News
STMM MMTC Yogyakarta Cetak Rekor MURI 1.541 Animasi Karya Mahasiswa
Yogyakarta — Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta mencatatkan rekor dunia Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) setelah mendokumentasikan 1.541 karakter animasi dan game karya 406 mahasiswa dari satu perguruan tinggi. Pencapaian tersebut dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium STMM MMTC Yogyakarta, Rabu (9/9/2026).
Rekor tersebut tercatat melalui Piagam Penghargaan MURI Nomor 12.913/R.MURI/IX/2026 dengan kategori “Karakter Animasi dan Game Terbanyak Karya Mahasiswa dari Satu Perguruan Tinggi”. Piagam diserahkan Senior Representative MURI Ari Andriani kepada Ketua STMM Yogyakarta Dr. R.M. Agung Hari Murti, M.Kom. dalam rangkaian penganugerahan rekor.
Ari mengatakan, pencatatan rekor tersebut melalui proses verifikasi faktual dan validasi berkas. MURI menerima pengajuan STMM pada Juni 2026 dengan usulan awal sebanyak 1.441 gambar karakter karya 404 mahasiswa. Setelah pemeriksaan, jumlah karya yang terverifikasi bertambah menjadi 1.541 karakter karya 406 mahasiswa.
“MURI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kreativitas, dedikasi, dan kolaborasi luar biasa ini,” kata Ari Andriani saat membacakan keputusan verifikasi faktual dalam prosesi penganugerahan MURI di STMM MMTC Yogyakarta, Rabu (9/9/2026).
Karya yang dicatat tersebut berasal dari mahasiswa STMM yang menempuh mata kuliah Desain Karakter pada bidang Animasi dan Teknologi Permainan. Kumpulan karya itu kemudian dihimpun dalam buku monograf Desain Karakter Animasi dan Game 1000 IP yang disusun dan ditata oleh dosen animasi STMM, Atmaja Septa Miyosa. Proses penyusunan buku berlangsung sejak awal Juni hingga awal September 2026.
Ketua STMM Yogyakarta Dr. R.M. Agung Hari Murti mengatakan penganugerahan tersebut tidak berhenti pada pencapaian rekor. Dokumentasi ribuan karya mahasiswa diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri kreatif digital sekaligus membangun rekognisi intellectual property bagi kampus.
“Penganugerahan ini menjadi simbol kreativitas, kolaborasi, dan inovasi mahasiswa STMM dalam mengembangkan ekosistem industri kreatif digital Indonesia,” kata Agung dalam pembacaan laporan Ketua STMM pada Sidang Senat Terbuka Wisuda STMM, Rabu (9/9/2026).
Upaya tersebut berkaitan dengan target STMM untuk membangun rekognisi sebagai Kampus 1000 IP (intellectual property). Melalui proyek tersebut, karya yang sebelumnya lahir dari proses pembelajaran mahasiswa dikumpulkan, didokumentasikan, dan dipublikasikan dalam satu portofolio berskala besar.
Dalam proses pencatatan rekor, aspek kepemilikan karya juga tetap dipertahankan. MURI menyatakan hak cipta atas 1.541 karakter yang diverifikasi melekat sepenuhnya pada masing-masing desainer mahasiswa. Ketentuan tersebut menempatkan pencatatan MURI sebagai bentuk rekognisi terhadap karya tanpa mengalihkan kepemilikan hak cipta mahasiswa.
Rekor tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis STMM ke-41. Kampus sebelumnya menargetkan 1.441 karya untuk didokumentasikan. Hasil verifikasi MURI kemudian menghasilkan jumlah akhir yang lebih tinggi, yakni 1.541 karakter animasi dan game.
Penguatan karya intelektual itu berjalan beriringan dengan posisi STMM dalam pengembangan ekosistem digital di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam laporan yang disampaikan pada acara tersebut, STMM disebut dipercaya Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai Hub Garuda Sparks, inkubator bisnis startup digital bagi perguruan tinggi di DIY yang berpusat di Gedung Transformasi Digital STMM.
Posisi tersebut membuat pencatatan 1.541 karakter memiliki konteks yang lebih luas. Karya mahasiswa tidak hanya berhenti sebagai produk pembelajaran, tetapi mulai ditempatkan dalam rangkaian dokumentasi intellectual property, pengembangan talenta digital, dan ekosistem kewirausahaan kreatif.
Penganugerahan MURI berlangsung setelah prosesi wisuda yang meluluskan 188 mahasiswa dari tiga jurusan dan enam program studi. Dalam susunan acara resmi, prosesi penganugerahan MURI berlangsung pada pukul 10.40 hingga 10.55 WIB, setelah seluruh rangkaian prosesi wisuda dan penyerahan simbolis kartu alumni.
Dengan pencatatan tersebut, STMM MMTC Yogyakarta menempatkan ribuan karakter animasi dan game karya mahasiswa dalam satu dokumentasi yang telah mendapatkan rekognisi MURI. Bagi ekosistem kreatif Yogyakarta, capaian itu menjadi salah satu penanda meningkatnya perhatian terhadap karya digital mahasiswa sebagai aset intellectual property yang dapat dirawat, didokumentasikan, dan dikembangkan lebih lanjut.