Nindy Ayunda ikut terseret dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal Dito Mahendra. Penyidik Bareskrim Mabes Polri memanggil Nindy untuk diperiksa sebagai saksi pada Jumat (26/5/2023) mendatang.
Nikita Mirzani sebagai lawan dari Dito Mahendra menyambut gembira kabar Nindy Ayunda dipanggil penyidik. Ia menantang keberanian Nindy untuk memenuhi panggilan kali ini.
BACA JUGA: Syok! Begini Wajah Asli Inara Rusli Usai Hapus Make Up Auto Melongo
"Dia mah ratu mangkir memang, nggak bakal berani tapi kalau udah Mabes yang turun tangan. Mabes pasti bekerja dengan SOPnya nggak mungkin asal-asalan," ucap Nikita Mirzani dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (25/5/2023).
"Nanti lihat aja dia datang nggak? Seberani kalau dia lagi neror saya ngasih bunga pagi-pagi jam 5, nyoret-nyoret rumah jam 3 pagi," sambungnya memberikan sindiran ke Nindy Ayunda.
Sementara itu, Nindy Ayunda enggan memberikan pernyataan apapun sebelum menjalani pemeriksaan. Namun, penyanyi berusia 34 tahun ini merasa tidak berkaitan dengan kasus Dito Mahendra.
"Nanti ajalah saya kan belum dipanggil, saya belum bisa ngasih statment. Intinya saya nggak ada ketertaikan dalam kasusnya. Pokoknya nanti aja, tunggu ajalah soalnya simpang siur," ujar Nindy Ayunda.
Nikita Mirzani menilai hukuman untuk Nindy Ayunda apabila jadi tersangka akan lebih lama darinya.
"Mungkin dia bisa aja dia jadi tersangka," ujar Nikita.
"Mungkin kalau gue dua bulan, ini mungkin bisa 20 tahun kita nggak tahu," imbuhnya.
Rasa sakit hati dipenjarakan Dito Mahendra dan Nindy Ayunda sampai membuat Nikita Mirzani bernazar. Jika Nindy resmi jadi tersangka, ia akan mengirimkan 1.000 karangan bunga, menyantuni panti asuhan, hingga membangun masjid.
"Kalau dia ditetapkan sebagai tersangka akan ada nanti 1.000 karangan bunga. Bukan lagi syukuran, gue akan datangin 5 panti asuhan dan gue akan bangun masjid lagi yang tempatnya masih dirahasiakan," pungkas Nikita Mirzani.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS