Ulasan Film Secret Invasion, Upaya Nick Fury Cegah Invasi Skrull di Bumi

Ayu Nabila | Rosalina Omega
Ulasan Film Secret Invasion, Upaya Nick Fury Cegah Invasi Skrull di Bumi
Secret Invasion (IMDb)

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana kelanjutan kisah Marvel Cinematic Universe (MCU) setelah Endgame? Secret Invasion adalah miniseri terbaru yang mencoba menjawab pertanyaan tersebut dengan menghadirkan misteri dan ketegangan yang menarik.

Disutradarai oleh Ali Selim dan ditulis oleh Kyle Bradstreet, miniseri ini terdiri dari 6 episode yang berdurasi antara 40 hingga 60 menit, dan telah tayang di Disney+. 

Kevin Feige, bos Marvel Studios, masih duduk sebagai eksekutif produser bersama Samuel L. Jackson, yang juga memerankan Nick Fury dalam seri ini. Secret Invasion merupakan seri pertama yang membuka fase kelima MCU.

Sinopsis Secret Invasion

Kisah dimulai ketika Nick Fury (Samuel L. Jackson) kembali ke bumi karena ancaman dari ras Skrull yang diyakini akan menginvasi umat manusia dengan cara anarkis.

Bersama dua partner setianya, agen Maria Hill (Cobbie Smoulders) dan Talos (Ben Mendelsohn), Fury berusaha mengungkap dalang di balik semua ini, yaitu Gravik (Kingsley Bin-Adir). 

Gravik adalah agen Skrull yang dibina oleh Fury dan Talos, namun kini berbalik melawan mereka. Putri Talos, G’iah (Emilia Clarke), juga ternyata berpihak pada Gravik. 

Di tengah bayang-bayang konflik dan intrik yang serba tidak jelas, Fury yang sudah uzur harus menggunakan seluruh kecerdasan otaknya tanpa bantuan Avengers.

Ulasan Secret Invasion

Dengan premis yang memikat, Secret Invasion memulai kisahnya dengan penuh misteri dan ketegangan ala cerita spionase.

Penonton diajak untuk terus menebak-nebak mana pihak kawan dan lawan. Bahkan, tidak jarang kita meragukan kesetiaan Fury dan Talos karena segala sesuatunya masih serba misterius. 

Misteri ini perlahan-lahan terkuak seiring berjalannya cerita, tetapi terkadang alur cerita menjadi terlalu jelas dan mudah ditebak setelah melewati episode ketiga.

Konflik yang dibangun pun terasa tipikal dengan tema "bad leadership" yang menjadi penyebab utama masalah. 

Nick Fury yang seolah direndahkan di sepanjang seri akhirnya mengalami titik balik, meskipun eksekusi akhirnya kurang menggigit.

Bagi penggemar MCU, ada banyak hal baru dan menarik dalam miniseri ini. Selain premis di atas, kita bisa lebih mengenal Fury dan Talos serta apa yang mereka lakukan setelah peristiwa Captain Marvel (2019).

Rupanya, banyak hal terjadi setelahnya yang menjadi latar belakang Secret Invasion. Fury dan Talos ternyata tidak pernah berhenti bekerja dan terus melindungi umat manusia pasca Endgame. 

Ada beberapa petunjuk tentang apa yang akan terjadi selanjutnya di semesta MCU, termasuk kehidupan pribadi Nick Fury yang ternyata cukup menarik.

Secara keseluruhan, Secret Invasion memiliki potensi dengan premis segar untuk MCU serta menampilkan sisi lain dari Nick Fury.

Namun, pengembangan dan eksekusi yang kurang kuat membuat miniseri ini terasa hanya sebagai jembatan untuk kisah berikutnya.

Walaupun tidak bisa dibilang bagus, miniseri ini setidaknya merupakan cara efektif bagi semesta sinematik MCU untuk membangun kontinuitasnya. 

Meski begitu, tidak semua film atau seri MCU bisa mencapai level masterpiece, dan beberapa, seperti Secret Invasion atau Quantumania, mungkin hanya menjadi pengisi.

Semoga kelak MCU bisa menghadirkan cerita yang lebih kuat dan menghindari jebakan konsep multiverse yang terlalu luas.

BACA  BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak