alexametrics

Dalam Hening Malam

Dream
Dalam Hening Malam
Ilustrasi malam. (Pexels)

Dalam diam tangan  yang bersedekap

Tersimpan permohonan penuh harap

Tanpa ada tangis yang meratap

Hening bersama malam senyap

Merenung diri mengingat salah

Terbayang segala bentuk polah

Tak pasti yang mana pemicu kesal

Atau bahkan yang menjadi sesal

Berpendar dian sebagai kawan

Memandu netra di kegelapan

Mencoba langkah tegar perkasa

Dalam raga yang meraba-raba

Misteri besar di suatu sudut

Melalui lintasan jalan berkabut

Dengan segala carut marut

Sesekali memaksa untuk berlutut

Tertatih dalam langkah perlahan

Menyeret kaki yang menanggung beban

Kadang terdengar lirih rintihan

Dari bibir yang meringis kesakitan

Langkah tak selalu mudah

Beberapa hal membuat lemah

Perjuangan sungguh membuat lelah

Tapi itu bukan alasan untuk menyerah

Hingar bingar dari segala penjuru

Hitam barisan awan di langit biru

Mengundang debar takut juga haru

Ragu oleh warta-warta yang keliru

Melukis mimpi di permukaan sungai

Terombang riak tercerai berai

Tersapu angin yang menghempas

Lenyap hilang tak berbekas

Kembali berdiri di tepian ilusi

Mengambang dalam lautan delusi

Menghitung khayalan yang mulai basi

Mengeraskan hati mengusir emosi

Menegakkan kepala ke atas sana

Menengadah melantunkan doa-doa

Bersungguh-sungguh dalam tiap kata

Terpatri niat  berjuang dengan semua upaya

Tak ada doa yang tak dijawab olehnya

Tak ada upaya yang berakhir sia-sia

Yang dibutuhkan adalah kesungguhan

Yang diawali oleh keimanan

**

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak