Novel Déessert merupakan salah satu novel dari series YummyLit yang diterbitkan oleh penerbit Bentang Pustaka pada tahun 2016. YummyLit menjadi series novel bertema makanan yang penuh dengan kisah menggelitik, mengharukan, dan bikin berdebar. Begitu pula dengan Déessert yang ditulis oleh Elsa Puspita ini turut meramaikan cerita romansa dengan sentuhan tema makanan.
Novel ini menggabungkan berbagai trope cerita yang menarik. Mulai dari, CLBK alias cinta lama belum kelar, teman jadi cinta, hingga pertemanan. Selain itu, sentuhan tema kuliner tak kalah membuat kita betah berlama-lama menikmati cerita yang disajikan di dalamnya.
Sinopsis Novel Déessert
Kinara Gayatri Adiharja atau Naya adalah mantan host acara kuliner di sebuah stasiun televisi. Suatu hari ia harus menerima kenyataan kalau rating acara yang dibintanginya selalu turun, sehingga mau tak mau ia pun berhenti setelah kontrak kerjanya berakhir. Selepas berhenti bekerja, ia memutuskan pulang ke kampung halamannya di Palembang untuk berkumpul dengan keluarganya.
Kepulangannya disambut bahagia, termasuk oleh sahabatnya yang bernama Lulu. Saat Naya pulang, Lulu rupanya sedang merencanakan membuka kafe bersama tunangannya yang juga seorang chef bernama Arfan. Lulu pun akhirnya mengajak Naya untuk bergabung merintis usaha bersama.
Di sisi lain, seorang lelaki bernama Sadewa Banyu Sastrawirya atau Dewa juga kembali ke kampung halamannya setelah tinggal cukup lama di Sydney. Dewa merupakan adik Lulu, sekaligus mantan kekasih Naya saat mereka remaja dulu. Kepulangan Dewa ke Palembang dipicu oleh hubungan romansa yang kandas sebab kekasihnya, Ava ketahuan berselingkuh.
Sepasang mantan kekasih yang berpisah karena jarak dan waktu itu akhirnya bertemu lagi. Masih diselimuti dengan kemarahan, kekecewaan, rindu, dan rasa saling peduli, keduanya jadi sering bertemu saat Naya dan Dewa bekerja bersama di kafe milik Lulu.
Di tengah hubungan yang kian membaik, muncul masalah baru, yaitu kehadiran mantan kekasih. Adipati yang merupakan aktor FTV sekaligus mantan Naya hadir setelah ada jadwal syuting di Palembang. Sedangkan Ava kembali menemui Dewa di Indonesia dan selalu menempel ke lelaki itu.
Lalu apakah hubungan Naya dan Dewa bisa kembali seperti semula?
Ulasan Novel Déessert
Kesan setelah membaca novel ini adalah puas. Dari segi konsep cerita, alur, penokohan, dan tema, hampir semuanya ditulis secara matang oleh penulis. Apalagi perpaduan unsur kuliner membuat novel ini hadir dengan tema yang segar dan unik.
Seperti judulnya, novel ini memberi nuansa berbagai rasa. Ada asam, manis, hingga pahitnya kenangan masa lalu dan kisah cinta yang kandas di tengah jalan. Perkembangan hubungan Naya dan Dewa sejak remaja meninggalkan kesan manis, tetapi pahit karena harus berakhir menyedihkan. Terlebih alasan Naya dan Dewa berpisah karena LDR alias hubungan jarak jauh.
Rasa asam dan pahit ini dibayar oleh penulis dengan kesan manis yang menyegarkan berkat pertemuan Naya dengan Dewa saat keduanya sudah dewasa. Menurutku, di usia dewasa ini, kedua tokoh akhirnya memiliki karakter yang lebih matang dan kuat sehingga romance mereka lebih membuat berdebar. Ditambah, karakter Dewa yang diam-diam menghanyutkan berhasil bikin pembaca meleleh saking romantis dan pengertiannya.
Hal lain yang patut dipuji dari novel ini adalah cerita yang begitu mengalir. Bukan cuma ceritanya saja yang seru, tetapi pemilihan katanya juga terkesan santai dan lugas sehingga pembaca tidak akan bosan merampungkan novel setebal 318 halaman ini dalam sekali duduk saja. Selain itu, deskripsi makanan yang apik berhasil menumbuhkan imajinasi tentang kelezatan berbagai macam dessert, pastry, dan makanan manis lainnya.
Identitas buku
Judul: Déessert
Penulis: Elsa Puspita
Penerbit: Bentang Pustaka
Tahun terbit: 2018
Tebal buku: 318 halaman
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Romansa di Era Revolusi Kebudayaan China dalam Film Under the Hawthorn Tree
-
Ulasan Webtoon Her Secret!: Melihat Sisi Gelap Dunia Hiburan Korea Selatan
-
Ulasan Novel Perempuan di Titik Nol: Membongkar Dunia Patriarki bagi Wanita
-
Ulasan Novel Three Days to Remember: Tentang Hati yang Mau Menerima Kembali
-
Potret Kehidupan Sub-Urban di Kota Besar dalam Buku Komik Gugug! Karya Emte
Artikel Terkait
-
Review Novel Out of My Dreams, Hadirkan Suara Difabel di Tengah Cerita Petualangan
-
Ulasan Webtoon Her Secret!: Melihat Sisi Gelap Dunia Hiburan Korea Selatan
-
Review Novel 'Kotak Pandora': Saat Hidup Hanya soal Bertahan
-
Review Novel The One and Only Ruby, Kisah Gajah Kecil Keluar dari Masa Lalunya
-
Film Thailand The Red Envelope Ternyata Belum Lulus Sensor di Bioskop Indonesia, Gegara Unsur LGBT?
Ulasan
-
Review Film The Wind Rises: Saat Langit Jadi Persembunyian Mimpi dan Luka
-
Menjelajahi Dunia Mitologi yang Penuh Misteri di Anime Bye Bye, Earth
-
Ulasan Flow: Film Animasi Peraih Oscar yang Ingatkan Kisah Nabi Nuh
-
Romansa di Era Revolusi Kebudayaan China dalam Film Under the Hawthorn Tree
-
Gurihnya Mieswan Tek Mina, Dijamin Balik Lagi
Terkini
-
Persis Solo Lanjutkan Tren Positif, Ong Kim Swee Soroti Catatan Clean Sheet
-
BOYNEXTDOOR Jadi Duta K-Pop Pertama untuk Kejuaraan Dunia Voli FIVB 2025
-
Buat Hangout hingga Party, Intip 4 Gaya Stylish Huening Bahiyyih Kep1er!
-
Sekolah Unggulan Garuda: Menyeimbangkan Ambisi dan Tantangan Pendidikan
-
Khitanan Massal di Legok, Aksi Nyata Mahasiswa FKIK UNJA untuk Masyarakat