Hobi

Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia

Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
Alex Marquez dan Marc Marquez (Instagram/@alexmarquez73)

Alex Marquez baru-baru ini menyampaikan bahwa dia yakin sang kakak, Marc Marquez, masih memiliki peluang untuk merebut gelar juara dunia musim 2026.

Marc Marquez tertinggal 40 poin dari pemimpin klasemen setelah GP Silverstone yang mengerikan. Setelah sempat bangkit jelang jeda musim panas kemarin, Marc kembali mengalami penurunan di Inggris.

Hal ini menyebabkan Marc kehilangan posisi 3 klasemen yang sebelumnya dia duduki, kini dia turun ke posisi 4 setelah digeser oleh Marco Bezzecchi yang berhasil comeback di Silverstone.

Memasuki paruh kedua musim ini setiap penampilan dan setiap poin akan sangat memengaruhi posisi di klasemen, melihat bagaimana ketatnya persaingan yang terjadi di musim 2026, peluang meraih gelar juara dunia masih sangat terbuka untuk setidaknya 5 pembalap teratas.

Baru-baru ini, Alex Marquez, mengungkapkan 3 nama pembalap yang menjadi pusat perhatian penggemar MotoGP di tengah ketatnya persaingan, mereka adalah Jorge Martin, Marc Marquez, dan Marco Bezzecchi.

Saya memikirkan Jorge, Marc, dan Marco, yang kemungkinan besar akan menjadi pusat perhatian," ujar Alex, dilansir dari laman Crash.

Namun, dari ketiga nama di atas, Alex masih meyakini bahwa sang kakak, Marc Marquez, masih berpeluang meraih gelar juara dunia kesepuluhnya di akhir musim.

Alex mengaku dia sangat yakin dengan kemampuan Marc, sehingga Marc bisa juara lagi tahun ini, bahkan tanpa bantuan siapa pun termasuk dirinya.

Saya akan mempertaruhkan semua uang saya untuk kemenangan Marc meraih gelar juara. Terutama karena saya tinggal bersamanya, berlatih bersamanya, balapan bersamanya, berdebat dengannya, dan saya tahu persis semua kemampuannya. Dalam hal itu, saya tidak ragu. Marc tidak membutuhkan bantuan saya," tambahnya.

Alex sendiri tahun lalu menjadi pesaing terberat Marc dalam perebutan gelar, tapi dia hanya mampu mencapai posisi kedua di akhir musim.

Marc diketahui tampil sangat tangguh dengan motor terbaik di grid saat itu, yakni Desmosedici GP25. Dia berhasil mengamankan 14 kemenangan sprint race dan 11 kemenangan balapan utama untuk merengkuh gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya.

Sementara Alex juga luar biasa, untuk kali pertama dalam kariernya di MotoGP dia tampil sangat kompetitif. Dia berhasil meraih kemenangan pertamanya di MotoGP pada GP Jerez, sekaligus mematahkan rekor kemenangan beruntun sang kakak.

Kemudian, disusul dengan kemenangan di Catalunya dan Malaysia. Meskipun hanya posisi runner up, tapi cara Alex untuk mendapatkannya memperoleh pujian dari banyak pihak. Dengan kerendahan hati Alex mengakui bahwa kakaknya memiliki keistimewaan sehingga sulit untuk ditandingi.

Saat ini, Alex tidak tampil sebaik musim lalu, sementara Marc juga masih berjuang di top 5 dengan kondisi fisik yang masih dalam tahap pemulihan serta motor yang sudah mulai tertinggal dari rival.

Terpaut 40 poin dari puncak klasemen juga bukan hal yang mudah untuk dikejar, jika Marc belum bisa meraih poin sebanyak mungkin di setiap balapan, maka dia akan tetap tertinggal dari rival-rivalnya. Karena yang dibutuhkan bukan hanya menang, tapi juga konsisten.

Oleh karena itu, di balik keyakinannya pada kemampuan sang kakak, Alex Marquez tetap tidak mengesampingkan pembalap yang lain, seperti Ai Ogura dan Fabio Di Giannantonio.

Tapi jangan lupakan Ai (Ogura). Mungkin Diggia (Fabio Di Giannantonio) juga, dia hanya selangkah lagi, dan dia bisa meraihnya di balapan Grand Prix mendatang," katanya.

Di sisa balapan yang ada di musim 2026 ini, semua kemungkinan memang masih bisa terjadi. Menurut kalian, apakah yang diyakini oleh Alex Marquez ini benar-benar akan terjadi?

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda