facebook

Mengulas Hataraku Saibou, Anime Edukasi yang Hype pada Masanya

Iin Atiqotul Mirah
Mengulas Hataraku Saibou, Anime Edukasi yang Hype pada Masanya
Poster Hataraku Saibou.[Pinterest]

Pada ulasan kali ini saya akan membahas salah satu anime paling hype pada masanya, bahkan sudah ditayangkan di TV swasta nasional, yang bukan wibu pun pasti sudah tidak asing dengan anime ini. Hataraku Saibou atau lebih akrab dikenal dengan judul Cells at Work, merupakan anime garapan studio David Production.

Sama seperti anime pada umumnya, awalnya Hataraku Saibou merupakan seri manga Jepang yang terbit pada tahun 2015 dan ditulis oleh Akane Shimizu. Kemudian pada bulan Juli 2018 merilis episode pertama dengan total 14 episode. Tak hanya sampai sini, David production juga merilis seasons ke-2 dengan total 8 episode dan spin-off: Hataraku Saibou Black dengan 13 episode pada tahun 2021.

Season 1

Season 1 menceritakan kisah sistem imun di dalam tubuh manusia. Diceritakan bagaimana sel darah putih melawan benda asing yang masuk kedalam tubuh, di serial ini, sel darah putih digambarkan sebagai cowok tampan dengan baju putih yang bertugas melawan benda asing yang masuk kedalam tubuh.

Ada juga sel darah merah yang bertugas menjadi transportasi dan digambarkan sebagai perempuan pertopi merah. Sel darah merah ini sering tersesat ketika melakukan transport dari satu tempat ke tempat lain. Kemudian ada trombosit juga yang berfungsi sebagai sel pembeku darah untuk menutup luka, digambarkan dengan lucu dan imut sampai menjadi ikon Hataraku Saibou saking imutnya.

Di seasons 1 ini para penonton diajak untuk ikut melawan benda asing yang masuk kedalam tubuh seperti bakteri dan virus bersama sel-sel imunitas tubuh. Bakteri pneumoccoccus, steptococcus pyogenes, pseudomonas, ptaphylococcus, infuenza, bruise, alergi dan lain sebagainya yang di akhiri dengan pertarungan melawan sel kanker.

Season 2

Seasons 2 merupakan lanjutan dari season 1 sehingga plot ceritanya juga masih sama, namun dengan jenis bakteri dan virus yang berbeda. Bahkan ending ceritanya juga hampir sama dengan season 1 yaitu pertarungan melawan sel kanker (part II). Kalau season 1 dan 2 ini mengisahkan perjalanan sel imunitas pada tubuh yang sehat, lain cerita dengan Spin-off: Hataraku Saibou Black yang mengisahkan kerja keras, pertarungan sel imunitas untuk melawan benda asing pada tubuh yang tidak sehat. Seperti orang yang mengonsumsi alkohol, merokok dan stres. Pada spin-off ini penggambaran karakter sel darah putih dan sel darah merah juga berbeda, mereka terlihat lebih letih dan berantakan.

Dari beberapa anime education yang saya tonton, Hataraku Saibou merupakan yang paling mengedukasi. Maksud saya penjelasan yang disajikan sangat mudah dimengerti oleh semua kalangan. Dari anime ini, para penonton bisa belajar dengan cara yang lebih asyik, memahami bagaimana sel imun bekerja tanpa henti di dalam tubuh, tugas-tugas setiap sel  yang harus dilakukan, kemudian apa yang akan terjadi jika kulit terluka dan bakteri-bakteri akan masuk. Yang membuat saya excited dan tidak bosen ketika menonton Hataraku Saibou ini karena selalu ada penjelasan-penjelasan detail mengenai nama dan jenis bakteri atau virus yang ditampilkan, penyakit yang ditimbulkan, bagaimana respons tubuh dan cara sel darah mengatasinya sehingga sangat mudah dipahami oleh semua insan.

Anime ini juga memberikan pengetahuan mengenai nama-nama sel imun yang ada di dalam tubuh beserta tugas-tugasnya. Jadiii yah menurut saya anime Hataraku Saibou sangat rekomended bukan cuma untuk insan-insan wibu, tapi juga untuk semua insan yang ingin memperluas pengetahuan dibidang sains.

Bisa ditonton di aplikasi seperti bilibili, iQIYI, VIU, We TV, Netflix, AnimLovers, Crunchyroll, Anime TV, AnimeLab, FastAnime, AnYme, Animeindo, Funanime dan lain-lain.  Selamat menonton.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak