5 Tips Mendisiplinkan Anak Remaja, Peran Orang Tua Penting!

Hikmawan Firdaus | Rosi be faro
5 Tips Mendisiplinkan Anak Remaja, Peran Orang Tua Penting!
Ilustrasi mendisiplinkan Anak (freepik/our-team)

Saat anak memasuki masa remaja, ia akan mengalami berbagai macam perubahan, baik dari segi fisik, emosi maupun dari segi pemikiran atau mental. Di masa ini pulalah anak remaja juga akan mencari jadi diri masing-masing serta mereka juga akan menunjukkan eksistensinya. Sehingga mereka akan sangat antusias terhadap hal-hal baru yang ada di dalam kehidupan mereka. Sehingga pada masa tersebut orangtua harus bisa membimbing anak menuju sikap yang disiplin dan punya rasa tanggungjawab terhadap kehidupannya. 

Pada masa sekarang, dimana zaman serba canggih dan kehidupan sosial terutama media sosial yang sangat pesat akan mempengaruhi gaya hidupnya. Akses media sosial yang mudah dan tidak dibatasi juga berpengaruh terhadap jati diri mereka. Sehingga jangan sampai anak terjerumus ke hal-hal negatif akibat penerapan hidup yang tidak disiplin. Saatnya orang tua mulai mendidik dan menerapkan pola hidup yang disiplin agar anak menjadi mandiri dan bertanggungjawab. Berikut merangkum dari alodokter, lima tips menerapkan hidup disiplin kepada anak remaja.

1. Tetapkan batasan dan konsekuensi dengan jelas

Penerapan disiplin kepada anak remaja yang pertama yakni tetapkan batasan-batasan tentang hal-hal tidak boleh dilakukan serta alasan yang menyertainya misal bahaya tentang minuman keras, rokok, serta seks bebas.

Anda sebagai orang tua juga harus memberikan konsekuensi jika anak melanggar aturan misalkan pulang terlalu malam, maka konsekuensinya adalah membersihkan kamar mandi atau membantu orangtua bersih-bersih akhir pekan atau sebagainya.

2. Tegas dan konsisten

Aturan tentang kedisiplinan terhadap anak harus dilakukan secara tegas dan disiplin. Jika memang anak melanggar aturan maka konsekuensinya harus ditegakkan dengan tegas dan dilakukan secara berkelanjutan.

3. Bina hubungan baik dengan anak

Saat Anda sebagai orangtua memiliki hubungan baik dengan anak, maka Anda akan lebih mudah menerapkan kedisiplinan terhadap anak. Jalinlah kedekatan dengan si anak dengan melakukan kegiatan positif bersama misal masak bersama, berolahraga maupun menonton film bersama.

4. Hargai privasi anak

Anak remaja juga memiliki sebuah privasi yang harus dihargai. Orangtua harusnya memahami tentang hal itu agar anak merasa dihargai dan tidak terkekang dengan aturan yang bersifat protektif.

5. Beri contoh yang baik

Orangtua merupakan contoh terdekat dalam kehidupan si anak. Jika anak ingin memiliki sifat disiplin yang baik, maka mulailah dengan memberi contoh dan perilaku yang baik.

Itulah lima cara menerapkan sikap kedisiplinan terhadap anak remaja. Namun jika orangtua merasa ada hambatan dan kesulitan untuk menerapkan kedisiplinan terhadap anak, jangan segan-segan untuk berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan jalan keluarnya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak