4 Langkah Jitu untuk Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD

Ayu Nabila | Diana Retnasari
4 Langkah Jitu untuk Membuat Portofolio yang Menarik agar Dilirik HRD
Ilustrasi portofolio (Freepik/freepik)

Portofolio memiliki peranan yang cukup penting sebagai syarat dan bahan pertimbangan untuk mengukur seberapa besar kemampuan seseorang dalam menekuni suatu bidang.

Syarat satu ini biasanya diperlukan untuk melamar pekerjaan yang berhubungan dalam menciptakan sebuah karya. Beberapa bidang pekerjaan yang memerlukan portofolio antara lain, design grafis, videografer, copywriter, content writer, hingga programmer.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat dan memilih jenis portofolio yang akan dilampirkan dalam sebuah persyaratan. Apakah saja hal tersebut? Berikut ini 4 hal penting yang membuat portofoliomu menjadi lebih menarik.

1. Keaslian dari sebuah karya

Setiap karya akan dinilai keasliannya. Jadi pastikan portofolio yang kalian gunakan merupakan hasil karya sendiri dan bukan jiplakan dari karya orang lain.

Orisinilitas dari sebuah karya akan menunjukkan integritas dari si pembuatnya. Secara tidak langsung, keaslian dari sebuah karya akan menggambarkan sifat dan perilaku dari sang kreator itu sendiri.

2. Selektif dalam memilih karya

Setiap kreator tidak mungkin hanya memiliki satu karya saja. Oleh sebab itu, kalian harus pandai mengelompokkan, menyeleksi, dan memilih setiap karya yang akan kalian jadikan sebagai portofolio.

Keputusan dalam memilih karya harus dipikirkan dengan bijak, karena hal ini akan berpengaruh secara langsung untuk menunjukkan seberapa besar skill kalian dalam suatu bidang.

BACA JUGA: 3 Dokumenter tentang Eksperimen yang Dilakukan pada Manusia, Berani Nonton?

3. Stay up to date!

Saat akan mendaftar sebuah pekerjaan yang memerlukan portofolio, sebaiknya kalian memilih hasil karya terbaru yang pernah dibuat.

Karya yang terkesan fresh dan relate dengan peristiwa yang terjadi saat ini akan lebih berpeluang menarik perhatian banyak orang karena dianggap relevan dengan apa yang terjadi sekarang.

4. Pastikan portofolio tidak terkesan bertele-tele

Setiap orang memiliki selera tersendiri dalam menilai karya seseorang. Namun bisa dipastikan, tidak ada orang yang suka dengan hasil karya yang bertele-tele dan tidak fokus dengan satu tema.

Karya yang terlalu bertele-tele secara tidak langsung menunjukkan bahwa sang kreator tidak bisa membuat konsep secara baik dan benar. Jadi, buatlah sebuah konsep simpel yang bisa menghasilkan karya yang fantastis!

Nah itulah 4 hal yang bisa membuat portofolio lebih menarik agar terlihat lebih kece, orisinil, dan terkesan fresh from the oven! Semoga bermanfaat.

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak