Daun-daun gugur memenuhi ingatanku,
Yang dikecup layu oleh senyumanmu
Adakah manis merambat akar ingat,
Terpupuk tawa di dasar hampa
Oh, kekasihku
Kemanakah engkau pergi menjauh?
Sedang awan bergumul dan bertanya,
Sedang apa engkau disana
Aku tak tahu
Sungguh malang dan nelangsa nasibku
Sementara kau menuai bahagia,
Aku masih menanak air mata