Komunitas di Jogja Gelar Sharing Pengalaman Pencegahan Perdagangan Manusia

Hayuning Ratri Hapsari | Wahyu Astungkara
Komunitas di Jogja Gelar Sharing Pengalaman Pencegahan Perdagangan Manusia
Acara sharing pengalaman terkait implementasi program pencegahan Trafficking in Persons di Kulon Progo, Rabu (30/8/2023) (Dok. Pribadi/Yunia N. Andini)

Acara sharing pengalaman terkait implementasi program pencegahan Trafficking in Persons (TIP) digelar di Aula Balai Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (30/8/2023).

Acara yang dihadiri puluhan peserta ini merupakan kerja sama antara Mitra Wacana dan MISEREOR KZE German yang konsen terhadap isu perdagangan manusia.

Bertemakan kolaborasi pelindungan optimal, acara ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Disnakertrans, komunitas Pusat Pembelajaran Perempuan dan Anak (P3A), serta Media Desa.

Pada acara ini, delegasi dari P3A membagikan pengalaman berharga terkait upaya pencegahan TIP. Mereka menyoroti pentingnya pendidikan dan pelatihan bagi perempuan dan anak-anak dalam mengenali serta menghindari risiko bahaya TIP.

Dengan dukungan Media Desa, pesan-pesan pencegahan ini dihasilkan dalam format yang lebih mudah dicerna oleh masyarakat. Hal ini diakui oleh Lurah Demangrejo, Gunawan, yang menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini dapat memperkuat basis pengetahuan di tingkat masyarakat.

Stakeholder dari Pemerintah Kabupaten turut berkontribusi dalam acara ini. Disnakertrans membahas pentingnya pengawasan terhadap sektor-sektor yang rentan terhadap praktik TIP, seperti sektor informal dan industri padat karya.

Sementara Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak menekankan perlunya jaringan pelindungan yang kuat untuk para korban. Diskusi yang dipandu oleh Alfi Ramadhani ini juga menyoroti tentang pengembangan kebijakan yang lebih inklusif dan efektif.

Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara sektor publik dan masyarakat sipil dalam upaya pencegahan TIP. Komunitas P3A, misalnya, merasa didukung oleh pemerintah lokal dalam menggerakkan program-program pencegahan.

Sebaliknya, pemerintah merasa terinspirasi oleh dedikasi komunitas tersebut, yang telah berhasil mengarahkan perhatian masyarakat pada isu yang sering terabaikan.

Acara ini juga menjadi peluang bagi peserta untuk bertukar ide dan berbagi praktik terbaik. Diskusi yang berfokus pada pengalaman implementasi program TIP menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi oleh masing-masing pihak.

Kolaborasi yang terbangun dari acara ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan TIP.

Dengan demikian, acara sharing pengalaman ini berhasil memberikan wawasan yang berharga bagi peserta mengenai langkah-langkah konkret dalam mengatasi TIP.

Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan telah membuktikan potensinya dalam menciptakan perlindungan optimal bagi perempuan dan anak-anak.

Melalui pengalaman-pengalaman yang dibagikan dan diskusi yang membangun, langkah bersama untuk mewujudkan masyarakat yang lebih aman dari ancaman TIP dapat semakin kuat dan terarah.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak