facebook

Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar dan Rapi, Lengkap dengan Contohnya

Hernawan
Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar dan Rapi, Lengkap dengan Contohnya
Ilustrasi mengetik, bekerja menggunakan laptop, menulis daftar pustaka [Shutterstock]

Cara menulis daftar pustaka yang benar dan rapi penting dipahami oleh setiap orang, khususnya siswa maupun mahasiswa. Daftar pustaka biasanya dicantumkan sebagai sumber karya ilmiah, laporan, atau makalah.

Daftar Pustaka adalah serangkaian daftar tulisan yang mencantumkan berbagai referensi atau sumber, baik buku, jurnal, koran, karya ilmiah, maupun internet. Format penulisan daftar pustaka dari sumber-sumber tersebut pun berbeda, tergantung pada jenisnya.

Fungsi daftar pustaka adalah sebagai sumber rujukan atau referensi seseorang. Oleh sebab itu, isi daftar pustaka biasanya mencakup beberapa unsur seperti nama penulis, judul tulisan, kota terbit, penerbit, dan tahun terbit.

Selain itu, penulisan daftar pustaka juga bermanfaat agar penulis terhindar dari segala bentuk plagiasi karya orang lain.

Nah, berikut ini cara menulis datar pustaka, dilengkapi dengan contohnya, agar kamu bisa terbantu.

Menulis Daftar Pustaka dari Sumber Buku

Untuk menulis daftar pustaka dari buku, ada unsur yang harus dipenuhi seperti nama penulis, tahun penerbitan, judul buku, tempat atau kota penerbitan, dan nama penerbit. Setiap unsur tersebut wajib menyertakan tanda titik (.) sebagai pembatas.

  • Nama Penulis
    Nama penulis ditulis lebih awal, kemudian diikuti oleh tanda koma (,), lalu nama tengah. Jika nama penulis terdiri dari dua orang atau lebih, maka yang ditulis terbalik hanya nama orang pertama saja. Sementara untuk penulis berikutnya ditulis secara lengkap. Sementara apabila lebih dari tiga orang, nama pertama ditulis terbalik, sementara lainnya tidak perlu dicantumkan dan diberi keterangan dkk.
  • Tahun Terbit
    Tahun terbit buku ditulis setelah nama penulis. Jangan lupa dicermati edisi cetakan karena bisa berbeda-beda.
  • Judul Buku
    Judul buku ditulis secara lengkap, menggunakan tulisan miring atau italic.
  • Tempat Buku Terbit dan Nama Penerbit
    Tempat buku terbit berikut nama penerbitnya ditulis di bagian akhir, diawali dengan tempat penerbit, kemudian nama penerbit yang dipisahkan oleh tanda titik dua (:).

Berikut ini adalah format penulisan daftar pustaka dari sumber buku:

(nama belakang), (nama depan). (tahun terbit). (judul buku). (kota): (nama penerbit).

Contoh:

  • Satu Penulis
    Ajidarma, Seno Gumira. 2003. Negeri Senja. Jakarta: Gramedia
  • Dua atau Tiga Penulis
    Musman, Asti, dan Ambar Arini. 2011. Batik Warisan Adiluhung Nusantara. Yogyakarta: Andi.
  • Empat Orang Atau Lebih
    Hidayat, Mahmud, dkk. 2004. Bahasa dan Sastra Indonesia. Semarang: Citra Aji.
  • Dua Buku atau Lebih dengan Penulis yang Sama
    Kuntowijoyo. 2013. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
    _________. 2003. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Menulis Daftar Pustaka dari Sumber Jurnal, Koran, dan Majalah

Untuk menulis daftar pustaka dari jurnal, koran, dan majalah, perlu diketahui unsur-unsur penting berikut ini.

  • Nama Penulis
    Pada bagian awal tulis nama penulis secara lengkap.
  • Judul Artikel
    Setelah itu tulis judul artikel tanpa dicetak miring, namun diberi tanda kutip (“) pada awal dan akhir judul.
  • Nama jurnal, koran dan majalah
    Kemudian tulis nama jurnal, koran maupun majalah dengan dicetak miring.

Berikut ini adalah format penulisan yang digunakan dalam jurnal, koran dan majalah:

(nama belakang), (nama depan). (tahun terbit). “(judul artikel)” dalam (nama koran, majalah, atau jurnal) ((hlm. xxx)).

Contoh:

Hayati, Chusnul. 2012. "Batik Pekalongan: Besar Karena Benturan” dalam Patrawidya, Vol.13, No.1. Hlm. 15-37.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Sumber Skripsi

Unsur yang dibutuhkan untuk membuat daftar pustaka dari sumber skripsi tidak jauh berbeda dengan buku. Perbedaannya hanya terletak di penambahan universitas tempat skripsi dibuat.

Unsur-unsur penulisan daftar pustaka skripsi ini juga berlaku untuk tesis maupun disertasi. Ini unsur penting dalam penulisannya daftar pustakanya:

  • Nama Penulis
  • Tahun Penerbitan
  • Judul Skripsi, Tesis, atau Disertasi yang mana judul dicetak miring atau italic.
  • Nama fakultas, jurusan, atau universitas dan tempatnya

Natsir, M. 2008. Studi Efektivitas Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter di Indonesia Melalui Jalur Suku Bunga, Jalur Nilai Tukar, dan Jalur Ekspektasi Inflasi Periode 1990:2-2007:1. Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Airlangga. Surabaya

Contoh:

Hernawan. 2020. Dinamika Industri Batik Pekalongan Tahun 1925-1945. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet

Cara menulis daftar pustaka dari sumber internet tidak jauh berbeda dengan buku. Perbedaannya hanya ada penambahan link, tanggal, serta jam saat mengakses sumber. Berikut ini susunan untuk menulis daftar pustaka dari internet:

  • Nama penulis artikel
  • Tahun artikel publish
  • Judul artikel menggunakan tanda petik
  • Link artikel
  • Tanggal dan jam saat akses sumber artikel

Contoh:

Frans Pradesta. 2021. "Perseteruan Bangsa Portugis dan Bangsa Spanyol di Kepulauan Maluku". https://yoursay.suara.com/kolom/2021/09/09/102740/perseteruan-bangsa-portugis-dan-bangsa-spanyol-di-kepulauan-maluku. Diakses Rabu 9 September 2021 pukul 15.03 WIB.

Nah, itulah beberapa cara menulis daftar pustaka. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak