Hari raya Idulfitri atau lebaran memang masih beberapa hari lagi, akan tetapi suasana persiapan menyambut hari kemenangan usai berpuasa selama 1 bulan penuh di bulan Ramadan sudah mulai terasa. Salah satu hal yang mungkin mulai dipikirkan oleh banyak orang menjelang perayaan lebaran adalah berbagai macam kuliner dan jajanan yang akan disajikan saat perayaan hari raya idulfitri.
Bagi kamu yang ingin mencoba menyuguhkan berbagai macam kuliner saat menyambut momen lebaran, ada beberapa menu kuliner dari pulau Madura, Jawa Timur yang bisa dijadikan referensi bagimu dalam menyediakan sajian lebaran. Masakan khas Madura memang dikenal memiliki citarasa yang gurih dan tentunya menggugah selera. Berikut ini 3 kuliner khas Madura yang lazim disuguhkan saat menyambut momen lebaran.
1. Ayam Adhun
Ayam Adhun atau Ajem Adhun adalah salah satu sajian kuliner khas madura yang lazim disuguhkan saat perayaan lebaran. Melansir dari laman bangkalankab.go.id, sajian ayam adhun ini sendiri merupakan ayam yang dimasak mirip seperti kari. Akan tetapi, ayam yang dipergunakan umumnya adalah ayam kampung meskipun adapula yang menggunakan ayam negeri sebagai bahan utamanya.
Ayam tersebut kemudian dimasak dengan beragam rempah-rempah khas Madura yang dimasak di dalam kuah santan. Ayam Adhun sendiri dianggap sebagai ikon kuliner Madura yang kerap disajikan saat momen lebaran. Citarasa ayam adhun sendiri cenderung gurih dan sedikit pedas yang berasal dari berbagai rempah-rempah khas Madura.
2. Bebek Bumbu Hitam
Bebek bumbu hitam adalah salah satu kuliner andalan suku Madura saat menyambut lebaran. Melansir dari laman rri.co.id, bebek bumbu hitam ini terbuat dari bahan dasar daging bebek yang dimasak bersama berbagai macam rempah seperti ketumbar, kluwek, jahe, cabai, kunyit dan berbagai rempah lainnya. Bebek bumbu hitam ini terkenal memiliki citarasa yang khas gurih dan sedikit pedas. Selain itu, makanan ini sendiri memang cukup berlemak dikarenakan daging bebek sendiri dikenal memiliki kandungan lemak yang tinggi yang kian menambah citarasa.
3. Topak Ladeh
Topak ladeh merupakan salah satu makanan tradisional khas Madura yang juga kerap disuguhkan saat lebaran. Makanan yang sepintas mirip gule ini berbahan dasar daging dan jeroan sapi yang dimasak bersama rempah-rempah dan kuah santan. Makanan ini sendiri dimakan bersama ketupat atau lonting sebagau sumber karbohidrat. Citarasa makanan satu ini cenderung gurih dan asin.
Nah, itulah beberapa kuliner khas Madura yang mungkin bisa menjadi referensimu dalam mempersiapkan kuliner di saat momen lebaran.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Artikel Terkait
-
Kulineran di Pariaman? Ini 4 Kuliner Andalan yang Harus Dicicipi!
-
11 Rekomendasi Film dan Series yang Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran, dari Wicked Hingga Sonic The Hedgehog 3
-
Cek Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang di Bekasi
-
5 Tempat Beli Baju Lebaran di Medan, Dari Mewah hingga Murah
-
10 Kuliner di Malang yang Wajib Dicoba Saat Buka Puasa
Ulasan
-
Review Istimewa: Ketika Representasi Disabilitas Belum Benar-Benar Setara
-
Review You Will Die in 6 Hours: Saat Kematian Mengajarkan Kita Cara Menjalani Hidup
-
How to Be a Friend: Memahami Arti Persahabatan Sejati
-
Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia
-
Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!
Terkini
-
Kultus Mi Instan: Mengurai Sejarah Politik Pangan Indonesia
-
Sinopsis Ray Gunn, Detektif Swasta Bongkar Konspirasi Besar Kota Futuristik
-
5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif
-
Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dan Pertanyaan tentang Pilihan Rakyat
-
Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag: Bikin Sadar Diri atau Malah Overthinking?