Kadokawa telah merilis trailer utama perdana sekaligus mengumumkan tambahan pengisi suara untuk anime Goodbye, Lara (atau Sayonara, Lara). Serial tersebut dijadwalkan tayang pada Juli 2026 di Jepang, menjadikannya salah satu judul musim panas yang paling dinantikan.
Goodbye, Lara merupakan proyek perayaan 15 tahun studio animasi Kinema Citrus, yang sebelumnya dikenal lewat karya populer seperti Made in Abyss, The Rising of the Shield Hero, dan My Happy Marriage. Studio yang berdiri sejak 2008 ini kembali menghadirkan cerita orisinal dengan pendekatan emosional yang lebih lembut dan reflektif.
Goodbye, Lara terinspirasi dari dongeng klasik The Little Mermaid karya Hans Christian Andersen. Namun, alih-alih sekadar mengadaptasi, anime ini menafsirkan ulang kisah tersebut dalam latar Jepang modern.
Cerita berfokus pada Lara, seorang putri duyung yang 200 tahun lalu membuat permohonan terlarang demi dicintai manusia. Ia meminum ramuan dari seorang penyihir bernama Grace agar bisa menjadi manusia. Sayangnya, kisah cintanya berakhir tragis dan ia berubah menjadi buih laut.
Dua abad kemudian, Lara bereinkarnasi di Danau Biwa, Shiga, Jepang. Danau ini bukan sekadar latar biasa, melainkan lokasi nyata yang memiliki nilai personal bagi sang sutradara, Takushi Koide, yang berasal dari Prefektur Shiga.
Dalam kehidupan barunya, Lara harus beradaptasi dengan dunia manusia modern sembari menghadapi bayangan masa lalunya dan keinginan untuk menemukan cinta sejati yang belum sempat ia raih.
Trailer utama memperlihatkan kontras antara masa lalu Lara di bawah laut dan kehidupannya saat ini di daratan. Penonton juga diperkenalkan pada dua karakter tambahan. Rica Fukami mengisi suara Grace, sang penyihir yang dulu mengubah Lara menjadi manusia.
Sementara itu, Ayumu Murase memerankan Luca, seorang pemuda yang ditemui Lara di Shiga dan memiliki kemiripan dengan pangeran yang pernah ia cintai dua abad lalu.
Karakter Lara sendiri disuarakan oleh Hana Hishikawa. Suaranya yang lembut dan emosional dinilai selaras dengan kepribadian sang tokoh utama.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari Japan Anime News, Hishikawa mengaku terpesona saat pertama kali membaca storyboard ketika mengikuti audisi, "Saat melihat storyboard dalam materi audisi, saya benar-benar terpikat, bukan hanya sebagai pengisi suara, tetapi juga secara pribadi, dan saya merasakan keinginan yang begitu kuat untuk menjadi bagian dari dunia ini. Saya sangat bahagia dan bersyukur telah terpilih serta bisa menjalani peran sebagai Lara. Saya menantikan untuk menikmati perjalanan ini bersama semua orang."
Selain itu, Nana Kawaishi turut bergabung sebagai Mari Otsu, seorang petinju remaja yang menjadi teman serumah Lara.
Dari sisi produksi, Anna Kawahara, yang dikenal lewat pekerjaannya sebagai penulis skenario dalam My Life After Her, dipercaya menangani komposisi seri, desainer karakter oleh Shiori Tani (Made in Abyss, My Happy Marriage), sementara Yuma Yamaguchi (Link Click, The Night Beyond the Tricornered Window) akan menggubah musiknya.
Goodbye, Lara sebenarnya telah disinggung sejak 2024 dalam sebuah acara anime internasional, namun detail lengkapnya baru benar-benar diungkap pada 2025. Seiring perilisan trailer utama dan pengumuman jadwal tayang, antusiasme penggemar pun meningkat. Banyak yang menilai bahwa kekuatan anime ini terletak pada emosi dan refleksi tentang cinta, kehilangan, serta kesempatan kedua.
Dengan latar Danau Biwa yang tenang namun sarat makna, Goodbye, Lara berpotensi menjadi tontonan yang membekas. Alih-alih kisah cinta dongeng yang sederhana, serial ini tampaknya menawarkan perjalanan batin yang lebih dalam.