Gimana rasanya kalau suami yang hangat, sayang sama istrinya, ternyata adalah seorang psikopat yang membunuh banyak orang? Ngeri pasti ya!
Nah, ternyata ada lho satu komik yang mengisahkan hal ini. Judulnya adalah Only Hope yang merupakan karya author CHOSNG. Komik ini menyajikan genre phsycological, tragedy, trauma, isekai, dan sentuhan romantisme yang dijamin bikin baper, dengan rating 17+.
Only Hope mengisahkan tentang pasangan suami istri bernama Dojin dan Eunhye yang harmonis, bahagia, dan yah, tipikal keluarga manis yang jauh dari prahara. Nah, suatu malam saat menunggu suaminya pulang, Eunhye pun menyusuri rumah mereka dan menemukan adanya ruang basement. Karena penasaran, dia lantas masuk kesana dan mendapati fakta mengejutkan.
Dojin ternyata adalah seorang pembunuh!
Hal ini diketahui dari adanya catatan dan rencana pembunuhan terhadap para target, yang cocok dengan pemberitaan media akhir-akhir ini. Dan, saat Eunhye berniat keluar karena ketakutan, dia justru dibunuh seseorang.
Komik kemudian membawa kita isekai dengan terbangunnya Eunhye pada beberapa tahun sebelumnya, ketika dia dan Dojin belum saling mengenal. Namun kali ini, Eunhye bukan hanya penasaran dengan alasan Dojin menjadi pembunuh, melainkan ingin tahu siapa yang telah membunuhnya.
Berangkat dari situ, kita akan dibawa menjelajahi plot Only Hope yang begitu dinamis, menawan, tetapi ada keruwetan yang menjadi benang merah aksi pembunuhan Dojin lho!
Rupa-rupanya, sifat psikopatnya diturunkan langsung dari ayahnya!
Selain itu, bertemunya Eunhye dan Dojin rupanya sudah direncanakan oleh Dojin sendiri lewat berbagai keruwetan hubungan orang-orang inti disini. Hadeh! Saya pun pening sendiri.
Sebab, kita akan disuguhi fakta mencengangkan dan dark penuh tragedi yang menimpa keluarga Eunhye, yang didalangi oleh mantan tunangan ayah Dojin. Sedangkan ibu kandung Dojin mengidap depresi berat akibat ayah Dojin dan sempat mencoba bunuh diri. Ruwetnya lagi, meski dia diselamatkan oleh ayah Dojin, pria itu justru malah bunuh diri dan mewariskan seluruh kekayaan kepada anak semata wayangnya.
Ruwet? Yah, tapi seru.
Meskipun alurnya agak ruwet, Only Hope memiliki art yang cukup memanjakan mata lho. Diimbangi dengan adanya beberapa chibi imut, dan intensitas romantisme Dojin dan Eunhye, menurutku komik ini patutlah mendapat nilai 8 dari 10. Oh iya, statusnya saat ini masih on-going lho. So, kamu berminat baca?
Baca Juga
-
Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal
-
'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Dedemit Kepala Putus yang Menyamar Menjadi Penjual Bakso Keliling
-
Saranjana: Kota Ghaib, Horor dengan Budaya Kalimantan yang Ambisius Namun Terganjal CGI Kasar?
Artikel Terkait
-
From Dreams to Freedom, Mimpi Ketemu Cowok Ganteng yang Doyan Berantem!
-
Ulasan Memento Pseudo-Daycare, Webtoon Petualangan yang Tak Biasa
-
Digaji Berapa? Webtoon The Mafia Nanny: Ketika Jadi Pengasuh Anak Mafia!
-
Review Webtoon Moon Flower, Janji yang Dipegang Teguh dan Trauma Masa Lalu!
-
Ulasan Webtoon Just Twilight, Jangan Pernah Menilai Orang dari Luarnya!
Ulasan
-
The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?
-
Membaca Sejarah Nama Bahasa Indonesia: Bahasa yang Mencerminkan Pikiran
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
Terkini
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit