Sekar Anindyah Lamase | Chairun Nisa
Light Novel The Apothecary Diaries (Dok. Pribadi/ Chairun Nisa)
Chairun Nisa

The Apothecary Diaries atau Kusuriya no Hitorigoto bukan sekadar anime yang memanjakan mata dengan grafis memukau. Sejak tayang perdana pada 2023, ia telah mencuri hati banyak penggemar.

Kini, saya berkesempatan menyelami versi light novel-nya yang baru hadir di perpustakaan tahun 2026. Buku pertama ini terdiri dari 31 bab yang merangkum keseluruhan alur cerita season 1.

Bagi saya, keunggulan cerita ini terletak pada pendekatannya yang unik: unsur romansa yang tipis justru membuatnya terasa lebih bermakna, sementara fokus utamanya tetap pada intrik detektif di istana yang cerdas dan penuh kejutan.

Sinopsis

Kisah ini bermula dari pengalaman pahit Maomao. Gadis berusia 17 tahun ini diculik oleh kawanan bandit dan dijual ke Rear Palace (Istana Belakang) demi keuntungan mereka.

Karena Maomao tahu bahwa sebagian gajinya akan mengalir ke kantong para penculik, ia sengaja menyembunyikan fakta bahwa ia bisa membaca.

Baginya, berpura-pura bodoh dan tetap di posisi rendah lebih baik daripada naik jabatan yang justru hanya akan memperkaya para bandit tersebut.

Namun, kepura-puraan itu tak bertahan lama. Di tengah isu kutukan yang meneror istana—terutama terkait kematian putra selir Lihua dan penyakit yang diderita putri selir Gyokuyou—Maomao tidak percaya pada takhayul.

Ia mencoba mengirimkan pesan rahasia berisi nasihat medis. Selir Gyokuyou cukup cerdas untuk membacanya dan putrinya pun terselamatkan, sementara selir Lihua mengacuhkannya karena menganggap itu hanya perbuatan orang iseng, yang berujung pada kematian tragis putranya.

Jinshi, seorang kasim rupawan, akhirnya berhasil melacak penulis pesan tersebut dan menemukan Maomao. Sejak saat itu, Maomao diangkat menjadi penguji makanan bagi selir Gyokuyou.

Pekerjaan ini adalah "surga" bagi Maomao, karena ia memang seorang mad scientist yang memiliki hobi unik: menguji berbagai racun pada tubuhnya sendiri sejak sebelum ia diculik.

Kejeniusan Maomao teruji melalui rentetan misteri yang ia pecahkan. Ia bukan sekadar pelayan, melainkan detektif istana yang jeli:

  • Menyelamatkan Putri Lingli dari bedak beracun
  • Kasus Somnambulisme: Memecahkan misteri selir tingkat menengah yang diduga menderita penyakit berjalan dalam tidur.
  • Pemulihan Lihua: Merawat selir Lihua yang sempat depresi dan keracunan akibat bedak kosmetik berbahaya.
  • Pesta Taman (Garden Party): Mengungkap upaya pembunuhan yang ditujukan kepada selir Lishu, yang ternyata berkaitan dengan kematian putra selir Ah-Duo belasan tahun silam.
  • Kasus Keracunan Kemah: Membongkar rahasia di balik keracunan massal yang ternyata disebabkan oleh pembakaran kayu beracun.
  • Misteri di Luar Istana: Mulai dari memecahkan kasus di rumah bordil tempat tinggalnya, hingga mengungkap pembunuhan petinggi kekaisaran yang kerabat dekat Jinshi.

Perjalanan ini membawa Maomao berinteraksi dengan berbagai pihak, termasuk Lihaku, perwira militer yang membantunya pulang ke rumah. Ironisnya, Maomao akhirnya dipulangkan karena pelaku dari salah satu kasus yang ia pecahkan ternyata memiliki kaitan dengan kawanan bandit yang menjualnya ke istana dahulu.

Di tengah intrik tersebut, ada Jinshi yang wajahnya secantik dewi kahyangan. Bagi penghuni istana lainnya, Jinshi adalah pujaan, namun di mata Maomao, ia hanyalah sosok yang menjijikkan layaknya serangga.

Keengganan Maomao untuk terpesona justru membuat Jinshi semakin penasaran dan sering menjadikan Maomao sebagai "mainan" yang menarik.

Status Jinshi pun masih menjadi teka-teki besar di volume pertama ini—apakah ia benar-benar kasim sejati? Hubungan mereka yang penuh kode, di mana yang satu pura-pura tidak peka dan yang lainnya sedikit maso, menjadi bumbu manis yang sangat dinanti.

Membaca novelnya setelah menonton animenya memberikan sensasi yang lebih manis. Gaya penulisan Natsu Hyuuga dalam volume pertama ini terasa sangat solid dan menunjukkan perkembangan kualitas yang luar biasa di setiap babnya.

Bagi kalian penggemar The Apothecary Diaries, novel ini adalah kewajiban untuk melengkapi kepingan teka-teki yang mungkin terlewat di animenya.

Identitas Buku

Judul: The Apothecary Diaries (Kusuriya no Hitorigoto) Vol. 1
Penulis: Natsu Hyuuga | Illustrator: Touko Shino
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (Indo) / J-Novel Club (Inggris)
Tahun Terbit: 2026 (Indonesia)
Jumlah Halaman: 272 Halaman