alexametrics

6 Cara Alami Mengusir Nyamuk, Langsung Pergi Seketika

Xandra Junia Indriasti
6 Cara Alami Mengusir Nyamuk, Langsung Pergi Seketika
Ilustrasi Daun Serai (pixabay)

Nyamuk merupakan serangga yang dianggap paling mengganggu bagi manusia. Selain membuat kulit gatal dan merah, beberapa jenis di antaranya ada yang dapat menimbulkan penyakit serius. Misal, aedes aegypti menyebabkan demam berdarah dan anopheles atau parasit plasmodium yang bisa membawamu pada malaria.

Untuk itu, kamu perlu mencegahnya agar tidak sampai menyentuh kulit. Dirangkum dari alodokter, bobogrid, tempo, jika bingung dengan produk losion, kamu bisa memilih 6 bahan alami di bawah ini guna mencegah gigitan nyamuk.

1. Kulit Jeruk

Ilustrasi Kulit Jeruk yang menyelamatkan hutan rusak. (Pixabay/Bluesnap)
Ilustrasi Kulit Jeruk yang menyelamatkan hutan rusak. (Pixabay/Bluesnap)

Sudah bukan rahasia lagi jika kulit jeruk ampuh dalam mengusir nyamuk. Tidak heran, banyak produk losion anti-serangga yang menggunakan bahan yang satu ini. 

Pasalnya, kulit jeruk mengandung limonene yang tidak disukai nyamuk. Oleh karenanya, bahan alami tersebut bisa kamu jadikan alternatif dalam mengatasi serangan dari serangga yang seringkali datang di waktu akan tidur.

Jadi, usai makan jeruk, kulitnya bisa kamu simpan sebagai upaya pengusiran nyamuk dan menghindarimu dari rasa gatal akibatnya.

2. Bunga Lavender

Bunga lavender. [shutterstock]
Bunga lavender. [shutterstock]

Lavender juga seringkali dijadikan bahan dalam pembuatan losion anti nyamuk. Bunga ini memiliki bentuk kecil berkelompok dan berwarna ungu. Asal tanaman ini adalah mulai dari wilayah selatan Laut Tengah, Afrika, hingga India.

Bunga lavender menghasilkan minyak esensial dengan wangi khas yang disukai manusia. Namun, nyatanya, aroma harum miliknya ini tidak disenangi oleh nyamuk dan berbagai serangga lain. 

Maka dari itu, bunga lavender juga merupakan bahan alami yang berperan sebagai pengusir nyamuk, serta mencegahmu dari gigitannya.

3. Daun Serai

Daun serai biasa digunakan untuk menambah cita rasa dan aroma pada berbagai menu masakan. Manfaat lain dari daun ini juga bisa sebagai pengusir nyamuk, khususnya yang telah diolah menjadi minyak.

Minyak daun serai setara dengan kandungan DEET pada losion anti nyamuk yang dijual di pasaran. Hal ini tentu sangat efektif dalam mencegah gigitan nyamuk yang bisa menimbulkan gatal.

Untuk melindungi kulit dari serangan nyamuk, cukup oleskan minyak daun serai dan bisa bertahan sekitar 2 jam. Lalu, kamu dapat melakukannya lagi beberapa saat kemudian jika dibutuhkan.

4. Kayu Manis

Kayu Manis
Kayu Manis

Tak hanya jadi penyedap aneka menu makanan penutup, kayu manis juga mampu mengusir nyamuk, lho. Namun, kamu perlu mengolahnya menjadi minyak esensial terlebih dahulu.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa minyak kayu manis mampu membasmi nyamuk berukuran besar serta telur-telurnya. Cara pembuatannya, campurkan 120 ml air dengan 24 tetes minyak tersebut, lalu kocok hingga merata.

Selanjutnya, kamu bisa semprotkan racikan tersebut pada pakaian, tanaman, dan ruangan yang sering didatangi nyamuk. Minyak ini bisa dioleskan pada kulit, namun kamu perlu waspada karena dapat menimbulkan iritasi.

5. Kedelai

Ilustrasi Susu Kedelai (freepik)
Ilustrasi Susu Kedelai (freepik)

Tak hanya sebagai bahan tahu, tempe, dan makanan lainnya, kedelai juga bisa diolah menjadi minyak. Fungsinya ini dapat menjauhimu dari serangan nyamuk, khususnya yang berjenis Anopheles.

Minyak kedelai mampu memberikan perlindungan lebih lama dan sangat aman digunakan pada kulit anak-anak. Cobain, deh!

6. Lemon Eukaliptus

Ilustrasi jeruk lemon [Shutterstock].
Ilustrasi jeruk lemon [Shutterstock].

Mungkin nama lemon eukaliptus terdengar asing, namun nyatanya minyak dengan bahan ini bisa mencegah gigitan nyamuk. Kerennya lagi, minyak ini dapat melindungi kulitmu lebih lama dari yang lainnya, yakni 3 jam.

Namun, perlu diperhatikan bahwa minyak lemon eukaliptus ini tidak bisa digunakan pada anak di bawah usia 3 tahun. Jadi, jangan sampai lupa, ya.

Itulah keenam bahan alami yang bisa kamu pakai untuk mengusir nyamuk dan mencegah rasa gatal karena gigitannya. Kira-kira, dari semua yang disebutkan, mana yang menurutmu paling ampuh?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak