Ulasan

Spider-Man: Brand New Day, Petualangan Baru Peter Parker Setelah No Way Home

Spider-Man: Brand New Day, Petualangan Baru Peter Parker Setelah No Way Home
Spider-Man: Brand New Day (IMDb)

Spider-Man: Brand New Day menjadi kelanjutan terbaru perjalanan Peter Parker dalam semesta Marvel Cinematic Universe (MCU). Film pahlawan super yang mengambil inspirasi dari karakter ciptaan Marvel Comics ini digarap melalui kolaborasi Columbia Pictures, Marvel Studios, dan Pascal Pictures, dengan Sony Pictures Releasing sebagai pihak yang menangani distribusinya. Kehadirannya menempati posisi penting sebagai film ke-38 dalam rangkaian MCU sekaligus menjadi instalasi keempat kisah Spider-Man yang diperankan Tom Holland setelah Spider-Man: No Way Home (2021).

Di kursi sutradara, film ini dipercayakan kepada Destin Daniel Cretton. Sementara itu, naskahnya dikerjakan oleh Chris McKenna dan Erik Sommers. Tom Holland kembali menjadi Peter Parker alias Spider-Man, didukung Zendaya, Sadie Sink, Jacob Batalon, Jon Bernthal, Tramell Tillman, Michael Mando, dan Mark Ruffalo.

Peter Parker Menjalani Hidup dalam Kesendirian

Spider-Man: Brand New Day (IMDb)
Spider-Man: Brand New Day (IMDb)

Cerita mengambil latar empat tahun setelah kejadian besar dalam No Way Home. Peter kini menjalani kehidupannya seorang diri di New York. Mantra yang pernah menghapus ingatan dunia mengenai keberadaan Peter membuat orang-orang yang dahulu dekat dengannya tidak lagi mengetahui siapa dirinya.

Situasi tersebut membuat Peter memilih mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk menjadi Spider-Man. Ia terus berpatroli dan membantu masyarakat, meskipun tidak memperoleh apresiasi ataupun pengakuan dari orang-orang yang ditolongnya. Di balik sosok pahlawan tersebut, Peter sebenarnya harus menghadapi kesepian yang semakin berat karena kehilangan hubungan dengan orang-orang terpenting dalam hidupnya.

Kesepian serta tekanan psikologis yang dialami Peter ternyata memberikan dampak lebih besar daripada yang ia bayangkan. Kondisi mentalnya berkaitan dengan perubahan aneh pada tubuh dan kekuatannya sehingga ia harus berhadapan dengan sisi dirinya yang semakin tidak stabil.

Pada saat bersamaan, muncul ancaman yang jauh lebih sulit dilawan daripada musuh fisik biasa. Departemen Pengendalian Kerusakan atau DODC menjadi sasaran serangan kekuatan telepati yang memungkinkan seseorang mengambil alih tubuh manusia lain. Tujuan serangan tersebut berkaitan dengan upaya membebaskan Mac Gargan alias Scorpion.

Peter kemudian menghadapi situasi tersebut dengan bantuan Frank Castle atau The Punisher. Musuh yang mereka hadapi ternyata berkaitan dengan Jean Grey, sosok dengan kemampuan telepati yang membuat pertarungan menjadi semakin kompleks.

Chemistry Peter dan Jean Grey Lebih Mencuri Perhatian

Spider-Man: Brand New Day (IMDb)
Spider-Man: Brand New Day (IMDb)

Salah satu hal yang paling saya nantikan sejak mengetahui film ini adalah kemunculan Sadie Sink. Menurut saya, ia terlihat sangat cocok ketika memerankan Jean Grey. Penampilannya juga cukup meyakinkan dan menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam film ini. Tom Holland dan Zendaya pun tetap memberikan permainan yang solid sebagai Peter dan MJ.

Namun, hubungan Peter dan MJ justru terasa kurang mendapatkan porsi yang kuat. Anehnya, saya malah lebih mudah memperhatikan chemistry antara Peter dan Jean Grey. Interaksi keduanya membuat saya beberapa kali lupa bahwa hubungan emosional utama Peter seharusnya masih berkaitan dengan MJ.

Ada satu adegan yang menurut saya sangat menyesakkan. Saya sempat mengira MJ akhirnya mengingat Peter ketika mereka berpelukan dan berciuman. Namun, ternyata sosok yang hadir di dalam pikiran MJ adalah Jean Grey. Momen lain yang juga terasa menyakitkan adalah ketika MJ mengatakan bahwa dirinya tidak mencintai Peter setelah secara tidak sengaja menemukan surat yang ditulis olehnya.

Sebaliknya, adegan yang paling membuat saya merinding justru datang dari momen sederhana antara Ned dan Peter. Ketika Ned melakukan tos khusus yang dulu menjadi kebiasaan mereka, terasa seperti ada bagian dari persahabatan lama mereka yang perlahan muncul kembali.

Menjelang akhir cerita, Peter kembali mengunjungi makam Bibi May setelah melewati pertarungan berat yang membuatnya mengalami cedera serius. Di tempat tersebut, ia perlahan mencoba menerima kenyataan dan berdamai dengan kehidupannya sekarang.

Film kemudian memberikan sedikit harapan ketika Ned mulai mengalami kilasan ingatan tentang masa lalunya bersama Peter. Sementara itu, adegan pascakredit menghadirkan petunjuk baru melalui sinyal pelacak Spider-Man yang bergerak hingga mencapai luar angkasa.

Pada akhirnya, Spider-Man: Brand New Day tidak hanya berbicara tentang pertarungan melawan penjahat, tetapi juga mengenai kemampuan seseorang untuk terus melangkah setelah kehilangan kehidupan yang dahulu dimilikinya. Peter belajar bahwa berbuat baik tidak harus disertai pujian, pengakuan, ataupun perhatian.

Menjadi pahlawan tetap berarti melakukan hal yang benar meskipun tidak seorang pun mengetahui siapa yang berada di balik topeng tersebut. Bagi saya, pesan itu menjadi salah satu kekuatan film ini. Kehilangan orang-orang terdekat memang dapat mengubah hidup seseorang, tetapi tidak seharusnya menghilangkan prinsip dan tujuan yang selama ini diperjuangkan. Penilaian pribadi untuk film ini 8,5/10.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda