Di era digital seperti saat ini, mencari pekerjaan menjadi semakin mudah. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada juga potensi penipuan yang mengintai. Salah satunya adalah lowongan kerja palsu.
Lowongan kerja palsu adalah lowongan kerja yang mengatasnamakan perusahaan atau organisasi yang sebenarnya tidak ada. Lowongan kerja ini biasanya dibuat untuk menipu pencari kerja dengan berbagai modus, seperti meminta uang atau data pribadi.
Marak lowongan kerja palsu ini tentunya menjadi ancaman bagi pencari kerja. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri lowongan kerja palsu agar tidak terjerat.
BACA JUGA: Sudah Tahu? Berikut 4 Cara agar WhatsApp Tidak Bisa Ditelepon Tanpa Blokir
Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu
Merujuk ulasan dari Blog.skillacademy.com, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri lowongan kerja palsu yang wajib diwaspadai oleh setiap orang. Mari, diperhatikan uraiannya.
1. Gaji yang fantastis atau terlalu tinggi
Lowongan kerja palsu biasanya menawarkan gaji yang sangat tinggi, bahkan di luar batas kewajaran.
2. Persyaratan yang relatif mudah
Lowongan kerja palsu biasanya memiliki persyaratan yang sangat mudah, bahkan tidak masuk akal.
3. Alamat tempat kerja yang tidak jelas
Lowongan kerja palsu biasanya tidak mencantumkan alamat perusahaan/tempat kerja secara jelas, mudah diakses dan terbuka, atau bahkan alamat yang tidak ada.
4. Proses rekrutmen yang cepat
Lowongan kerja palsu biasanya memiliki proses rekrutmen yang sangat cepat, bahkan hanya dalam hitungan hari atau jam. Biasanya suatu lowongan kerja akan dibuka seluas-luasnya dan memiliki batasan waktu lebih lama.
Perekrutan yang dilakukan melalui media sosial. Lowongan kerja palsu biasanya dilakukan melalui media sosial, seperti WhatsApp, Telegram, atau Facebook. Saat ini kita kerap menjumpai seseorang yang tiba-tiba diwawancarai untuk bekerja di suatu tempat.
BACA JUGA: Kenapa Golput Sih? Apa Dampaknya Terhadap Demokrasi?
Tips Menyikapi Lowongan Kerja Palsu
Berikut ini adalah beberapa tips untuk menyikapi lowongan kerja palsu agar tidak terjerat yang penulis sarikan dari sumber tulisan di Jobstreet.co.id.
- Selalu waspada
Sebelum melamar pekerjaan, sebaiknya teliti terlebih dahulu lowongan kerja tersebut. Jangan tergiur dengan gaji yang tinggi atau persyaratan yang mudah.
- Cari informasi tentang perusahaan
Sebelum melamar pekerjaan, sebaiknya cari informasi tentang perusahaan yang menawarkan lowongan tersebut. Anda bisa mencari informasi tersebut di situs web perusahaan, media sosial, atau melalui orang yang mengenal perusahaan tersebut.
- Jangan memberikan data pribadi
Sebelum melamar pekerjaan, sebaiknya jangan memberikan data pribadi yang sensitif, seperti nomor rekening, kartu identitas, atau fotokopi KTP.
- Laporkan ke pihak yang berwenang
Jika Anda menemukan lowongan kerja palsu, sebaiknya laporkan ke pihak yang berwenang, seperti kementerian tenaga kerja, kepolisian atau Disnakertrans di tingkat kabupaten/kota.
Akhirnya, dengan mengetahui ciri-ciri lowongan kerja palsu dan tips menyikapinya, kita semua bisa terhindar dari penipuan lowongan kerja.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS