Marvel Studios memang punya kebiasaan meninggalkan teka-teki di akhir filmnya. Namun, Film Spider-Man: Brand New Day bisa dibilang menjadi salah satu yang paling membuat penggemar garuk-garuk kepala. Bukan karena ada cameo mengejutkan atau kemunculan villain baru, melainkan karena satu adegan pasca-kredit (post-credit scene) yang memunculkan lebih banyak pertanyaan ketimbang jawaban.
Alih-alih memberikan petunjuk secara gamblang mengenai masa depan Peter Parker, Marvel menutup film dengan visual yang unik, tapi penuh misteri. Hasilnya, media sosial langsung dipenuhi berbagai teori mengenai ke mana sebenarnya Spider-Man pergi setelah cerita utamanya berakhir.
Disutradarai Destin Daniel Cretton, Spider-Man: Brand New Day menjadi film solo keempat Tom Holland sebagai Peter Parker di Marvel Cinematic Universe (MCU). Film berdurasi sekitar 145 menit ini diproduksi Marvel Studios bersama Columbia Pictures, dengan distribusi dari Sony Pictures Releasing.
Tom Holland kembali memimpin jajaran pemain bersama Zendaya, Jacob Batalon, Jon Bernthal, Michael Mando, Mark Ruffalo, Sadie Sink, Liza Colon-Zayas, hingga Tramell Tillman. Sementara itu, naskahnya kembali ditulis Chris McKenna dan Erik Sommers bersama Justin Kuritzkes.
Film ini melanjutkan peristiwa di akhir Spider-Man: No Way Home. Setelah seluruh dunia melupakan identitas Peter Parker, dia harus memulai hidup dari awal sebagai Friendly Neighborhood Spider-Man. Nggak ada lagi sahabat, keluarga, pacar, mentor, yang siap membantu ketika keadaan menjadi sulit. Di tengah usahanya menjalani kehidupan baru, Peter dihadapkan pada ancaman yang bukan hanya menguji kekuatannya sebagai Spider-Man, tapi juga menghantam kondisi psikologisnya.
Meski sebagian besar cerita fokus pada perjalanan emosional Peter, Marvel rupanya masih menyimpan satu kejutan besar di penghujung film. Apa itu? Kepoin lebih lanjut, yuk!
Spidey-Tracker Tiba-Tiba Kehilangan Spider-Man
Adegan pasca-kredit (post-credit scene) dibuka dengan Spidey-Tracker, perangkat pelacak digital yang sebelumnya diperkenalkan sebagai alat buatan Ned Leeds. Sebagai mahasiswa MIT yang jenius, Ned mengembangkan sistem tersebut untuk mengetahui lokasi Spider-Man secara real time.
Awalnya nggak ada yang aneh. Perangkat itu masih memperlihatkan peta Bumi seperti biasa. Namun, beberapa detik kemudian sistem mulai melakukan pemindaian yang lebih luas. Titik lokasi Spider-Man perlahan menghilang. Layar Spidey-Tracker kemudian mengalami gangguan atau glitch, seolah-olah perangkat tersebut nggak lagi mampu membaca keberadaan Peter Parker.
Setelah proses pencarian selesai, hasilnya mengejutkan. Spider-Man nggak lagi terdeteksi berada di Bumi. Visual kemudian melakukan zoom menjauh melewati atmosfer hingga mengarah ke ruang angkasa, sebelum akhirnya film ditutup dengan tulisan: Spider-Man Will Return.
Marvel nggak memberikan penjelasan sedikit pun mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Nggak ada dialog maupun narasi penjelas. Nggak ada petunjuk apakah Peter masih berada di Earth-616 atau sudah berpindah ke semesta lain.
Dan karena itulah adegan ini langsung menjadi bahan perdebatan dan teori.
Karena Marvel sengaja menahan informasi, muncullah teori yang mencoba menjelaskan ke mana Peter Parker sebenarnya dibawa. Penasaran? Lanjut kepoin, ya!
Spider-Man Berada di Dunia Fantastic Four, Earth-828
Teori pertama menyebut Spider-Man dipindahkan menuju semesta tempat para Fantastic Four berada.
Ini agaknya masuk akal. Semesta Earth-828, diperkirakan akan menjadi salah satu dunia penting dalam Multiverse Saga. Jika teori ini benar, maka perpindahan Peter bisa menjadi langkah awal mempertemukan Spider-Man dengan keluarga superhero pertama Marvel sebelum peristiwa Avengers: Doomsday. Meski menarik, konfirmasi dari Marvel Studios tentunya yang paling valid.
TVA Menyelamatkan Spider-Man
Teori kedua menghubungkan post-credit ini dengan Time Variance Authority (TVA).
Setelah keberhasilan Serial Loki, TVA kini menjadi organisasi yang mengawasi stabilitas Multiverse. Bisa jadi Peter sengaja diamankan oleh TVA agar selamat dari ancaman Incursion yang mulai menghancurkan berbagai semesta.
Jika benar demikian, bukan nggak mungkin Spider-Man akan bertemu Loki atau bahkan terlibat langsung dalam konflik besar menjelang Film Avengers: Doomsday.
Spider-Man Sudah Berada di Battleworld
Ini mungkin teori yang paling populer. Dalam komik Secret Wars karya Jonathan Hickman, Doctor Doom menciptakan Battleworld, dunia yang terbentuk dari pecahan berbagai alam semesta setelah Multiverse runtuh akibat Incursion.
Sayangnya, teori ini cukup lemah. Saat adegan berlangsung, kondisi Bumi masih tampak utuh. Padahal Battleworld biasanya baru terbentuk setelah kehancuran Multiverse mencapai puncaknya.
Artinya, jika mengikuti alur komik, kemungkinan Battleworld masih terlalu dini untuk diperlihatkan.
Spider-Man Masih di Earth-616
Inilah teori yang paling masuk akal. Alih-alih berpindah dimensi, Peter bisa saja lagi di dalam pesawat luar angkasa atau fasilitas orbit yang sengaja dibangun untuk menghadapi ancaman besar yang akan datang.
Karena posisinya berada di luar jangkauan sistem pelacak biasa, Spidey-Tracker gagal mendeteksi keberadaannya dan menganggap Spider-Man menghilang dari Bumi.
Teori ini memang biasa, tapi paling sesuai dengan visual yang ditampilkan di post-credit.
Benarkah Ini Awal Avengers: Doomsday? Kalau melihat benang merah MCU belakangan ini, rasanya sulit menganggap adegan tersebut hanya sebagai kejutan biasa.
Marvel sudah berkali-kali menanam fondasi mengenai ancaman Incursion, mulai dari Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness, berlanjut di Serial Loki, kemudian diperkuat Film The Marvels. Kini, giliran Spider-Man yang tampaknya mulai terseret ke dalam konflik tersebut.
Meski judul film selanjutnya: Avengers: Doomsday maupun Secret Wars sama sekali nggak disebut, adegan pasca-kredit ini merupakan sinyal Peter Parker akan memegang peran penting dalam babak akhir Multiverse Saga.
Namun sekali lagi, semua itu masih sebatas teori. Terlepas dari berbagai teori, satu hal yang nggak bisa dipungkiri adalah keberhasilan Marvel memancing rasa penasaran penonton. Apa pun pendapatnya, post-credit ‘Spider-Man: Brand New Day’ berhasil membuat satu hal menjadi jelas: perjalanan Peter Parker di MCU masih jauh dari selesai.
Sobat Yoursay makin tambah kepo sama filmnya, kan? Jangan sampai nggak nonton, ya!
Baca Juga
-
Review Practical Magic: The Book of Magic: Saat Perempuan Menulis Takdirnya
-
Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar
-
Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja
-
Review Why Did I Get Married Again?: Biasa dan Mudah Ditebak
-
Review Cold Storage: Ketika Ruang Penyimpanan Berubah Jadi Perangkap
Artikel Terkait
-
Review Film The Devil's Mouth: Teror Hiu Ganas di Gua Bawah Air Thailand!
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
-
Ulasan Film Sajen Satu Suro: Teror Gaib Sesajen Pembawa Bencana dan Petaka!
-
WIND UP: The Movie Membuktikan Olahraga Bukan tentang Kemenangan Semata
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi
Ulasan
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam
-
Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang
Terkini
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah
-
Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi
-
5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal
-
Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah