Dari seorang ilustrator, menjadi komikus. Sebuah langkah bagus diambil oleh Mohammad Taufiq alias Emte untuk menambah khazanah literasi Indonesia. Melalui sebuah komik yang unik, Emte berusaha memotret kehidupan di pinggiran kota besar.
Buku ini berjudul Gugug! yang terbit pada tahun 2018. Buku ini diterbitkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama dengan total halaman berjumlah 104 halaman. Berbeda dari kebanyakan buku komik, Emte menghadirkan kisah yang unik, gambar yang khas, dan metode penceritaan yang berbeda.
Sinopsis
Komik ini bercerita tentang petualangan seekor anjing menyusuri perkampungan di pinggiran kota besar. Di awal adegan, kita akan mendapati seorang anak laki-laki bermain ukulele di bantaran sungai. Ia lalu menemukan kotak yang berisi seekor anjing di dalamnya. Lalu anak laki-laki itu mengajak Gugug berjalan-jalan di sekeliling kota.
Anak laki-laki itu bekerja mengantar makanan ke sekelompok anak band, tetapi sebuah insiden terjadi karena ia terjatuh sehingga cedera kaki. Tidak bisa mengirim makanan untuk anak band, Gugug lalu menggantikan tugas si anak laki-laki itu.
Di sisinilah petualangan yang sesungguhnya bermula. Kita akan diajak bertemu bermacam-macam orang, mulai dari penjual makanan, pengemis dengan atraksi topeng monyet, hingga bertemu gadis yang bekerja menjual makanan tiap pulang sekolah.
Namun, pada suatu hari, dagangan si gadis cilik itu tidak laku juga. Ia sudah menawarkan dagangannya ke semua orang sampai mengunjungi stadion sepak bola yang sesak dengan pengunjung, tetapi belum ada yang membeli juga.
Di pinggir jalan, si gadis lalu bertemu pedagan makanan keliling. Mereka akhirnya beristirahat dan akhirnya bertemu dengan Gugug. Lagi-lagi, Gugug membantu si gadis untuk menjual makanannya. Kali ini dagangan gadis itu laris manis habis dibeli orang-orang.
Akan tetapi, setelah itu gadis cilik itu dan Gugug bertemu dengan tiga anak yang kelaparan. Mereka tidak mempunyai uang sehingga tidak bisa membeli makan. Akhirnya bersama gadis cilik dan Gugug, mereka mengadakan pertunjukan musik sederhana. Dari pertunjukan ini, ketiganya akhirnya mendapat uang.
Petualangan terus berlanjut sampai gadis cilik dan Gugug bertemu anak dari keluarga kaya. Si gadis dan Gugug lalu diajak naik ke mobil, mengunjungi toko kue, kemudian petualangan berlanjut sampai mereka bertemu makhluk luar angkasa.
Ulasan
Sinopsis komik ini hanya satu kalimat, yaitu "AN IM-PAWS-IBLE ADVENTURE!". Kalimat yang terdengar sangat unik sekaligus lucu. Dari sinopsisnya saja kita bisa mengira bagaimana nantinya author akan membawa pembaca ke cerita yang seperti apa. Sedangkan dari judulnya, kita akan tahu kalau tokoh utama komik ini adalah seorang anjing sebab kata guguk identik dengan suara hewan tersebut.
Dari yang aku pahami, kata im-paws-ible merupakan modifikasi kata possible. Penulis rupanya berusaha membuat komik ini sangat identik dengan anjing sebab paw sendiri merujuk pada telapak kaki hewan itu. Namun, siapa sangka kalau kesederhanaan sinopsis dan judul buku justru membawa cerita yang luar biasa.
Sebagai komik tanpa dialog, membaca buku perlu perhatian khusus. Bukan karena panel komik yang membingungkan, tetapi aku perlu memahami alur sesuai sajian visual dan konteks ceritanya.
Setelah memahami apa isi cerita, jujur saja aku sangat mengapresiasi Emte dalam membuat komik yang bagus. Fenomena yang dibingkai dalam goresan gambarnya berhasil menggambarkan kehidupan pinggir kota yang sangat beragam. Sejalan dengan itu, komik singkat ini juga berhasil mengangkat berbagai isu.
Hal yang paling kentara adalah gambaran kemiskinan. Pembaca akan disuguhkan pemandangan perkampungan yang kumuh, orang dengan beragam profesi, mulai dari pedagang hingga seniman jalan.
Selain itu, di akhir cerita kita akan melihat ketimpangan ekonomi. Pertemuan si gadis kecil dengan gadis dari dalam mobil membuka kacamata pembaca bahwa di satu tempat, akan ditemukan perbedaan yang jelas layaknya bumi dan langit.
Di luar aspek cerita, komik ini sangat memanjakan mata. Gambarnya sangat detail, desain karakternya lucu, dan penataan panelnya sangat rapi.
Identitas buku
Judul: Gugug!
Penulis: Mohammad Taufiq atau Emte
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2018
Tebal buku: 104 halaman
Baca Juga
-
Cinta dan Perasaan Lainnya di Buku Kumpulan Puisi I See You Like a Flower
-
The Exorcism of Emily Rose: Film Horor Gabungkan Fakta Ilmiah dan Spiritual
-
Novel The Old Man and the Sea: Memaknai Perjuangan Hidup sang Nelayan Tua
-
Novel Le Petit Prince: Potret Kehidupan Dewasa dari Kacamata Pangeran Cilik
-
Buku If All the World Were: Refleksi Lembut Soal Kepergian Orang Terkasih
Artikel Terkait
-
Sepak Terjang Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya Dipolisikan oleh Perusahaan Penahan Ijazah
-
Viral! Banyak Pengendara Lawan Arah, Wali Kota Makassar Marah-marah
-
A Good Girl's Guide to Murder, Investigasi Kasus Pembunuhan oleh Siswi SMA
-
Siapa Jan Hwa Diana? Diadukan Karyawan Karena Tahan Ijazah, Malah Polisikan Wawalkot Surabaya
-
Ulasan Novel 14 Ways to Die: Mencari Pembunuhan Berantai 'Magpie Man'
Ulasan
-
Safari Syawal ke Puncak Kediri: Niatnya Cari View Estetik, Malah Ketemu Pemandangan Berkabut
-
Cewek Paling Badung di Sekolah: Anak Bandel yang Menjadi Pribadi Tangguh
-
Buku 9 dari Nadira: Bagaimana Menemukan Makna Hidup Lewat Kehilangan
-
Ulasan Novel Dawuk, Melawan Prasangka dan Stigma Buruk di Masyarakat
-
Buku Merayakan Iman: Menghidupkan Kembali Esensi Cinta dalam Agama
Terkini
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Hadir: HP Mid-Range Rasa Flagship dengan Fitur AI
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
-
Keheningan Utara dan Harapan dari Selatan
-
Resmi Pacaran, Lee Hi dan Dok2 Rilis Lagu Duet dan Dirikan Label Bersama
-
Mulai Rp 1,55 Juta, Intip Daftar Harga Tiket Konser EXO Planet 6 di Jakarta