Entertainment
Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"
Tim produksi Theatre of Darkness: Yamishibai resmi mengumumkan bahwa serial anime pendek tersebut akan berlanjut ke Season 17 yang dijadwalkan tayang mulai 12 Juli 2026 di TV Tokyo dan sejumlah jaringan afiliasinya. Pengumuman ini disertai perilisan visual utama, daftar pengisi suara, staf produksi, serta lagu penutup yang akan mengiringi musim terbaru.
Menurut informasi yang diumumkan melalui situs resmi, tema utama yang diangkat pada musim ke-17 kali ini adalah "Decision" atau "Keputusan". Tema tersebut diperkirakan akan menjadi benang merah yang menghubungkan berbagai kisah horor pendek yang disajikan dalam setiap episodenya.
Seperti musim-musim sebelumnya, penonton dapat menantikan cerita-cerita menyeramkan yang terinspirasi dari legenda urban, mitos, dan kisah rakyat Jepang yang dibalut dengan atmosfer mencekam khas Yamishibai.
Akira Funada kembali dipercaya sebagai sutradara sekaligus produser untuk musim terbaru ini. Ia sebelumnya menangani enam musim terakhir serial tersebut dan dikenal mampu mempertahankan identitas visual serta nuansa horor yang menjadi ciri khas Yamishibai. Produksi animasi kembali dikerjakan oleh studio ILCA dengan dukungan produksi dari ILCASHIPS dan LEON STUDIO.
Untuk penulisan naskah, tim produksi menggandeng Hiromu Kumamoto, Mitsuhiro Sasaki, dan Kanako Ishigami. Ketiganya telah memiliki pengalaman dalam proyek-proyek bergenre horor dan supernatural, termasuk beberapa musim Yamishibai sebelumnya.
Selain mengumumkan staf produksi, pihak anime juga mengungkap jajaran pengisi suara yang akan berpartisipasi dalam Season 17.
Kanji Tsuda kembali mengisi suara sang Storyteller atau pencerita misterius yang menjadi ikon serial ini sejak musim pertama. Ia akan ditemani sejumlah pengisi suara lain, termasuk Tomoko Oishi, Satoko Tsuchiya, Ryo Shinoda, Rei Shirakawa, Toshimasa Niiro, Miu Miyake, Akari Nakamura, Ann Yamane, Rina Goromaru, Sosuke Hanatani, serta dua anggota grup Fuurin, yakni Takuya dan Shoji.
Sementara itu, grup musik Fuurin dipercaya membawakan lagu penutup berjudul Yamishibai no Blues.
Bagi yang belum familiar dengan serial ini, Yamishibai pertama kali tayang pada Juli 2013 dan langsung menarik perhatian berkat konsepnya yang unik. Berbeda dengan anime pada umumnya, setiap episode hanya berdurasi sekitar enam menit dan disajikan dengan gaya visual yang terinspirasi dari kamishibai, yaitu pertunjukan teater gambar tradisional Jepang yang populer pada era Showa.
Dalam setiap episodenya, seorang pria bertopeng kuning muncul di sebuah taman bermain saat senja. Ia kemudian mengumpulkan anak-anak dan mulai menceritakan kisah-kisah menyeramkan yang semakin gelap dan mengerikan dari waktu ke waktu. Format sederhana tersebut justru menjadi kekuatan utama Yamishibai karena mampu menghadirkan rasa takut yang efektif dalam durasi singkat.
Popularitas serial ini membuat waralabanya terus berkembang. Selain menghasilkan 17 musim anime, Yamishibai juga melahirkan beberapa proyek spin-off seperti The World Yamizukan pada 2017 dan Ninja Collection pada 2020. Bahkan, adaptasi live-action juga sempat tayang pada September 2020. Menurut informasi dari Crunchyroll, seluruh musim sebelumnya, termasuk spin-off dan versi live-action, tersedia untuk ditonton melalui platform tersebut.
Musim ke-16 sendiri baru saja berakhir pada April 2026 setelah tayang sejak Januari lalu. Meski telah memasuki musim ke-17, antusiasme penggemar terhadap serial ini tampaknya belum surut. Keunikan konsep, cerita yang diambil dari legenda urban Jepang, serta gaya visual yang khas membuat Yamishibai tetap menjadi salah satu anime horor paling konsisten dan bertahan lama dalam industri anime modern.
Dengan tema "Keputusan" yang menjanjikan berbagai kisah penuh konsekuensi dan ketegangan psikologis, Yamishibai Season 17 berpotensi menghadirkan pengalaman horor baru yang tidak kalah menyeramkan dari musim-musim sebelumnya. Para penggemar kini hanya perlu menunggu hingga 12 Juli 2026 untuk kembali mendengarkan kisah-kisah gelap dari sang pencerita bertopeng kuning yang legendaris.