Jika kamu mencari ruang untuk “bernapas” dari hiruk-pikuk kota, Perpus Library Cafe adalah jawabannya. Mengusung konsep reading space yang berpadu dengan coffee shop, tempat ini menawarkan pengalaman yang lebih dalam dari sekadar nongkrong.
Di tengah menjamurnya kafe kekinian, kehadiran tempat yang benar-benar memadukan budaya membaca dengan suasana santai masih tergolong langka.
Salah satu yang mungkin akan cocok bagi kamu yang suka buku adalah Perpus Library Cafe.
Lokasi dan Jam Buka
Kafe ini menawarkan pengalaman membaca buku di tengah aroma kopi yang hangat dan menenangkan.
- Berlokasi di Jl. Sulfat, Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65122.
- Buka setiap hari pukul 07.00–22.00 WIB
Kafe ini cocok untuk berbagai kebutuhan: nugas, kerja remote, me-time, hingga quality time yang tenang bersama teman.
Begitu masuk, pengunjung langsung disambut deretan rak buku yang cukup lengkap. Mulai dari karya populer hingga sastra klasik.
Suasana dan Area Pengunjung
Suasana di dalam kafe cenderung tenang, bahkan pengunjung diharapkan berbicara pelan. Hal ini membuat tempat ini ideal untuk membaca, mengerjakan tugas, atau sekadar menikmati waktu sendiri.
Area indoor memang tidak terlalu luas, apalagi saat hujan ruang yang bisa digunakan jadi terbatas, namun kenyamanannya tetap terasa.
Area:
- Indoor dominan (lebih nyaman saat hujan, tapi tidak terlalu luas)
- AC cukup dingin (disarankan bawa sweater)
Staf yang ramah dan komunikatif siap menjelaskan menu bagi pengunjung baru, menciptakan suasana yang hangat dan bersahabat. Bahkan, perhatian kecil seperti menyediakan payung saat hujan atau menjaga helm pelanggan menunjukkan kualitas layanan yang jarang ditemukan di tempat lain.
Menu Perpus Library Cafe
Tidak hanya soal suasana dan buku, menu makanan dan minuman di sini juga patut diapresiasi. Beberapa menu yang menjadi favorit antara lain Brulè Macchiato. Dengan foam tebal dan rasa kopi yang seimbang, serta Kopi Pustaka yang ringan tanpa foam.
Untuk makanan, Toppoki dengan saus pedas manis yang kental cukup menggugah selera.
Lalu ada Drinkable Perpus Toast, hidangan ini memadukan roti bakar dengan rasa gurih-asin, saus karamel manis, dan es krim vanila yang creamy. Kombinasi rasa yang kontras namun seimbang membuatnya menjadi pengalaman kuliner yang unik.
Fasilitas Detail dan Koleksi Buku
Dari segi fasilitas, Perpus Library Cafe terbilang sangat memperhatikan detail. Hampir setiap meja dilengkapi colokan listrik, menjadikannya ramah bagi pengunjung yang ingin bekerja dengan laptop. Toilet pun bersih dan lengkap, bahkan menyediakan perlengkapan seperti sabun, parfum, handbody, hingga pembalut
Rak buku cukup banyak dan variatif:
- Novel populer
- Sastra Indonesia
- Buku ringan hingga “non-fomo”
Penulis yang tersedia antara lain:
- Andrea Hirata
- Ilana Tan
- Sudjiwo Tedjo
- Pramoedya Ananta Toer
- Tere Liye
Tersedia juga:
- Buku anak
- Buku ringan santai
Benar-benar terasa seperti tempat orang yang suka buku, bukan sekadar dekorasi
Informasi Tambahan
Di sekitar kafe juga terdapat masjid, memudahkan pengunjung yang ingin beribadah tanpa harus pergi jauh. Selain itu, tersedia pula beberapa permainan sederhana yang bisa dinikmati saat ingin rehat dari membaca.
Kekurangan:
- Area indoor tidak terlalu luas
- Saat hujan, pilihan tempat jadi terbatas
Meski begitu, Perpus Library Cafe adalah ruang pelarian kecil bagi yang lelah dengan keramaian. Tempat di mana kamu bisa duduk, membaca, menikmati kopi, dan merasa utuh lagi.
Worth it? Sangat. Apalagi kalau kamu tipe yang suka buku+kopi+suasana tenang. Tempat ini mungkin bisa jadi rumah kedua kamu!
Baca Juga
-
Mr. Queen (2020): Drama Kerajaan Paling Absurd yang Justru Bikin Nagih
-
Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan
-
Supernova dan Revolusi Sastra Populer Indonesia Awal 2000-an
-
Menjelajahi Misteri Alam Semesta dalam Buku The Grand Design
-
Di Balik Sihir Terlarang Alchemy of Souls, Ada Luka dan Takdir
Artikel Terkait
Ulasan
-
Membaca Tanah Surga Merah Karya Arafat Nur: Satire Sengit Penguasa Daerah
-
Kritik Novel Bukan Perawan Maria: Antara Gagasan Berani dan Narasi Tanggung
-
Yang Bertahan dan Binasa Perlahan: 19 Cerita Getir tentang Wajah Indonesia
-
Aksi Brutal Berbalut Komedi, Mengapa Bullet Train Wajib Masuk Daftar Tontonmu?
-
Ulasan Novel Buat Ayah yang Dirindui: Luka Anak yang Tak Pernah Dipahami
Terkini
-
Rupiah Melemah, Beli iPhone Murah di Luar Negeri Tak Lagi Menggiurkan?
-
Ironi Lulusan Sekolah Kejuruan: Mengapa Penyumbang Pengangguran Terbesar Masih dari SMK?
-
Berhenti Jadi Budak Konten: Mengapa Hidup 'Estetik' Seringkali Adalah Jebakan Finansial
-
OPPO Enco Air5 Pro Resmi Rilis, Senjata Baru OPPO di Pasar TWS Premium 2026
-
Belanja Demi Mendapat Gratis Ongkir: Hemat atau Malah Jebakan Konsumtif?