Taemin, Baekhyun, Xiumin, Chen (EXO CBX), serta grup The Boyz kini berada di tengah situasi yang berpotensi mengganggu kelangsungan karier mereka.
Sejumlah laporan mengungkap bahwa berbagai perusahaan yang bekerja sama dengan para artis tersebut belum menerima pembayaran, memicu kekhawatiran besar di industri hiburan Korea Selatan. Sosok yang menjadi pusat kontroversi ini adalah CEO Cha Ga Won.
Cha Ga Won Gagal Menyelesaikan Pembayaran
Dilansir dari Allkpop pada Sabtu (7/2/2026), berdasarkan hasil investigasi media The Fact yang dirilis pada 5 Februari, Cha Ga Won yang memimpin One Hundred, Big Planet Made Entertainment, dan INB100 dilaporkan gagal menyelesaikan pembayaran kepada banyak vendor penting.
Perusahaan-perusahaan tersebut mencakup pihak produksi album, pembuatan konten, tim tata rambut dan rias wajah, hingga agensi pemasaran. Dalam beberapa kasus, bahkan biaya produksi set panggung untuk program musik nasional disebut belum dibayarkan.
Seorang sumber internal industri, yang diidentifikasi sebagai A dan bekerja sama dengan perusahaan Cha Ga Won, mengungkapkan dampak serius dari masalah ini. "Saya tidak melakukan kesalahan apa pun, tetapi saya justru dicap sebagai debitur dan pembohong oleh orang-orang yang sebelumnya mempercayai saya," ujarnya.
Ia juga mengaku mengalami tekanan psikologis berat hingga rekening banknya sempat disita akibat premi asuransi kesehatan yang belum terbayar. Demi bertahan hidup dan menghidupi anaknya, ia terpaksa menjual mobil dan mengambil pinjaman.
Masalah pembayaran ini diduga mencapai puluhan miliar won, termasuk kepada perusahaan percetakan album fisik. Akibatnya, artis di bawah naungan Cha Ga Won mengalami hambatan serius dalam merilis album fisik, yang selama ini menjadi sumber pendapatan stabil bagi agensi dan bentuk apresiasi utama bagi penggemar.
Sejak The Boyz merilis mini album ke-10 mereka pada Juli tahun lalu, disusul album penuh pertama VIVIZ dan mini album kelima Chen pada September, tercatat tidak ada album fisik baru yang dirilis oleh artis di bawah One Hundred, Big Planet Made Entertainment, maupun INB100 selama sekitar lima bulan. Dalam periode tersebut, Taemin, The Boyz, BADVILLAIN, Baekhyun, Xiumin, dan Lee Seung Gi hanya merilis single digital.
Resiko Buruk Terhadap Para Artis
Situasi ini semakin memicu pertanyaan ketika The Boyz merilis single digital berisi tiga lagu pada Desember tanpa video musik, serta unit spesial pada November yang juga dirilis tanpa MV. Meski keputusan tersebut bisa saja bersifat artistik, banyak pihak menilai waktunya bertepatan dengan meningkatnya tekanan dari mitra bisnis terkait tagihan yang belum dibayar.
Tak hanya vendor, stasiun penyiaran juga dilaporkan terdampak. Cha Ga Won disebut belum melunasi biaya pembuatan set panggung untuk penampilan artis di MBC ‘Show! Music Core’ dan Mnet ‘M Countdown’ sejak paruh kedua tahun lalu. Jika masalah ini terus berlanjut, kemungkinan tampilnya artis-artis tersebut di program musik besar dapat terancam.
Seorang sumber industri menjelaskan, "Keterlambatan pembayaran set panggung memang bisa terjadi, terutama pada agensi kecil. Namun, bagi perusahaan besar dengan banyak artis aktif, kegagalan membayar secara konsisten adalah hal yang sangat tidak biasa dan dapat memengaruhi kegiatan artis lain."
Artis yang berada di bawah label Cha Ga Won—termasuk The Boyz, Taemin, Lee Mu Jin, VIVIZ, BADVILLAIN, Lee Seung Gi, serta Baekhyun, Chen, dan Xiumin kini menghadapi risiko terbatasnya aktivitas promosi di acara musik. Hubungan dengan penyiar besar seperti KBS dan SBS yang sebelumnya mulai membaik pun dilaporkan kembali memanas, termasuk terkait biaya produksi konten YouTube yang belum dibayar sejak September lalu.
Di tengah kontroversi ini, muncul pula laporan bahwa perusahaan-perusahaan Cha Ga Won mengalami tekanan keuangan serius, termasuk dugaan penyitaan aset pribadi akibat pajak yang belum dibayarkan. Sementara itu, vendor kecil disebut menanggung dampak paling besar.
Pihak Cha Ga Won Buka Suara
Menanggapi laporan tersebut, pihak Cha Ga Won menyatakan, "Kami sedang meninjau fakta-fakta terkait isu ini. Untuk masalah yang telah dikonfirmasi, perusahaan tengah menjalankan prosedur penyelesaian dan penanganan internal."
Publik dan penggemar kini menantikan kejelasan lebih lanjut, sembari berharap situasi ini dapat diselesaikan tanpa merugikan artis dan pihak-pihak yang terlibat.
Bagaimana menurutmu?