News
Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja
Sebagian orang biasanya akan salah menduga soal makna lagu Sweet Child O' Mine dari Guns N' Roses (GNR). Ini adalah lagu kedua GNR yang saya review untuk berbagi pengetahuan kepada para fans GNR Indonesia, dalam momen kedatangan grup band tersebut ke Jakarta pada 21 November nanti.
Lirik lagu Sweet Child O' Mine memang ditulis oleh Axl Rose, tetapi sebenarnya bukan berkisah tentang anaknya, melainkan terinspirasi oleh kekasihnya saat itu, yaitu Erin Everly. Lirik lagu tersebut merupakan ekspresi cinta Axl kepada kekasihnya. Ini menarik, karena sebagian orang mungkin mengira lagu tersebut berkisah tentang seorang ayah yang mengungkapkan rasa sayangnya kepada anak perempuan. Padahal, ada kisah cinta personal di balik lagu yang sangat populer pada akhir 1980-an dan awal 1990-an ini.
Saya ingat dulu beberapa teman mengira bahwa lagu itu bercerita tentang anak Axl. Akan tetapi, setelah kuliah di Jogja, saya baru memahami bahwa kata child dalam lagu tersebut berkaitan dengan Erin Everly. Saya mengetahuinya secara tidak sengaja ketika sedang browsing di sebuah warung internet. Maklum, saat itu akses informasi musik belum semudah sekarang. Kami lebih banyak mengenal lagu dari kaset, radio, majalah remaja, atau cerita teman yang lebih dahulu mengetahui informasi tentang grup band tertentu.
Saya masih ingat salah satu bagian lirik awalnya:
She got a smile that it seems to me
Reminds me of childhood memories
Where everything was as fresh as the bright blue sky
Now and then when I see her face
She takes me away to that special place
And if I stared too long, I'd probably break down and cry
Bagi saya, lirik tersebut memang puitis. Axl tidak sekadar bercerita tentang kecantikan seorang perempuan, tetapi juga tentang kenangan masa kecil dan perasaan yang muncul ketika melihat wajah orang yang dicintainya. Mungkin inilah yang membuat lagu tersebut terasa begitu indah. Ada kelembutan dalam liriknya, meskipun kita mengenal GNR sebagai grup band yang musiknya identik dengan rock keras, bahkan beberapa lagunya cenderung ke heavy metal.
Percaya atau tidak, riff gitar lagu tersebut yang ikonik berawal dari permainan iseng Slash saat memainkan gitar di rumahnya. Riff yang awalnya seperti permainan gitar biasa itu kemudian berkembang menjadi salah satu intro paling mudah dikenali dalam sejarah musik rock. Keisengan Slash dan ungkapan cinta Axl kepada kekasihnya menghasilkan sebuah lagu yang indah dan menjadi salah satu single GNR paling sukses dari album debut mereka, Appetite for Destruction.
Saya selalu terkenang riff ikonik tersebut. Dulu, di kampung saya di Solok, Sumatera Barat, kami biasanya meminta seorang teman yang jago gitar untuk mengajarkan riff itu. Kebetulan, rambutnya juga keriting. Jarinya begitu piawai memainkan riff gitar tersebut. Ia memang berasal dari keluarga yang jago gitar, mulai dari ibunya, kakak laki-lakinya, hingga adik perempuannya. Jadi, tidak mengherankan kalau ia begitu mahir memainkan gitar.
Ada kebanggaan tersendiri bagi kami saat itu ketika berhasil memainkan riff Sweet Child O' Mine. Tidak semua orang bisa memainkannya dengan lancar. Apalagi, bagian intro lagu tersebut memang sangat khas. Begitu mendengar beberapa petikan awalnya, orang biasanya langsung tahu lagu apa yang sedang dimainkan. Saya kira, itulah salah satu keistimewaan riff Slash yang sampai sekarang masih begitu lekat dalam ingatan para penggemar GNR.
Kami biasanya menyanyikannya bersama-sama di atas atap rumah seorang teman. Letaknya tinggi sekali, sehingga kami merasa seperti sedang berada di panggung konser. Kenangan seperti itu mungkin terlihat sederhana, tetapi menjadi salah satu bagian yang menyenangkan dan berkesan dari masa remaja saya. Kami bisa menikmati musik yang sama, menyanyikan lagu yang sama, dan merasakan kegembiraan yang sama, meskipun hanya di atas atap rumah seorang teman di kampung.
Keesokan harinya, dengan mata yang masih mengantuk, kami bisa saja berdiskusi tentang biografi para personel GNR atau gaya hidup mereka. Bahan diskusinya berasal dari sobekan halaman majalah remaja atau rumor yang beredar.
Sheryl Crow sepertinya pernah juga memainkan lagu ini dalam versi cover dengan aransemen yang berbeda. Namun, tetap saja versi original GNR dengan formasi awal adalah yang paling indah dan lekat dalam ingatan. Ada Axl Rose dengan vokalnya yang khas, Slash dengan riff gitar ikoniknya, dan Duff McKagan dengan permainan bass-nya yang khas. Bagi saya, Duff memainkan bass seperti orang memainkan gitar, sehingga menghasilkan karakter bunyi yang berbeda. Izzy Stradlin dengan permainan gitar ritmenya dan Steven Adler dengan gebukan drumnya juga memiliki karakter permainan sendiri. Ketika semuanya digabungkan, lahirlah musik yang begitu kuat.
Moral of the story-nya, terkadang sebuah keindahan berawal dari ketidaksengajaan, seperti Sweet Child O' Mine, yang membuat masa remaja saya menjadi begitu mengesankan.
Riff ikonik Slash, lirik lagu Axl yang puitis, permainan bas Duff yang anti-mainstream, permainan gitar ritem Izzy, dan gebukan drum Steven Adler, perpaduan semuanya membuat lagu tersebut menjadi legenda.