suara hijau

Kolom

Kertas Bekas Cuma Jadi Sampah? Coba Trik Ini Supaya Miliki Nilai Jual

Kertas Bekas Cuma Jadi Sampah? Coba Trik Ini Supaya Miliki Nilai Jual
Ilustrasi AI kertas bekas yang menumpuk (Gemini AI)

Tumpukan kertas bekas di sudut ruangan sering kali diabaikan dan berakhir begitu saja di tempat pembuangan. Padahal, jika kita mau meluangkan sedikit waktu, ada berbagai trik kreatif yang bisa diterapkan untuk menyulap limbah ini menjadi barang yang jauh lebih berguna.

Melalui pengelolaan yang bijak, kita tidak hanya merapikan rumah, tetapi juga ikut berkontribusi nyata dalam gerakan Less Waste guna menekan volume sampah harian yang merusak ekosistem bumi. Selama ini, menumpuknya limbah kertas tanpa adanya upaya daur ulang telah memicu berbagai masalah lingkungan yang cukup serius.

Kita perlu menyadari bahwa produksi kertas baru membutuhkan bahan baku dari pohon, yang berarti semakin banyak kertas dibuang, semakin banyak pula pohon di hutan yang harus ditebang. Selain itu, proses manufaktur kertas baru juga menghabiskan energi serta air dalam jumlah yang sangat besar, sekaligus melepaskan emisi gas rumah kaca yang memperburuk fenomena global warming.

Langkah paling sederhana yang bisa kita lakukan mulai hari ini adalah dengan membiasakan diri menggunakan dua sisi kertas sebelum benar-benar membuangnya. Sisi kosong yang masih bersih pada kertas HVS bekas bisa kita manfaatkan untuk menulis catatan pendek, membuat daftar belanjaan, coretan sketsa, hingga latihan hitungan matematika.

Agar lebih rapi, siapkan satu wadah khusus di meja kerja Anda untuk mengumpulkan kertas-kertas yang masih bisa digunakan sisi keduanya ini. Trik praktis selanjutnya adalah mengubah lembaran kertas bekas tersebut menjadi buku catatan kecil yang fungsional.

Caranya sangat mudah dan hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit, yaitu dengan memotong kertas HVS bekas menjadi dua atau empat bagian sama besar. Setelah itu, satukan potongan-potongan tersebut dengan cara dijilid atau sekadar dijepit, dan buku catatan mini yang murah serta praktis pun langsung siap digunakan.

Bagi Anda yang menyukai aktivitas berkebun, kertas bekas ternyata juga bisa dialihfungsikan menjadi bahan campuran pembuatan pupuk kompos alami di rumah. Langkah pertamanya adalah menyobek kertas bekas secara memanjang dengan lebar sekitar 2 cm.

Tumpuk sobekan kertas tersebut selapis demi selapis dengan bahan yang mengandung nitrogen seperti sisa sayuran dapur atau rumput, lalu basahi dengan air hingga lembap. Aduk serta balik campuran ini seminggu sekali, dan dalam beberapa minggu, kompos siap pakai pun akan terbentuk.

Selain untuk berkebun, kita juga bisa membuat lembaran kertas daur ulang baru sendiri dengan tekstur yang unik. Prosesnya dimulai dengan menyobek kertas, merendamnya di dalam air panas selama 30 menit, lalu memblender semuanya hingga teksturnya halus menjadi bubur.

Setelah halus, tuangkan bubur tersebut ke atas kasa halus, tekan-tekan untuk meniriskan sisa airnya, lalu jemur di tempat yang teduh tanpa terkena paparan sinar matahari langsung. Sebagai gambaran, empat sampai lima lembar koran bekas bisa diolah kembali menjadi dua lembar kertas daur ulang kecil.

Berkreasi dengan Kerajinan Tangan untuk Menghasilkan Nilai Ekonomi

Kertas yang sering dianggap sepele oleh sebagian besar orang ternyata bisa disulap menjadi berbagai karya kreatif yang menarik, bernilai seni, sekaligus memiliki fungsionalitas tinggi. Salah satu triknya adalah dengan mengolah kertas menjadi paper pulp atau bubur kertas yang liat untuk dibentuk menjadi aneka wadah.

Anda cukup merobek kertas, merendamnya di air hangat selama 1-2 hari dengan tambahan satu sendok teh garam sebagai anti-busuk, lalu menyaringnya menggunakan kain hingga ampasnya terpisah.

Setelah diremas-remas dan diberi sedikit air, campurkan ampas kertas tersebut dengan pasta pengikat yang terbuat dari dua sendok makan tepung kanji yang dimasak dengan air. Remas kembali seluruh adonan hingga teksturnya liat dan mudah untuk dibentuk menjadi produk yang kita inginkan.

Dengan metode adonan bubur kertas ini, Anda bisa berkreasi membuat kotak pensil, bingkai foto, gantungan kunci, vas bunga, keranjang penyimpanan mini, hingga paper bowl untuk wadah buah. Selain menggunakan metode bubur kertas, Anda juga bisa membuat produk dekorasi rumah yang indah menggunakan teknik gulungan.

Caranya adalah dengan menggulung lembaran kertas menjadi bentuk silinder yang kecil, panjang, dan padat, lalu mengelem bagian ujung sisinya agar tidak terlepas. Gulungan-gulungan padat ini kemudian bisa disusun serta disatukan menggunakan lem untuk membuat bingkai foto, anyaman keranjang dengan motif unik, bunga mawar pelengkap bouquet, hingga hiasan dinding yang estetik.

Jika tidak ingin repot mengolahnya menjadi kerajinan tangan, kertas-kertas bekas ini juga bisa langsung dialihfungsikan untuk membantu berbagai keperluan rumah tangga sehari-hari. Koran atau kertas bekas sangat efektif digunakan sebagai pengganti plastik untuk membungkus sayuran agar tetap segar, atau dijadikan alas bagian dalam lemari dan laci.

Sifatnya yang fleksibel juga membuatnya sangat berguna untuk membungkus barang pecah belah saat pindahan, menjadi isian pelindung kotak pengiriman barang sebagai pengganti styrofoam, hingga dilipat menjadi kantong kertas siap pakai.
Namun, perlu diingat bahwa ada beberapa jenis kertas yang sama sekali tidak boleh didaur ulang sendiri di dalam rumah demi alasan keamanan dan kesehatan.

Jenis kertas tersebut antara lain adalah kertas mengilap (glossy) dan koran berwarna karena mengandung bahan kimia atau racun tertentu yang berbahaya jika dijadikan kompos. Kertas yang sudah kotor terkena noda makanan atau minuman juga tidak boleh digunakan karena tidak higienis, begitu pula dengan kertas yang memiliki lapisan plastik karena materialnya tidak akan bisa terurai.

Oleh karena itu, trik praktis dalam menangani sampah kertas di rumah harus selalu dimulai dengan memilahnya terlebih dahulu antara kertas biasa dan kertas mengilap. Kertas yang sudah dipilah dan disimpan di dalam wadah kering yang aman dari gangguan rayap atau kecoak bisa dikumpulkan secara konsisten.

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk mengolahnya sendiri menjadi kerajinan, tumpukan kertas bersih ini bisa langsung diserahkan ke depo daur ulang terdekat atau dijual kepada pemulung agar bisa mendatangkan keuntungan finansial secara instan.

Penerapan pengelolaan kertas bekas dengan cara yang benar terbukti memberikan dampak positif yang sangat masif bagi kelestarian lingkungan dan kenyamanan hidup kita. Kita bisa menghemat konsumsi energi, air, serta bahan baku pohon di hutan, sekaligus membantu menekan angka emisi gas rumah kaca demi mengurangi dampak buruk global warming.

Di sisi lain, tumpukan sampah di TPA akan berkurang secara signifikan, area tempat tinggal kita menjadi lebih bersih, dan produk kerajinan yang dihasilkan pun bisa dijual sebagai sumber pendapatan tambahan.

Dengan begitu, mari kita ubah kebiasaan membuang begitu saja kertas-kertas di sekitar kita dan mulai menerapkan trik-trik sederhana ini sekarang juga. Jangan biarkan lembaran berharga tersebut menumpuk tanpa arti dan mengotori lingkungan sekitar Anda.

Sadarilah bahwa selain mendapatkan keuntungan berupa barang-barang fungsional yang estetis dan menghasilkan uang, setiap langkah kecil yang kita lakukan ini adalah aksi nyata untuk menyelamatkan bumi tempat kita tinggal.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda