Ulasan Break In, Film Thriller dari Peter Sullivan yang Mematahkan Ekspektasi

Ayu Nabila | Lena Weni
Ulasan Break In, Film Thriller dari Peter Sullivan yang Mematahkan Ekspektasi
Poster Film Break In (IMDb)

Break In (2023), film bergenre thriller garapan sutradara Peter Sullivan. Film ini dibintangi Jessica Morris, Jonathan Stoddard, hingga William Baldwin. Adapun kisahnya tentang Heather Lockwood yang baru saja berpisah dari suaminya yang kaya raya.

Ia pun berpindah ke sebuah kediaman mewah sepi penduduk, milik ibunya. Setelah memperbarui sistem keamanan di rumah ibunya, Heather justru kedatangan tamu tak diundang. 

Seorang pria bertopeng mendadak mengawasinya lewat jendela. Heather mengira pria bertopeng tersebut menginginkan harta. Heather pun mengimingi uang dengan jumlah yang tak sedikit. Namun, si pria bertopeng justru menginginkan yang lain. 

Karena semua akses telepon, internet disabotase oleh si pria bertopeng, Heather pun bersiap mengikuti jalan pertaruhan paling mencekam di sepanjang hidupnya. 

Ulasan Film Break In

Buang jauh anganmu, jika kamu mengharapkan film ini akan semencekam film Hush karya sutradara Mike Flanagan! Sebelumnya saya akui, saya tidak melakukan riset sebelum menyaksikan film ini, pilihan saya jatuh padanya, semata-mata karena kepincut melihat posternya yang nampak dramatis dan menyakinkan. 

Rumah dan penyusup, dua elemen di poster yang secara tak sengaja mengingatkan saya pada salah satu film thriller favorit saya, Hush. Karenanya, saya menggantungkan harapan akan mendapatkan pengalaman yang familiar. Tapi, sayangnya, saya salah besar! Seperempat ketegangan film Hush pun sulit ditandingi oleh film ini. 

Mengapa? Menurut saya karena film ini terlalu diburu-buru, di mana si penyusup dan tokoh protagonis kita tidak diberi kesempatan yang cukup untuk saling memburu, berduel sampai titik darah penghabisan. Bahkan, diceritakan, tokoh protagonis kita sama sekali tak tersentuh oleh lawannya, si pria bertopeng, yang nampak cukup menyakinkan dapat menguliti korbannya tanpa ampun. 

Bisa dibilang, film ini gagal mencapai klimaksnya! Meski, serangkaian adegan kucing-kucingan di film ini cukup mendebarkan dan sempat membuat saya beberapa kali tersentak sewaktu menyaksikannya. 

Kandati demikian, saya rasa film ini akan cocok disaksikan buat kamu yang menginginkan film dengan ketegangan atmsofer kecil-kecilan! Jadi tunggu apa lagi, buruan saksikan film ini, ya! 

BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak