Hobi

Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara

Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
Marc Marquez (Instagram/@marcmarquez93)

Marc Marquez mengakhiri GP Jerez dengan gagal menyentuh garis finis karena kecelakaan di putaran kedua, ketika dirinya tengah berada di P2.

Sebelumnya, pembalap asal Spanyol ini telah membuat catatan positif dengan meraih pole position dan menang di sprint race.

Dari sini, kemenangan ganda sejatinya sangat mungkin diraih The Baby Alien untuk menutup akhir pekan di kampung halamannya sendiri.

Sayangnya, nasib malang kembali menimpa Marc di sesi balap utama yang akhirnya membuat dia harus masuk pit lebih awal dan tidak mendapatkan poin sama sekali.

Beruntung, Marc selamat dan tidak menderita cedera apa pun dari insiden tersebut. Namun, kini dia tertinggal 44 poin di klasemen sementara.

Menurut pengakuan Marc, dia memang melakukan kesalahan sehingga terjadi kecelakaan, dia juga mengatakan bahwa targetnya di hari Minggu tersebut adalah P3 atau P4, bukan kemenangan.

Itu adalah sebuah kesalahan. Terkadang hal itu terjadi, dan di lap-lap awal balapan, saya mencoba mengendalikan semuanya, karena saya tahu bahwa Alex lebih cepat daripada siapa pun dalam kondisi kering akhir pekan ini. Dan target saya adalah berusaha untuk finis di posisi ketiga atau keempat," ungkap Marc, dilansir dari laman Crash.

Kemudian, Marc juga berkomentar soal kemungkinan meraih gelar juara dunia musim ini. Soal target yang cukup besar tersebut, Marc tidak menaruh harapan terlalu tinggi melihat performa pribadinya yang cenderung menurun.

Meskipun sudah berhasil memenangkan 2 balapan sprint, tapi Marc masih belum mampu membawa dirinya ke podium teratas di hari Minggu. Hal ini tentu sangat kontras dengan performanya musim lalu, di mana dia berhasil memenangkan 11 balapan.

Oleh karena itu, Marc dengan realistis mengatakan bahwa dirinya terlalu jauh dan terlalu lambat untuk mendapatkan gelar juara dunia.

"Saya orang pertama yang mencoba melihat segala sesuatu secara optimis, tetapi pada saat yang sama, secara realistis. Saat ini, kami tidak sedang dalam performa terbaik, dan kami juga tidak memiliki kecepatan, maksud saya, kecepatan saya, untuk memperebutkan kejuaraan dunia," ujar Marc, dilansir dari laman Motorsport.

Di awal musim 2026 ini, Marc Marquez berangkat dengan kondisi yang tidak 100%. Marc diketahui mengalami kecelakaan di GP San Marino yang membuatnya cedera dan harus absen sampai akhir musim.

Itu artinya, penampilan Marc di GP Thailand 2026 kemarin adalah yang pertama setelah kembali dari cedera. Meskipun Marc percaya diri bahwa tubuhnya kini sudah fit untuk balapan, tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian performa buruknya disebabkan oleh kondisi fisik pasca cedera.

Setelah GP Jerez masih ada jadwal tes yang harus diikuti oleh para pembalap. Marc Marquez sendiri ingin dia dan timnya bisa melakukan sesuatu untuk bisa konsisten di hari Minggu.

Besok kami akan menjalani tes, di mana kami akan mencoba bekerja lebih keras dan mencoba memahami apakah kami dapat meningkatkan performa di beberapa area, terutama agar lebih konsisten pada hari Minggu," kata Marc.

Meski peluang gelar juara dunia musim ini terlihat agak jauh, perjalanan musim 2026 ini masih panjang dan segala kemungkinan tetap terbuka.

Kunci bagi Marc saat ini adalah fokus pada peningkatan performa secara bertahap, meminimalisir kesalahan, serta membangun kembali kepercayaan diri di lintasan.

Dengan pengalaman dan mental juaranya, Marc tetap bisa kembali ke performa terbaik, entah dengan gelar juara dunia di akhir musim atau tidak.

Menurut kalian, bisakah Marc Marquez kembali menemukan performa terbaiknya musim ini?

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda