Garda Detak merupakan sekumpulan kisah nyata dari ruang gawat darurat, tempat di mana keputusan dibuat dalam hitungan detik, dan nyawa dipertaruhkan tanpa kompromi.
Melalui sudut pandang seorang dokter, buku ini mengungkap drama, emosi, dan sisi kemanusiaan yang jarang terlihat di balik pintu rumah sakit.
Setiap kisah di dalamnya membawa pembaca ke momen paling genting, penuh haru, tawa, bahkan air mata, sambil menyisipkan pesan kesehatan yang tak ternilai.
Dengan karakter yang hidup dan cerita yang mendebarkan, Garda Detak tidak hanya menggugah emosi, tapi juga tersirat pemicu alasan untuk menjaga kesehatan, agar tidak perlu bertemu Tim Medis ini di IGD.
Siap merasakan detak jantungmu berpacu?
Belajar Pentingnya Kesehatan Lewat Cerita Singkat Penuh Pengingat
Aku pribadi sebenarnya sudah cukup lama mengenal sosok dr. Gia melalui karya beliau yang berjudul Berhenti di Kamu. Jauh sebelum dr. Gia 'viral' dan diundang ke berbagai podcast seperti sekarang.
Melihat antusiasme publik mengenai sosok dr. Gia, aku ikut senang. Itu artinya masyarakat mulai memberi perhatian pada kesehatan.
Selain podcast atau tontonan, buku juga bisa menjadi salah satu media untuk lebih memahami apa sebenarnya yang bisa terjadi pada tubuh kita.
Lewat sajian berbagai cerita yang berpusat di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pembaca akan diajak belajar pentingnya mengenal cara kerja tubuh sendiri.
40 Cerita Pendek dari Kisah Nyata yang Mengaduk Emosi
Gaya penceritaan dr. Gia di buku ini cukup terasa mengalir, setiap babnya disajikan dalam tulisan beberapa halaman yang tidak terlalu panjang.
Poin yang disampaikan selalu jelas di akhir bab, entah itu tentang pentingnya mengenali ciri-ciri penyakit atau kelainan yang harus segera diberi perhatian lebih, hingga pengingat agar kita bersyukur karena masih diberi kesehatan.
Sebagian besar cerita yang disajikan mungkin tidak asing lagi di telinga pendengar setia podcast-podcast yang dihadiri dr. Gia. Sebut saja Putri Berambut Pirang yang mengungkap perselingkuhan suami; Putriku Dulu, Dok yang menyingkap kasih sayang seorang ayah hingga rela menomorsekiankan dirinya sendiri; hingga Kutukan Turun-Temurun yang menyadarkan kita bahwa tidak ada yang namanya bayi haram.
Karakter Pendukung yang Menghidupkan Suasana
Selain fokus pada cerita tentang berbagai pasien yang datang ke IGD, aku juga dibuat terhibur dengan tokoh trio perawat yang setia menemani dr. Gia sebagai garda depan. Mereka adalah Agus, Bowo, dan Ella.
Setiap akhir dinas, mereka bertiga ditambah dr. Gia selalu duduk di ruang istirahat untuk membahas kasus yang sudah mereka tangani hari itu.
Ada saja celetukan yang menerbitkan senyum di wajah pembaca. Lumayan menghibur setelah adegan mendebarkan berupa tarik-tarikan nyawa dengan malaikat maut.
Hal yang Bisa Dipelajari dari Garda Detak
40 cerita yang disuguhkan dalam buku ini akan membuat kita sebagai pembaca merenungkan anugerah terbesar yang terkadang masih kita remehkan, yakni kesehatan.
Ada banyak kejadian seseorang baru menyesal tidak menjaga kesehatannya setelah mengalami sendiri tidak enaknya rasa sakit.
Menjaga kesehatan tidak hanya tentang olahraga, tapi juga pola hidup termasuk manajemen stres. Stres adalah salah satu penyebab berbagai penyakit. Karenanya penting untuk mengelola stres agar tubuh kita tidak terkena dampaknya.
Hingga pada akhirnya, kita akan sadar bahwa garda detak yang sebenarnya bukan hanya barisan para dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Detak jantung bergantung pada apa yang kita berikat kepada tubuh kita; nutrisi, perhatian, dan istirahat.
Oleh kebiasaan yang kita bentuk; gerakan, disiplin, dan pola hidup. Serta oleh keputusan apa yang kita ambil; dalam merawat atau mengabaikannya.
Garda detak yang sesungguhnya adalah kita sendiri.
Identitas Buku
- Judul: Garda Detak Antologi Gawat Darurat
- Penulis: dr. Gia Pratama
- Penerbit: Lautan Pustaka
- Jumlah Halaman: 266 Halaman
- ISBN: 978-623-8487-42-4
Baca Juga
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?
-
5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!
-
Better Than This: Ketika Taruhan Berujung Cinta
-
Love in Montreal: Dilema Passion vs Cinta, Mana yang Harus Dipilih?
-
5 Pilihan Bedak Remaja dengan Perlindungan UV, Bebas Aktivitas Seharian!
Artikel Terkait
Ulasan
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!
-
Fabel Seram Teragung, 25 Kumpulan Horor yang Menghantui Pikiran
-
Ketika Awet Muda Justru jadi Kutukan di Film The Age of Adaline
-
Novel Kutukan Darah Terakhir, Ikatan Gaib yang Menuntut Jiwa Sang Pewaris
-
Yellow Letters: Sajikan Elemen Drama Keluarga dan Kritik Sosial yang Tajam!
Terkini
-
STARSHIP Entertainment Perkenalkan AEN, Boy Group Baru Berisikan 7 Member
-
Merenungkan Kembali 1 Juni: Sudahkah Kita Menjadi Pancasilais yang Sebenarnya?
-
BTS FESTA 2026 Resmi Dimulai, Ini Jadwal Lengkap Perayaannya
-
Cortis Kenang Pengorbanan dan Luka Demi Mewujudkan Mimpi di Lagu Blue Lips
-
Lenovo LOQ 32Q-10 Resmi di Indonesia, Monitor 32 Inci QHD untuk Gamer yang Haus Kecepatan