Nama Fujianti Utami kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya atau aktivitas media sosialnya, melainkan pengakuan jujurnya mengenai rencana kehidupan asmara.
Dalam pernyataannya, Fuji tampil apa adanya, santai, sekaligus penuh candaan khas dirinya. Fuji tak menampik bahwa dirinya memiliki keinginan untuk segera melepas masa lajang.
Ia bahkan menyebut tahun ini sebagai waktu yang ideal untuk membangun rumah tangga. Namun, keinginan tersebut belum sejalan dengan realita yang ada.
"Rencana sih tahun ini pengen nikah ya, tapi calonnya belum ada," kata Fuji saat ditemui usai memberikan keterangan kepada penyidik terkait kasus dengan mantan karyawannya di Polda Metro Jaya, Jumat, 23 Januari 2026, dikutip dari Suara.com.
Ucapan tersebut sontak mencuri perhatian karena disampaikan dengan nada ringan, seolah menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-buru meski usia dan kariernya kini berada di fase matang.
Ketika disinggung mengenai kemungkinan trauma dari hubungan masa lalu, Fuji memberikan respons yang jauh dari kesan melankolis. Dengan senyum dan tawa, ia justru membalikkan asumsi tersebut.
"Trauma? Eggak deh, kayaknya cowoknya yang trauma sama aku," ucapnya sambil tertawa.
Jawaban itu memperlihatkan sisi Fuji yang tetap optimistis dan tidak ingin terjebak pada pengalaman buruk. Ia memilih melihat perjalanan hidupnya dengan sudut pandang yang lebih santai.
Meski terbuka soal keinginan memiliki pasangan, Fuji mengaku tidak ingin menjadikan pencarian jodoh sebagai target yang membebani.
Ia memilih menjalani hidup apa adanya dan percaya bahwa segala sesuatu akan datang pada waktunya.
"Pengin punya pasangan, tapi enggak serius nyari. Kalau ada yang deketan, Alhamdulillah. Mungkin belum dikasih sama Allah," ujarnya.
Sikap tersebut mencerminkan kedewasaan Fuji dalam menyikapi urusan personal di tengah sorotan publik yang tak pernah surut.
Saat hadir di Polda Metro Jaya, Fuji tampak rapi dan menawan. Ia mengenakan kemeja putih dengan rambut panjang yang dibiarkan terurai, memberi kesan sederhana namun elegan.
Dalam kesempatan tersebut, Fuji tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin, serta kedua orang tuanya, Haji Faisal dan Dewi Zuhriati, yang setia memberikan dukungan moral.
Penampilan Fuji yang dinilai semakin memesona pun tak luput dari perhatian. Menanggapi hal itu, ia mengaku rutin melakukan perawatan sebagai bagian dari tuntutan pekerjaannya di dunia hiburan.
"Ke klinik pakai skincare, body care. Aku kan kerja, enggak mungkin jelek melulu. Kayaknya enggak jelek-jelek banget, tapi memang ada momen jeleknya," ujar Fuji dengan nada rendah hati.
Pernyataan tersebut kembali menunjukkan kepribadian Fuji yang apa adanya dan jauh dari kesan berlebihan.
Kesuksesan dan perubahan positif yang dialami Fuji turut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sang ibunda, Dewi Zuhriati atau yang akrab disapa Oma Dewi.
Ia mengaku bersyukur atas pencapaian putrinya yang dinilai sebagai hasil kerja keras yang diakui banyak orang.
"Oma sangat seneng banget dan bersyukur, berarti kan hasil kerja anak saya dihargai," ungkap Oma Dewi.
Dua Fokus Besar Fuji di Tahun Ini
Di balik sorotan soal asmara, Fuji menegaskan bahwa ia memiliki dua tujuan utama yang ingin diwujudkan tahun ini.
Selain ingin mewujudkan impiannya untuk berkeliling dunia, ia juga bertekad memperjuangkan keadilan hukum atas kasus yang tengah dihadapinya.
"Aku ingin fokus keliling dunia dan orang di kasus ini diberi hukuman," tutur Fuji.
Dengan sikap tenang dan terbuka, Fuji menunjukkan bahwa dirinya siap melangkah maju, baik dalam urusan pribadi maupun profesional, tanpa kehilangan jati diri yang selama ini dicintai publik.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS