Kemandirian Emosional Lewat Buku Ternyata Bukan Kamu Rumahnya
-
Film Wildcat: Trope Klasik dalam Kemasan Modern yang Menegangkan!
-
Film Taneuh Kalaknat: Suguhkan Horor Found-Footage ala YouTuber
Terkini
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Berapa Jumlah Zakat Fitrah yang Wajib Dibayarkan? Ini Waktu dan Niatnya
-
Kepolisian Jepang Tangkap Produser XG atas Dugaan Kepemilikan Narkotika
-
Logika vs Durhaka: Mengapa Berargumen Sering Kali Dianggap Tidak Tahu Adab?
-
Pesta yang Batal dan Kambing Hitam