Hayuning Ratri Hapsari | aisyah khurin
Novel Missing Ex (goodreads.com)
aisyah khurin

Novel "Missing Ex" karya Merinda Lounita merupakan suguhan menarik bagi pembaca genre Young Adult yang menggabungkan elemen misteri, thriller, dan romansa remaja.

Merinda Lounita, yang dikenal menyukai teka-teki, ia berhasil meramu cerita yang tidak hanya menyentuh isu-isu khas remaja seperti hubungan dan penyesalan, tetapi juga membawa pembaca masuk ke dalam pusaran penyelidikan yang gelap dan mengancam.

Inti cerita berpusat pada tokoh utama pria bernama Zach, dan mantan kekasihnya bernama Netta, yang menghilang secara misterius. Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah pertengkaran hebat yang berujung pada putusnya hubungan mereka.

Secara alamiah, kecurigaan pun langsung mengarah pada Zach, sosok terakhir yang diketahui bersama Netta. Namun, Zach bertekad bulat untuk membersihkan namanya dari tuduhan tersebut sekaligus mencari Netta demi menyampaikan permintaan maaf yang belum sempat terucap. Inilah yang menjadi motor utama penggerak alur cerita.

Pencarian Zach dimulai dari satu-satunya petunjuk yang ia miliki yaitu surat berisi puisi yang ditinggalkan oleh Netta. Awalnya, pencarian ini hanya sebatas upaya pribadi untuk menemukan dan menebus kesalahan.

Namun, seiring berjalannya waktu, penelusuran tersebut justru membuka lapisan-lapisan misteri yang lebih dalam dan mengerikan. Zach dan teman-temannya menemukan bahwa hilangnya Netta bukanlah kasus biasa, melainkan melibatkan rahasia gelap yang ingin disembunyikan oleh pihak tertentu.

Merinda Lounita piawai dalam membangun ketegangan. Setiap petunjuk yang ditemukan Zach tidak serta-merta mendekatkannya pada Netta, melainkan justru mengungkap adanya bahaya yang mengintai.

Penyelidikan ini mengantarkan Zach pada kenyataan bahwa ada seseorang di luar sana yang bersedia melakukan apa saja, termasuk menghabisi nyawa, untuk memastikan rahasia tersebut tetap terkubur.

Zach sebagai protagonis digambarkan sebagai sosok yang terpuruk dan diliputi penyesalan. Perkembangan karakternya sangat terasa, di mana ia bertransformasi dari seorang pemuda yang hanya fokus pada masalah pribadinya menjadi seseorang yang berani menghadapi ancaman demi kebebasan dan kebenaran.

Motivasi kuatnya untuk meminta maaf dan membersihkan nama baiknya membuatnya menjadi tokoh yang mudah disukai dan didukung oleh pembaca.

Di sisi lain, Netta meskipun menghilang tetap menjadi pusat cerita yang misterius. Petunjuk-petunjuk yang ia tinggalkan, seperti puisi, menunjukkan adanya sisi kompleks dan mungkin masalah tersembunyi yang ia hadapi.

Novel ini secara tersirat mengangkat isu penting mengenai kesehatan mental, khususnya tentang betapa bahayanya memendam masalah dan kesulitan sendirian.

Kisah ini menjadi pengingat yang menyentuh bagi pembaca, terutama remaja, untuk tidak menyiksa diri dengan pikiran bahwa semua harus dihadapi tanpa bantuan. 

Penulis juga berhasil menciptakan karakter-karakter pendukung yang krusial, seperti teman-teman Zach yang ikut terlibat dalam pusaran penyelidikan.

Hubungan persahabatan mereka diuji di bawah tekanan dan bahaya, menambahkan dimensi emosional yang kuat pada cerita.

Kehadiran mereka menunjukkan bahwa dalam menghadapi kesulitan, dukungan sosial dan keberanian kolektif adalah hal yang tak ternilai harganya.

Merinda Lounita, dengan kecintaannya pada teka-teki dan misteri, menyajikan narasinya dengan gaya yang langsung, cepat, dan penuh intrik.

Bahasa yang digunakan dalam novel ini cenderung mudah dicerna namun tetap efektif dalam menciptakan suasana mencekam.

Struktur ceritanya dibangun melalui rangkaian petunjuk yang harus dipecahkan, membuat pembaca merasa ikut berpartisipasi dalam investigasi.

Elemen thriller-nya terasa kuat karena ancaman yang dihadapi para tokoh bersifat nyata dan langsung. Penulis tidak ragu untuk meningkatkan taruhan, membuat pembaca terus bertanya-tanya siapa dalang di balik semua ini, dan apa motif sebenarnya?

Penggunaan puisi sebagai satu-satunya petunjuk adalah pilihan cerdas, karena menambah nuansa artistik sekaligus kerumitan dalam memecahkan teka-teki.

Setiap baris puisi harus ditafsirkan, menunjukkan bahwa Merinda Lounita ingin pembaca berpikir kritis sepanjang cerita.

"Missing Ex" adalah novel Young Adult yang berhasil melampaui batas cerita romansa remaja biasa. Novel ini menggabungkan penyesalan dan harapan cinta pertama dengan ketegangan investigasi yang mengancam nyawa.

Ini adalah bacaan yang ideal bagi kamu yang menyukai kisah cepat, penuh misteri, dan menampilkan karakter-karakter remaja yang harus menghadapi situasi luar biasa.

Identitas Buku

Judul: Missing Ex

Penulis: Merinda Lounita

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tanggal Terbit: 9 Februari 2023

Tebal: 232 Halaman