facebook

4 Tips Melatih Anak Lebih Empati, Cegah si Kecil Tumbuh Jadi Egois!

Riva Khodijah
4 Tips Melatih Anak Lebih Empati, Cegah si Kecil Tumbuh Jadi Egois!
Ilustrasi anak bermain (Pixabay.com/kasma)

Empati merupakan kemampuan untuk bisa merasakan apa yang sedang dialami orang lain. Orang yang punya empati tinggi umumnya gak egois dan miliki kemampuan baik dalam bersosialisasi.

Untuk membentuk anak agar miliki empati, ada beberapa cara yang bisa ayah bunda lakukan. Untuk tahu kelanjutannya, simak pembahasan di bawah ini, ya!

1. Buat anak merasa dicintai

Gak sedikit orang dewasa yang menjadi dingin dan kurang empati akibat dulunya gak mendapat perhatian dan kasih sayang dari orangtua atau keluarganya. Itulah kenapa, hal ini menjadi syarat mutlak untuk membentuk rasa empati pada anak.

Buatlah anak merasa dicintai, yaitu dengan mengalokasikan waktu untuk bermain dengannya sehingga anak merasa diperhatikan. Limpahkan pula kasih sayang agar anak jadi bisa merasakan langsung bagaimana seharusnya ia bersikap penuh welas asih.

2. Budayakan terima kasih di rumah

Langkah selanjutnya dalam mendidik anak agar bisa lebih berempati, yaitu dengan membudayakan terima kasih di rumah. Jika anak telah terbiasa melihat orangtuanya berterima kasih ketika anak melakukan sesuatu, maka ia pun bisa mencontoh perilaku tersebut.

Di kemudian hari ketika anak sudah dewasa, ia akan tumbuh menjadi pribadi berakhlak baik. Selalu mengapresiasi hal-hal yang orang lakukan kepadanya, dan itu hasil didikan ayah bunda saat ia masih kecil.

3. Ajak anak untuk membantu orang lain

Di antara ciri orang yang berempati, adalah antusiasme untuk membantu orang lain. Dan perilaku baik ini kamu latih sedini mungkin, lho.

Sebagai contoh, ajak anak untuk ikut serta aksi kemanusiaan, misalnya dengan menyisihkan tabungannya untuk bersedekah. Atau bisa pula mendorong anak untuk menghibur temannya yang sedang menangis. Aksi-aksi tadi dapat melatih anak untuk lebih peka dan peduli terhadap sekitarnya.

4. Mengajarkannya untuk mengendalikan emosi

Nah, inilah alasan kenapa sebelum menikah dan memiliki keturunan ada baiknya kamu sudah melatih diri untuk punya kendali emosi yang baik. Nantinya bakal sangat penting agar kamu bisa jadi role model untuk menjadi orang yang sabar serta bisa mengendalikan amarah.

Orang yang mudah marah dan menyimpan dendam biasanya mudah sekali melakukan tindakan kejam. Maka dari itu, sedari kecil coba ajarkan anak untuk bisa mengontrol emosinya agar nanti ketika dewasa bisa terhindar dari perbuatan-perbuatan buruk akibat sulit mengendalikan perasaannya.

Coba langkah-langkah tadi agar anak tumbuh menjadi insan yang berempati tinggi, ya!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak