Hobi

Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama

Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
Marc Marquez (Instagram/marcmarquez93)

Performa Ducati di awal musim 2026 ini tentu tidak terlepas dari motor Desmosedici terbaru, GP26. 4 pembalap Ducati, yakni Marc Marquez, Pecco Bagnaia, Fabio Di Giannantonio, dan Alex Marquez tampaknya kesulitan beradaptasi dengan motor versi terbaru tersebut.

Hal ini dapat kita lihat dari performa keempatnya yang kurang maksimal di 4 balapan perdana kemarin. Jika di tahun sebelumnya kita biasa melihat para pembalap Ducati bersaing di barisan depan dan selalu berdiri di podium teratas, musim ini pemandangan tersebut lebih jarang terlihat.

Marc Marquez pun mengakui bahwa dirinya mengalami kesulitan saat menggunakan motor GP26 di Sirkuit Jerez, padahal sebelumnya Jerez adalah sirkuit dengan karakter yang disukai Marquez, yakni memiliki banyak tikungan ke kiri.

Saya merasa sedikit lebih nyaman dengan bagian depan motor, terutama di tikungan kiri. Ini biasanya adalah kekuatan saya, tetapi saya mengalami masalah di sana pada beberapa balapan pertama. Tikungan kanan juga sedikit membaik. Pada dasarnya, kami tidak kehilangan kekuatan kami (dengan GP26) dan telah sedikit memperbaiki kelemahan kami," ujar Marquez, dilansir dari laman MotoGP News.

Hal serupa juga dirasakan oleh adik kandungnya, Alex Marquez. Alex mengatakan bahwa masalah yang terdapat pada motor GP26 ini terletak ketika memasuki tikungan, di situlah Alex dan pembalap GP26 lainnya mengalami kesulitan.

Sementara Fabio Di Giannantonio, menyalahkan Ducati yang sejak tahun lalu cenderung 'Marcsentris' alias mengembangkan motornya agar lebih sesuai dengan Marc. Hal ini mengakibatkan dia dan Pecco Bagnaia kesulitan karena gaya balap mereka tidak sama dengan Marc.

Pecco Bagnaia yang juga menggunakan motor GP26 pun belum menunjukkan penampilan yang maksimal, terbukti dia belum pernah finis lebih tinggi dari P9.

Namun, di tengah huru-hara GP26 ini, Marc Marquez menjelaskan bahwa Ducati telah memberinya sebuah pilihan untuk kembali menggunakan motor GP24, jika dia ingin memperbaiki performa awal musim yang cenderung buruk ini.

"Sejauh yang saya pahami (dari) para insinyur, saya bisa mengendarai motor 2024 lagi. Itu hanya membutuhkan kombinasi komponen yang berbeda. Motor dasarnya masih sama. Jika Anda ingin kembali ke konfigurasi tertentu, Anda bisa melakukannya," ungkapnya.

Kendati demikian, Marc merasa hal ini tidak perlu dilakukan. Karena meskipun performa mereka menurun dibandingkan tahun lalu, menurutnya motor GP26 masih memiliki potensi yang baik untuk meraih kemenangan.

Dibuktikan dengan 2 kemenangan sprint yang dia raih di GP Brasil dan GP Jerez kemarin, serta kemenangan yang diraih Alex Marquez di sesi balap utama GP Jerez.

Di sisi lain, Marquez yakin Ducati telah mulai menemukan cara untuk meningkatkan feeling-nya dengan bagian depan GP26 selama Tes Jerez pada hari Senin kemarin.

Alex tujuh detik lebih cepat dengan GP26 (di GP Spanyol) tahun ini dibandingkan tahun lalu dengan GP24. Sebagai pembalap, Anda selalu mengingat satu motor yang selalu Anda gunakan untuk menang dan berpikir, 'Itu fantastis'. Tetapi sementara itu, lawan-lawan Anda telah mempersempit jarak sepersepuluh detik demi sepersepuluh detik. Kita harus bergerak maju, bukan mundur," tambahnya.

Di samping itu, Alex Marquez yang notabene menjadi pembalap yang baru saja beralih dari GP24 ke GP26 juga menjelaskan bahwa kedua motor tersebut memiliki kualitas yang sama bagusnya, hanya ada beberapa perbedaan kecil saja.

Nah jika demikian, apakah menurut kalian GP26 masih layak digunakan, utamanya untuk perebutan gelar juara dunia musim ini?

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda