Kadang, kesempurnaan justru menyembunyikan hal-hal yang paling kelam. Behind Closed Doors karya B.A. Paris adalah novel psychological thriller berbahasa Inggris terbitan tahun 2016 yang menyoroti sisi mengerikan dari hubungan yang tampak ideal di permukaan.
Grace dan Jack sudah menikah lebih dari setahun. Banyak yang melihat mereka seperti pasangan paling sempurna. Jack adalah pengacara sukses, mereka tinggal di rumah mewah, dan Grace selalu jadi tuan rumah yang ideal untuk setiap pesta.
Tapi kenyataannya jauh dari itu. Grace menyimpan rahasia besar tentang kehidupan pernikahannya dan tak ada satu pun yang bisa dia ajak bicara.
Ulasan Lengkap Novel Behind Closed Doors
Di novel ini, kisah dibuka lewat sebuah jamuan makan malam di rumah mereka, sebuah momen yang seolah memamerkan betapa serasinya hubungan Grace dan Jack di mata orang lain.
Namun di balik itu semua, ada sesuatu yang terasa ganjil. Esther, salah satu tamu malam itu, adalah orang pertama yang merasa ada sesuatu yang disembunyikan dalam kehidupan pernikahan Grace dan Jack.
Grace memiliki seorang adik perempuan bernama Millie yang mengidap down syndrome. Sebelum keduanya resmi menikah, Jack tampak menerima hal itu dengan mudah. Ia bahkan berkata bahwa kepedulian Grace pada Millie adalah hal yang membuatnya jatuh cinta.
Tapi semakin jauh kisah ini bergulir, semakin terlihat bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Sejak hari pertama pernikahannya, hidup Grace pun tidak lagi sama.
Pria yang dulu ia kira sempurna ternyata menyimpan sisi gelap yang perlahan menelan kebebasannya. Setiap langkah, setiap keputusan, harus melalui persetujuan sang suami.
Ia sudah mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan diri, mencari pertolongan ke sana-sini, tapi selalu gagal. Setiap rencana yang ia susun seolah menemui jalan buntu karena Jack selalu selangkah lebih maju menutupi setiap kesempatan yang bisa Grace ambil.
Di depan teman-temannya, Grace harus bersandiwara. Kepiawaiannya menyembunyikan ketakutan membuat orang di sekitarnya percaya pada kesempurnaan rumah tangganya, sementara hanya Grace sendiri yang tahu betapa berbahayanya situasi yang ia hadapi.
Jack selalu menilai dan mengawasi setiap gerakan Grace. Setiap kali Grace bertingkah sedikit berbeda dari apa yang diharapkannya, ia tanpa ampun memberi hukuman.
Bayangan ketakutan yang menyelimuti Grace kian menusuk ketika Millie yang berada di asrama sekolah akan segera tinggal bersama mereka setelah menginjak usia 18 tahun.
Kisah ini bergerak maju-mundur antara masa kini dan masa lalu, semuanya diceritakan lewat sudut pandang Grace. Dari sanalah kita mulai memahami bagaimana cinta, rasa takut, dan keinginan untuk melindungi seseorang bisa bercampur menjadi sesuatu yang begitu rumit.
Karakter-karakternya ditulis dengan cukup detail, terutama Jack yang begitu lihai menipu publik. Ia tampak sebagai pria yang layak dikagumi, padahal menyimpan sisi psikopat yang tersembunyi.
Grace, meski kadang membuat gemas, tetap membuat pembaca berempati melihat perjuangannya demi bisa menyelamatkan diri dan adiknya. Dan Millie sendiri dengan kepolosan sekaligus kecerdikannya menjadi sinar kecil di tengah cerita.
Novel ini bisa dibilang fast paced. Struktur chapter yang bergantian antara masa lalu dan masa kini membuat ritmenya semakin dinamis. Butuh waktu sebentar untuk menyesuaikan diri dengan gaya penulisan sang penulis, tapi setelah terbiasa, rasanya mengalir dengan baik.
Behind Closed Doors sendiri bukan bacaan untuk yang mudah ke-trigger. Ada bagian-bagian yang begitu mengerikan. Bahkan aku yang terbiasa dengan suguhan kisah semacam ini sempat merasa tidak nyaman membacanya.
Bisa dibilang B.A. Paris berhasil menghadirkan cerita yang tidak hanya menegangkan, tapi juga membuat kita menengok sisi gelap hubungan manusia, sesuatu yang sering kali luput dari pandangan karena tertutup oleh kata “sempurna”.
Meski ada beberapa bagian yang mudah ditebak, kisahnya tetap bikin penasaran sampai halaman terakhir. Ending-nya juga cukup mengejutkan. Buat kamu yang suka bacaan psychological thriller, novel ini layak masuk TBR-mu!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Film Wicked: For Good Tak Kebagian Nominasi Oscar 2026, Kok Bisa?
-
Tak Memenuhi Ekspektasi, Dua Serial Ini Gagal Lanjut ke Season Berikutnya
-
Plot Cerita Dinilai Lemah, Film Return to Silent Hill Cuma Raih Rating 9%
-
Hadirkan Pemain Sekaligus Konflik Baru! Intip First Look Beef Season 2
-
Cetak Sejarah! Film Sinners Borong 16 Nominasi di Ajang Piala Oscar 2026
Artikel Terkait
-
Review Novel Doki-Doki Game: Start!, Eksekusi Plot dalam Bentuk Permainan
-
Novel Turning Seventeen: Kehidupan Remaja yang Kompleks dan Penuh Rahasia
-
Ulasan Buku Timeboxing: Atur Waktu di Era Digital Biar Hidup Nggak Chaos
-
Rumah Rindu: Saat Hati Perempuan Menjadi Medan Pertarungan Moral
-
Merasa Lelah? 4 Buku Kesehatan Mental Ini Siap Temani Kamu Pulihkan Diri
Ulasan
-
Mengenal Displacement, Fenomena Psikologis dalam Novel The Liar Between Us
-
Review Novel Bekisar Merah: Warisan Kekerasan dan Luka di Balik Eksotisme
-
Review Film Coraline: Remastered 3D yang Seram dan Bikin Merinding!
-
Resep Viral: Cara Membuat Abura Soba Pakai Samyang ala Kyuhyun Super Junior
-
Membaca Pola Traumatis dalam Drama 'Can This Love Be Translated?'