Entertainment
Tim Produksi Hidden Eye Minta Maaf Usai Salah Pakai Foto Masa Kecil Hyunjin
Program kriminal Korea Selatan Hidden Eye akhirnya menyampaikan permintaan maaf resmi setelah diketahui menggunakan foto masa kecil Hyunjin dari grup Stray Kids secara keliru dalam salah satu episode mereka. Kesalahan tersebut memicu kontroversi di kalangan penggemar setelah foto Hyunjin ditampilkan sebagai foto korban pembunuhan dalam tayangan dokumenter kriminal yang disiarkan tahun lalu.
Dikutip dari laporan Soompi, insiden tersebut berasal dari episode bertajuk "Live Issue: Christmas Murder Case" yang tayang pada 8 Desember 2025 di saluran MBC Every1. Episode itu membahas kasus pembunuhan tragis seorang remaja perempuan berusia 16 tahun yang terjadi di Sacheon, Gyeongsangnam-do, Korea Selatan.
Dalam segmen yang menampilkan kehidupan korban semasa hidupnya, tim produksi memasukkan beberapa foto masa kecil yang disebut sebagai dokumentasi korban. Namun, salah satu foto yang ditampilkan ternyata merupakan foto masa kecil Hyunjin. Meski gambar tersebut sempat dibuat mosaik sebagian, sejumlah penggemar Stray Kids tetap mengenalinya dan mulai mempertanyakan penggunaan foto tersebut di media sosial.
Kontroversi itu baru kembali ramai beberapa bulan setelah penayangan episode ketika seorang penggemar menyadari bahwa foto yang digunakan bukanlah milik korban, melainkan foto masa kecil Hyunjin yang sudah cukup dikenal di kalangan fandom STAY. Temuan tersebut kemudian menyebar luas di komunitas online Korea dan memicu tuntutan agar pihak produksi segera memberikan klarifikasi.
Menanggapi situasi tersebut, tim produksi Hidden Eye akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi pada 26 Mei. Mereka mengakui bahwa memang terjadi kesalahan dalam proses verifikasi materi arsip yang digunakan dalam episode tersebut.
Dalam pernyataannya, tim produksi menjelaskan bahwa mereka menggunakan foto-foto yang tersimpan di perangkat milik korban saat masih hidup. Di tengah proses pengumpulan materi itulah foto masa kecil Hyunjin secara tidak sengaja dianggap sebagai foto korban dan kemudian dimasukkan ke dalam tayangan.
Pihak produksi menyatakan, "Kami terlambat menyadari bahwa foto masa kecil Hyunjin Stray Kids telah digunakan dalam segmen tersebut. Saat menggunakan materi dari perangkat korban, foto masa kecil Hyunjin salah diidentifikasi sebagai foto korban."
Mereka juga menambahkan bahwa setelah fakta tersebut dikonfirmasi, episode terkait dan klip YouTube yang memuat gambar tersebut langsung diubah menjadi private atau tidak dapat diakses publik. Selain itu, pihak produksi berencana mengedit atau menghapus tayangan ulang episode tersebut dari layanan OTT dan platform replay lainnya sesegera mungkin.
Tak hanya meminta maaf kepada Hyunjin dan para penggemarnya, tim produksi juga menyampaikan permintaan maaf kepada penonton atas kebingungan yang terjadi akibat insiden tersebut. Mereka berjanji akan memperketat proses pengecekan dan verifikasi materi di masa mendatang agar kesalahan serupa tidak terulang kembali.
Setelah penjelasan resmi dirilis, reaksi netizen Korea pun mulai berubah. Jika sebelumnya banyak penggemar merasa marah dan kecewa, sebagian netizen kini menganggap kesalahan tersebut memang tidak dilakukan dengan sengaja. Banyak yang menilai situasinya cukup kompleks karena foto itu ditemukan di perangkat korban, yang kemungkinan memang menyimpan gambar Hyunjin sebagai idol favoritnya.
Beberapa komentar netizen bahkan menunjukkan rasa simpati terhadap korban sekaligus memahami kesalahan produksi. Ada yang menulis bahwa mungkin sulit bagi tim produksi untuk memastikan semua foto di tengah situasi sensitif seperti kasus kriminal. Namun, banyak juga yang tetap menekankan pentingnya proses verifikasi yang lebih ketat sebelum materi ditayangkan ke publik.
Di sisi lain, Hyunjin sendiri hingga kini belum memberikan komentar pribadi terkait insiden tersebut. Begitu pula dengan JYP Entertainment yang tidak mengeluarkan pernyataan tambahan setelah permintaan maaf dari tim produksi dirilis.