Lifestyle
Adu Kuat Infinix HOT 70 dan Samsung Galaxy A17 LTE, Mana yang Paling Worth It?
Dua nama smartphone entry-level mulai mencuri perhatian publik Indonesia pada awal Juni 2026 ini, yakni Infinix HOT 70 dan Samsung Galaxy A17 LTE. Keduanya hadir dengan pendekatan yang berbeda. Infinix mencoba memikat pasar anak muda lewat spesifikasi agresif dan desain berani, sementara Samsung tetap mengandalkan reputasi merek, kestabilan sistem, dan pengalaman penggunaan yang matang.
Persaingan keduanya menarik karena sama-sama bermain di rentang harga Rp2 hingga Rp3 jutaan, namun menawarkan karakter yang sangat berbeda. Infinix HOT 70 tampil seperti ponsel yang dibuat untuk pengguna aktif dan pecinta performa, sedangkan Galaxy A17 LTE terasa lebih aman untuk pengguna yang mencari kenyamanan jangka panjang.
Desain dan Tampilan: Infinix Lebih Berani, Samsung Lebih Elegan
Saat pertama kali melihat Infinix HOT 70, kesan yang muncul adalah ponsel yang sangat cocok untuk anak muda. Infinix membawa konsep “Dynamic Shine Design” dengan warna-warna mencolok dan tekstur bodi yang unik. Bahkan ada varian Thermo Orange yang dapat berubah warna sesuai temperatur perangkat. Bodinya juga cukup tipis di angka 7,49 mm sehingga terasa modern ketika digenggam.
Sebaliknya, Galaxy A17 LTE tampil lebih kalem dan minimalis khas Samsung. Tidak banyak ornamen mencolok, tetapi justru di situlah daya tariknya. Ponsel ini terasa lebih elegan dan aman digunakan untuk semua kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran.
Dari sisi layar, keduanya membawa filosofi berbeda. Infinix HOT 70 mengandalkan refresh rate 120Hz yang membuat scrolling media sosial dan animasi terasa sangat mulus. Namun resolusinya masih HD+. Samsung Galaxy A17 LTE justru menawarkan panel Super AMOLED Full HD+ 90Hz yang secara kualitas warna, ketajaman, dan kontras jauh lebih unggul.
Jika pengguna lebih suka menonton film, menikmati warna layar yang pekat, atau membaca dalam waktu lama, Galaxy A17 LTE terasa lebih nyaman. Tetapi bagi pengguna yang senang bermain game ringan dan scrolling cepat, HOT 70 menawarkan sensasi yang lebih responsif.
Performa: Infinix HOT 70 Lebih Agresif
Infinix HOT 70 menggunakan chipset MediaTek Helio G100 Ultimate yang cukup mengejutkan untuk kelas harganya. Chipset ini dipadukan dengan RAM hingga 8GB serta penyimpanan UFS 2.2 yang membuat performanya terasa gesit untuk multitasking maupun gaming kasual.
Game seperti Mobile Legends, Free Fire, hingga PUBG Mobile masih dapat dimainkan dengan nyaman pada pengaturan menengah. Infinix juga tampak serius menghadirkan pengalaman gaming murah meriah yang tetap menyenangkan.
Sementara Galaxy A17 LTE memang bukan ponsel yang dibuat untuk mengejar performa ekstrem. Samsung lebih fokus pada kestabilan sistem dan efisiensi penggunaan harian. Untuk aktivitas seperti WhatsApp, TikTok, YouTube, dan browsing, ponsel ini tetap sangat nyaman. Namun untuk gaming berat, performanya terasa lebih konservatif dibanding HOT 70.
Di sinilah terlihat jelas perbedaan arah kedua merek. Infinix mencoba memberi spesifikasi “besar” dengan harga murah, sedangkan Samsung menjual pengalaman penggunaan yang lebih stabil dan matang.
Kamera: Samsung Lebih Konsisten
Secara angka, keduanya sama-sama membawa kamera utama 50MP. Namun pengalaman fotografi Samsung masih terasa lebih rapi, terutama pada reproduksi warna dan kestabilan hasil foto.
Galaxy A17 LTE menghasilkan warna yang lebih natural dengan dynamic range yang lebih baik. Kamera depannya juga unggul dengan resolusi 13MP yang cocok untuk selfie dan video call.
Infinix HOT 70 sebenarnya cukup baik di kondisi cahaya terang. Foto terlihat tajam dan detail. Namun ketika masuk kondisi malam atau pencahayaan minim, hasilnya mulai terlihat kurang konsisten.
Meski demikian, untuk pengguna media sosial yang hanya membutuhkan kamera cepat dan praktis, HOT 70 tetap sangat memadai.
Baterai dan Pengisian Daya: HOT 70 Sang Monster
Kapasitas baterai yang mencapai 6000mAh menjadi salah satu kekuatan terbesar Infinix HOT 70. Kapasitas sebesar ini membuat ponsel mampu bertahan seharian penuh bahkan untuk penggunaan berat. Dukungan fast charging 45W juga membuat pengisian daya terasa sangat cepat di kelas entry-level.
Galaxy A17 LTE membawa baterai 5000mAh dengan fast charging 25W. Meski lebih kecil, daya tahan Samsung tetap cukup efisien karena optimalisasi One UI terkenal baik.
Namun secara keseluruhan, HOT 70 jelas unggul bagi pengguna yang aktif bermain game, menonton video panjang, atau sering bepergian.
Tanggal Peluncuran dan Harga Resmi Indonesia
Infinix HOT 70 resmi diperkenalkan pada 26 Mei 2026 dan mulai dipasarkan di Indonesia pada akhir Mei 2026. Harga resminya dibanderol mulai Rp2.199.000 untuk varian dasar 4GB/128GB. Varian lebih tinggi berada di kisaran Rp3 jutaan.
Sementara Samsung Galaxy A17 LTE hadir di Indonesia pada Mei 2026 dengan harga resmi mulai sekitar Rp3.499.000 untuk varian 8GB/128GB.
Mana yang Lebih Layak Dipilih?
Jika mencari smartphone murah dengan performa kencang, baterai besar, layar 120Hz, dan fitur melimpah, maka Infinix HOT 70 terasa sangat sulit dikalahkan di kelas harganya. Ponsel ini cocok untuk anak muda, gamer kasual, atau pengguna aktif media sosial.
Namun bila menginginkan layar yang lebih berkualitas, kamera lebih konsisten, sistem lebih stabil, dan pengalaman penggunaan yang nyaman dalam jangka panjang, Galaxy A17 LTE masih menjadi pilihan aman khas Samsung.
Akhir kata, semua kembali pada kebutuhan pengguna. Infinix HOT 70 unggul dalam keberanian spesifikasi, sedangkan Galaxy A17 LTE menang dalam kenyamanan dan kematangan pengalaman.