Ulasan

Rumitnya Hubungan Tanpa Status di Novel Denial

Rumitnya Hubungan Tanpa Status di Novel Denial
Novel Denial (Dok.Pribadi/Oktavia)

Romansa remaja selalu memiliki daya tarik tersendiri karena mampu menghadirkan kisah yang dekat dengan pengalaman banyak orang. Salah satu tema yang paling sering ditemui adalah hubungan antara dua sahabat yang perlahan berubah menjadi cinta.

Meskipun terdengar sederhana, tema ini tetap diminati karena menghadirkan konflik emosional yang akrab dan realistis. Hal inilah yang menjadi kekuatan utama novel Denial karya Sabrinaanrr.

Diterbitkan oleh Loveable pada tahun 2024 dengan ketebalan 320 halaman, Denial merupakan novel romansa remaja yang mengangkat dinamika hubungan tanpa status atau HTS antara Nadhira Rushea dan Shaka Permadi.

Sinopsis Novel

Cerita berpusat pada Nadhira Rushea, seorang gadis yang memiliki kesulitan besar dalam menghadapi perpisahan. Baginya, kehilangan seseorang yang berarti bukanlah hal yang mudah diterima. Perasaan tersebut semakin kuat ketika menyangkut Shaka Permadi, sahabat yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Meski hubungan mereka hanya berstatus teman, kedekatan yang terjalin membuat Nadhira merasa nyaman dan aman. Shaka bukan sekadar sahabat biasa. Ia adalah tempat berbagi cerita, teman melewati berbagai fase kehidupan, sekaligus sosok yang tanpa disadari telah menempati ruang khusus di hati Nadhira.

Ketakutan terbesar Nadhira adalah kenyataan bahwa tidak ada hubungan yang benar-benar abadi. Ia sadar bahwa suatu saat kehidupan bisa membawa mereka ke jalan yang berbeda. Karena itulah, Nadhira memilih cara unik untuk mempertahankan kenangan. Ia menuliskan kisah kebersamaannya dengan Shaka agar setiap momen yang pernah mereka lalui tetap hidup dan tidak hilang ditelan waktu.

Namun, seperti kehidupan pada umumnya, segala sesuatu tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Sebuah masalah muncul dan perlahan menciptakan jarak di antara mereka. Hubungan yang selama ini terasa kuat mulai diuji oleh kesalahpahaman, perubahan situasi, dan perasaan yang selama ini disembunyikan.

Tema utama yang diangkat novel ini adalah denial atau penyangkalan. Penyangkalan yang dimaksud bukan hanya terhadap perasaan cinta, tetapi juga terhadap kenyataan bahwa setiap hubungan memiliki kemungkinan untuk berakhir. Nadhira berusaha meyakinkan dirinya bahwa hubungan mereka akan tetap sama, sementara di dalam hati ia menyadari bahwa perasaannya terhadap Shaka jauh lebih dalam daripada sekadar persahabatan.

Di sisi lain, Shaka juga menghadapi pergulatan emosionalnya sendiri. Hubungan mereka menjadi rumit karena keduanya terjebak dalam zona abu-abu yang sering dialami banyak remaja: hubungan yang terasa lebih dari teman, tetapi tidak pernah benar-benar diakui sebagai hubungan romantis.

Situasi ini membuat keduanya harus menghadapi pertanyaan yang sulit: apakah lebih baik mempertahankan persahabatan yang ada atau mengambil risiko mengungkapkan perasaan yang sebenarnya?

Kelebihan dan Kekurangan

Salah satu alasan mengapa Denial mudah diterima pembaca muda adalah karena konfliknya terasa dekat dengan realitas. Banyak orang pernah mengalami hubungan yang sulit didefinisikan, di mana dua individu saling peduli tetapi takut mengubah status hubungan mereka. Ketakutan kehilangan sering kali membuat seseorang memilih diam dibandingkan mengungkapkan perasaan yang sesungguhnya.

Gaya penulisan Sabrinaanrr juga menjadi salah satu daya tarik novel ini. Bahasa yang digunakan ringan dan emosional sehingga mudah dipahami oleh pembaca remaja. Narasi yang mengalir membuat pembaca dapat mengikuti perjalanan perasaan Nadhira dengan nyaman. Fokus cerita lebih banyak diarahkan pada perkembangan emosi tokoh daripada konflik yang terlalu rumit, sehingga pembaca dapat merasakan kedekatan dengan karakter utama.

Meski demikian, beberapa pembaca mungkin menganggap alur friends-to-lovers yang digunakan dalam novel ini cukup familiar. Pola hubungan sahabat yang kemudian berkembang menjadi cinta memang merupakan tema yang sering ditemukan dalam novel romansa remaja. Karena itu, sebagian konflik dan perkembangan cerita terasa cukup mudah diprediksi oleh pembaca yang sudah sering menikmati genre serupa.

Namun, kekuatan Denial bukan terletak pada kejutan alur cerita, melainkan pada kemampuannya menggambarkan emosi manusia secara jujur. Novel ini berbicara tentang rasa takut kehilangan, keberanian menerima kenyataan, dan proses memahami bahwa tidak semua hal bisa dipertahankan selamanya.

Melalui kisah Nadhira dan Shaka, Sabrinaanrr menghadirkan cerita tentang cinta yang tumbuh dalam diam, persahabatan yang diuji oleh perasaan, serta perjuangan menerima bahwa setiap pertemuan selalu memiliki kemungkinan untuk berakhir.

Bagi penggemar kisah friends-to-lovers dan drama hubungan tanpa status, novel ini menawarkan pengalaman membaca yang menyentuh dan penuh refleksi.

Identitas Buku

  • Judul: Denial
  • Penulis: Sabrinaanrr (@phiiphany)
  • Penerbit: Loveable
  • Penyunting: Alifianisa Andary
  • Tahun Terbit: Maret 2024
  • Tebal: 320 Halaman
  • Kategori: Fiksi, Novel, Remaja

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda