Ulasan

Perpus Library Cafe Malang: Surganya Kutu Buku yang Bikin Nagih Balik Lagi!

Perpus Library Cafe Malang: Surganya Kutu Buku yang Bikin Nagih Balik Lagi!
Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)

Jika kamu mencari ruang untuk “bernapas” dari hiruk-pikuk kota, Perpus Library Cafe adalah jawabannya. Mengusung konsep reading space yang berpadu dengan coffee shop, tempat ini menawarkan pengalaman yang lebih dalam dari sekadar nongkrong.

Di tengah menjamurnya kafe kekinian, kehadiran tempat yang benar-benar memadukan budaya membaca dengan suasana santai masih tergolong langka.

Salah satu yang mungkin akan cocok bagi kamu yang suka buku adalah Perpus Library Cafe.

Lokasi dan Jam Buka

Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)
Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)

Kafe ini menawarkan pengalaman membaca buku di tengah aroma kopi yang hangat dan menenangkan.

  • Berlokasi di Jl. Sulfat, Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65122.
  • Buka setiap hari pukul 07.00–22.00 WIB

Kafe ini cocok untuk berbagai kebutuhan: nugas, kerja remote, me-time, hingga quality time yang tenang bersama teman.

Begitu masuk, pengunjung langsung disambut deretan rak buku yang cukup lengkap. Mulai dari karya populer hingga sastra klasik.

Suasana dan Area Pengunjung

Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)
Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)

Suasana di dalam kafe cenderung tenang, bahkan pengunjung diharapkan berbicara pelan. Hal ini membuat tempat ini ideal untuk membaca, mengerjakan tugas, atau sekadar menikmati waktu sendiri.

Area indoor memang tidak terlalu luas, apalagi saat hujan ruang yang bisa digunakan jadi terbatas, namun kenyamanannya tetap terasa.

Area:

  • Indoor dominan (lebih nyaman saat hujan, tapi tidak terlalu luas)
  • AC cukup dingin (disarankan bawa sweater) 

Staf yang ramah dan komunikatif siap menjelaskan menu bagi pengunjung baru, menciptakan suasana yang hangat dan bersahabat. Bahkan, perhatian kecil seperti menyediakan payung saat hujan atau menjaga helm pelanggan menunjukkan kualitas layanan yang jarang ditemukan di tempat lain.

Menu Perpus Library Cafe

Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)
Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)

Tidak hanya soal suasana dan buku, menu makanan dan minuman di sini juga patut diapresiasi. Beberapa menu yang menjadi favorit antara lain Brulè Macchiato. Dengan foam tebal dan rasa kopi yang seimbang, serta Kopi Pustaka yang ringan tanpa foam.

Untuk makanan, Toppoki dengan saus pedas manis yang kental cukup menggugah selera.

Lalu ada Drinkable Perpus Toast, hidangan ini memadukan roti bakar dengan rasa gurih-asin, saus karamel manis, dan es krim vanila yang creamy. Kombinasi rasa yang kontras namun seimbang membuatnya menjadi pengalaman kuliner yang unik.

Fasilitas Detail dan Koleksi Buku

Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)
Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)

Dari segi fasilitas, Perpus Library Cafe terbilang sangat memperhatikan detail. Hampir setiap meja dilengkapi colokan listrik, menjadikannya ramah bagi pengunjung yang ingin bekerja dengan laptop. Toilet pun bersih dan lengkap, bahkan menyediakan perlengkapan seperti sabun, parfum, handbody, hingga pembalut

Rak buku cukup banyak dan variatif:

  • Novel populer
  • Sastra Indonesia
  • Buku ringan hingga “non-fomo”

Penulis yang tersedia antara lain:

  • Andrea Hirata
  • Ilana Tan
  • Sudjiwo Tedjo
  • Pramoedya Ananta Toer
  • Tere Liye

Tersedia juga:

  • Buku anak
  • Buku ringan santai

Benar-benar terasa seperti tempat orang yang suka buku, bukan sekadar dekorasi

Informasi Tambahan

Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)
Perpus Library Cafe (Dok.Pribadi/Oktavia)

Di sekitar kafe juga terdapat masjid, memudahkan pengunjung yang ingin beribadah tanpa harus pergi jauh. Selain itu, tersedia pula beberapa permainan sederhana yang bisa dinikmati saat ingin rehat dari membaca.

Kekurangan:

  • Area indoor tidak terlalu luas
  • Saat hujan, pilihan tempat jadi terbatas

Meski begitu, Perpus Library Cafe adalah ruang pelarian kecil bagi yang lelah dengan keramaian. Tempat di mana kamu bisa duduk, membaca, menikmati kopi, dan merasa utuh lagi.

Worth it? Sangat. Apalagi kalau kamu tipe yang suka buku+kopi+suasana tenang. Tempat ini mungkin bisa jadi rumah kedua kamu! 

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda