facebook

18 Tips Mudah dan Cepat Belajar Bahasa Asing untuk Pemula

andi setiawan
18 Tips Mudah dan Cepat Belajar Bahasa Asing untuk Pemula
Ilustrasi belajar bahasa asing.[Pexels]

Buat kamu yang merasa bahwa belajar bahasa asing itu sulit, sebenarnya tidak demikian. Sebagai bukti, anak kecil yang belum bisa berbicara, membutuhkan setidaknya lima tahun untuk bisa berbicara sebagaimana bahasa orang tuanya.

Nah, seharusnya kita yang sudah dewasa, sudah bisa berbicara, sudah bisa membaca, kita bisa mempelajari bahasa asing dalam waktu yang lebih cepat. Agar lebih mudah dan cepat dalam belajar bahasa asing, bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini.

Tingkat Dasar

1. Bersemangat dan jangan putus asa

Hal yang paling penting adalah harus terus bersemangat dan jangan putus asa. Perbanyak latihan mendengar, meniru, mengingat dan mempraktikkan, sebagaimana yang dilakukan oleh anak kecil yang belajar berbicara, dan termasuk hal yang paling penting adalah tetap rileks, jangan bosan mengulang dan selalu mencari cara yang mudah untuk mengingat bahasa asing tersebut.

2. Belajar sedikit-sedikit tapi sering dan terus-menerus

Tips kedua dalam belajar bahasa asing adalah sedikit-sedikit, jangan langsung banyak. Sedikit-sedikit tapi sering dan terus menerus, jangan berhenti-berhenti. Sebab ketika berhenti belajar atau menggunakan bahasa asing kita akan lupa dan akibatnya proses belajar kita akan membutuhkan waktu lebih lama.

3. Utamakan memperbanyak kosakata

Bekal paling utama dalam belajar bahasa asing adalah kosakata. Mulailah dengan mengingat beberapa kosakata yang mudah, terutama yang sering digunakan sehari-hari,  baik berupa kata benda yang sering kita temui setiap hari di sekitar kita, maupun maupun kata kerja dari aktivitas yang sering kita lakukan setiap hari. Misalnya kalimat yang berkaitan dengan badan, rumah, keluarga, sekolah, pekerjaan, perasaan, pakaian, makanan dan seterusnya.

4. Menambah kosakata baru yang dirangkai dalam bentuk kalimat

Guna memudahkan mengingat kosakata baru, sebaiknya kata-kata tersebut dirangkai dalam bentuk kalimat sederhana. Menurut pengalaman, kosakata dalam kalimat sederhana yang sering dipakai lebih mudah diingat dibandingkan kosakata satu per satu.

5. Hafalkan ungkapan dan kalimat yang sering digunakan sehari-hari

Kalimat sederhana yang bisa kita pelajari mulai dari kalimat  salam, tegur-sapa, bertanya kabar, meminta maaf, berterima kasih. Begitu pula ungkapan atau kalimat dasar yang sering digunakan dalam ekspresi sehari-hari, seperti kata tunjuk, kata ganti, begitu pula bentuk-bentuk kalimat tanya dan kalimat positif dan  negatif yang bermakna tidak. Demikian pula ungkapan setuju, tidak setuju, ungkapan ingin dalam melakukan sesuatu dan mengungkapkan harapan.

6. Perbanyak perbendaharaan kalimat yang menggunakan kata sambung

Perbanyak pula perbendaharaan kalimat yang menggunakan kata hubung/sambung dan kata depan, karena ini akan sangat membantu kita merangkai beberapa kalimat dalam percakapan sehari-hari. Jika kita terbiasa menggunakan kata-kata sambung ini akan sangat cepat mendorong kita menguasai bahasa asing tersebut.

7. Perbanyak mendengarkan penutur asli (native speaker)

Berbahasa mayoritasnya adalah meniru, tugas kita hanyalah mendengar dan meniru penutur asli semirip mungkin. Ini bisa melalui program kursus dengan rekaman suara penutur asli, konten video atau audio berbahasa asing yang banyak tersebar di internet.

Pastikan bahwa setiap kata yang kita pelajari, kita tau bagaimana cara melafalkannya dengan benar dan dapat mengerti ketika penutur asli mengucapkannya dalam kalimat.

Hal ini untuk melatih kita mampu menerima informasi dengan benar dari penutur asli. Tanpa banyak berlatih melafalkan dengan benar dan mendengar bagaimana suatu kata diucapkan dengan benar oleh penutur asli, kita akan kesulitan bahkan bisa sering salah paham saat listening atau menerima informasi dari penutur asli.

Dalam mempelajari kalimat baru kita sebaiknya membacanya dengan suara nyaring yang bisa kita mendengar sendiri suara kita dengan jelas, sehingga kita bisa mendengarkan apakah pelafalan kita sudah mirip dengan penutur asli.

8. Gunakan juga kamus online untuk mempercepat

Saat ini sarana belajar serba mudah, fasilitas kamus online tersedia sangat banyak di internet, kita bisa menggunakannya untuk mempercepat dalam mencari arti suatu kata, frase atau bahkan kalimat. Dengan menggunakan kamus online, kita bisa mengetahui arti kata atau kalimat dalam hitungan detik.

9. Mulai mempelajari tata bahasa sederhana

Setelah memiliki cukup banyak kosakata dan kalimat sederhana, mulailah mempelajari tata bahasa sederhana, pilihlah buku atau modul yang mengajarkan tata bahasa asing tersebut secara sederhana, terstruktur dan bertahap, agar kita tidak frustrasi ketika melihat tata bahasa yang seringnya nampak rumit.

Sebenarnya aturan tata bahasa disusun agar bahasa mudah dipelajar,i dengan mengumpulkan pola-pola struktur bahasa yang digunakan sehari-hari, hingga jadilah aturan tata bahasa.

Tanpa tata bahasa, mungkin ungkapan kita tetap bisa difahami oleh orang lain, dengan mengira-ngira apa maksud kita, tapi dengan menggunakan tata bahasa yang benar, ucapan atau tulisan kita akan lebih mudah difahami oleh orang lain.

Dalam proses belajar tidak masalah terjadi kesalahan dalam tata bahasa, yang penting kita tetap terus belajar dan berlatih, sehingga kualitas bahasa kita semakin baik.

Jangan lupa, ketika mempelajari tata bahasa, setelah kita mengetahui suatu pola struktur kalimat tertentu, perbanyaklah mengamati contoh kalimatnya dan praktikkan menggunakan kosakata yang sudah kita ketahui, agar tata bahasa tersebut bukan sekedar rumus tanpa penerapan.

10. Rajin mengulang dan mempraktekkan

Mengulang dan mempraktekkan sangat membantu. Ketika sering mengulang, kita akan hafal dengan sendirinya walaupun kita tidak bermaksud menghafalnya. Perlu diketahui bahwa pengulangan ini sangat penting, bukan hanya dalam belajar bahasa saja, tapi dalam mempelajari berbagai pengetahuan dan keterampilan. Seorang bisa mencapai keahlian dalam bidang tertentu baik dalam bidang olahraga, seni, teknik, pidato, ilmu pengetahuan dan lain-lain itu berkat pengulangan yang sangat banyak. Orang yang sering mengulang-ulang skill tertentu ia akan menjadi terbiasa melakukan skill tersebut hingga menjadi ahli di bidang tersebut. Seperti peribahasa "Alah bisa karena biasa".

Ingat berbahasa itu adalah refleks, jadi banyak-banyaklah berlatih agar terbiasa dan menjadi otomatis keluar dalam pembicaraan kita.

Pengulangan secara rapat sangat diperlukan untuk mempercepat dalam mengenal dan mengingat kosakata baru, selanjutnya periode pengulangan dapat dikurangi sedikit demi sedikit seiring dengan seringnya kata tersebut digunakan.

Banyak berlatih menulis membantu kita mengingat kata dan kalimat yang sudah kita hafal, kita bisa mencoba berbagai variasi kalimat yang mungkin. Banyak berlatih dengan mengucapkan kalimat atau ungkapan yang sudah kita ketahui membantu kita untuk berbahasa dengan aktif, bukan hanya pasif.

11. Mencari teman yang sama-sama mempelajari bahasa asing tersebut

Teman dalam mempelajari bahasa asing yang sama akan membantu kita untuk berlatih mengungkapkan kalimat dan mendengarkan, selain itu juga membantu kita mengoreksi jika ada perkataan kita yang salah.

Saat ini banyak kursus bahasa online, baik dengan bimbingan tutor maupun dengan modul audio visual online, hal ini sangat membantu kita belajar. Kalian juga bisa mencari teman yang merupakan penutur asli bahasa asing tersebut.

Selanjutnya tetap tingkatkan rasa percaya diri untuk mengajak teman berbahasa asing dan menggunakan bahasa asing tersebut dalam percakapan sehari-hari.

Tingkat Menengah

12. Lanjutkan aktivitas tingkat dasar dengan menambah intensitas dan kuantitasnya

Jangan berhenti belajar, bahkan seharusnya semakin ditingkatkan, misalnya; menambah kosakata baru yang terangkai dalam kalimat. Kita bisa meningkatkan dengan mengingat kalimat yang lebih panjang, dan menambah kosakata atau kalimat dan ungkapan untuk berbagai tema pembicaraan, misalnya tema cuaca, transportasi, berbelanja dan lain-lain.

13. Meningkatkan kemampuan membaca

Tingkatkan kemampuan membaca dengan membaca teks yang lebih panjang dan membaca teks dengan tema yang lebih luas.

Selain menambah bacaan kita juga harus berlatih membaca dengan cepat dan benar. Jangan lupa saat berlatih membaca cepat, tetap dengan suara yang cukup nyaring yang dapat kita dengarkan dan koreksi apakah kita sudah mengucapkannya dengan benar atau tidak.

14. Meningkatkan kemampuan listening

Di level ini kita dituntut untuk meningkatkan kemampuan kita dalam mendengarkan penutur asli, kita bisa mendengarkan video atau audio dengan durasi yang lebih panjang, tema yang lebih bervariasi. Jangan lupa mencatat kosakata baru, amati bagaimana penutur asli mengucapkannya dan kita bisa mengulang-ulang audio atau video tersebut agar kita bisa mengingatnya dan menirukannya dengan baik.

15. Meningkatkan kemampuan menulis

Berlatihlah menulis pesan kepada teman dengan bahasa asing, kita bisa menggunakan fasilitas chat di media sosial untuk berlatih berkomunikasi menggunakan bahasa asing dengan teman kita.

Selain itu kita bisa meningkatkan kemampuan menuslis dengan cerita dengan cukup panjang dalam bahasa asing, mulailah dengan menceritakan hal-hal yang sederhana dari aktivitas atau pengalamanmu, kemudian tingkatkan.

16. Meningkatkan kemampuan berbicara

Tingkatkan latihan berbicara bahasa asing dengan teman-teman yang sama-sama mempelajari bahasa asing. Setiap bertemu mereka gunakan bahasa asing. Jika belajar sendiri kamu bisa merekam suaramu dalam menceritakan sesuatu menggunakan bahasa asing, dengan cerita berdurasi panjang, kemudian dengarkan suaramu dan koreksi jika ada kesalahan.

17. Meningkatkan kemampuan tata bahasa

Jangan berhenti belajar tata bahasa, tetap belajar sedikit-demi sedikit. Tingkatkan hingga mengetahui pola struktur kalimat yang lebih rumit. Misalnya kalimat dengan beberapa kata hubung atau pola kalimat bertingkat, agar kita bisa semakin bisa memahami bacaan atau ucapan dalam bahasa asing.

Jangan lupa ketika belajar tata bahasa, carilah contoh yang banyak dari pola strukturnya dan banyak mempraktikkan menggunakan kata-kata yang sudah kalian ketahui, agar tata bahasa yang baik tidak hanya menjadi teori tapi menjadi kebiasaan.

18. Berfikir atau berbicara dalam hati dengan bahasa asing

Salah satu cara untuk melatih mengekspresikan kalimat bahasa asing secara otomatis tanpa berfikir lama adalah ketika kita berfikir atau berbicara dalam hati gunakan bahasa asing tersebut, sehingga ketika kita mengekspresikannya akan otomatis dalam bahasa asing pula yang akan keluar.

Tingkat Lanjutan

Pada tingkat lanjutan dalam belajar bahasa asing kamu harus meningkatkan latihan membaca, menulis, mendengarkan dan berbicara dalam berbagai tema atau bidang pembicaraan, misalnya bidang sosial, ekonomi, bisnis, politik, seni, lingkungan, teknologi, teknik, sains, kesehatan, agama, kebudayaan, sejarah, sastra dan lain-lain, sehingga apapun tema pembahasannya kita bisa memahami bahasa asing tersebut.

Kalian juga harus berlatih ungkapan formal seperti dalam buku, jurnal, konferensi maupun bahasa yang biasa digunakan dalam berita dan artikel yang dengan tema pembicaraan dalam berbagai bidang. Dalam level ini kalian harus terus berlatih sehingga sedikit demi sedikit hingga kemampuan bahasa akan meningkat dengan konsisten. Dengan sendirinya kalian akan jarang membuka kamus, karena sudah banyak kata yang kalian pahami.

Dalam level ini kalian bisa mempelajari variasi logat atau dialek dari penutur asli bahasa tersebut, sehingga kalian bisa memahami dan menguasai bahasa asing tersebut dengan baik.

Demikian tips mudah dan cepat dalam belajar bahasa asing, kalian pasti bersemangat mempraktikkannya kan, selamat mencoba.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak