Ulasan

Mengatur Napas, Menata Diri: Mengenal Ilmu Pernapasan Meditasi Leung Fung

Mengatur Napas, Menata Diri: Mengenal Ilmu Pernapasan Meditasi Leung Fung
Ilmu Pernapasan Meditasi Leung Fung (Dok.Pribadi/Oktavia)

Bernapas adalah aktivitas yang begitu otomatis sampai-sampai kita jarang memikirkannya. Tarik napas, buang napas, lalu berulang sepanjang hari. Namun, bagaimana jika aktivitas sederhana tersebut dilatih dengan kesadaran, konsentrasi, dan teknik tertentu? Itulah yang menjadi pintu masuk buku Ilmu Pernapasan Meditasi karya Leung Fung. Buku ini membahas ilmu pernapasan sebagai bagian dari tradisi latihan tubuh dan meditasi, khususnya Ji Kung Meditasi. 

Isi Buku

Sejak awal, Leung Fung menempatkan ilmu pernapasan sebagai warisan pengetahuan yang telah berkembang sejak masa lampau. Jika dahulu latihan pernapasan lebih banyak dikaitkan dengan kebugaran dan upaya menjaga kebugaran tubuh, buku ini melihatnya dalam cakupan yang lebih luas, termasuk hubungan antara pernapasan, relaksasi, konsentrasi, dan kesehatan.

Pembahasannya kemudian dibagi menjadi dua bagian besar. Bagian pertama berfokus pada ilmu pernapasan meditasi atau Ji Kung Meditasi. Pembaca diperkenalkan pada konsep dasar, latihan, titik-titik akupunktur, hal-hal yang perlu diperhatikan, hingga pantangan selama berlatih.

Salah satu konsep yang cukup menonjol adalah perubahan pola pernapasan dari pernapasan dada menuju pernapasan perut. Dalam buku, proses tersebut dijelaskan dilakukan secara halus dan lembut, disertai relaksasi serta konsentrasi. Tradisi Ji Kung yang dibahas juga mengenalkan konsep energi C'hi dan Tan Dhian sebagai bagian dari kerangka pemikiran latihan tersebut.

Bagi pembaca modern, bagian ini menarik karena menunjukkan bahwa praktik pernapasan tidak sekadar persoalan menghirup udara sebanyak-banyaknya. Ada unsur perhatian dan kesadaran terhadap tubuh yang menjadi bagian penting dari latihan.

Buku ini juga membahas pengalaman yang mungkin muncul ketika seseorang melakukan latihan meditasi, mulai dari bunyi tubuh, sensasi tertentu, hingga pengalaman mencium aroma harum. Ada pula pembahasan mengenai pengalaman para peserta kursus ilmu pernapasan.

Tidak berhenti di situ, Leung Fung memasukkan pembahasan mengenai pengambilan “hawa murni” dari alam. Pohon, rumput, bunga, matahari, rembulan, hingga laut disebut dalam bagian tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana buku memandang latihan pernapasan dalam hubungan yang lebih luas dengan lingkungan sekitar.

Ada pula pembahasan yang cukup unik, seperti pengaruh gempa terhadap latihan meditasi dan cara menambah tinggi badan.

Sementara itu, Bagian Kedua lebih banyak membicarakan ilmu pernapasan dan berbagai manfaat yang diklaim berkaitan dengannya. Topiknya beragam, mulai dari cara melakukan latihan, upaya melangsingkan tubuh, tekanan darah, hingga kemungkinan penerapan ilmu pernapasan pada masa depan.

Kelebihan dan Kekurangan

Daftar isinya bahkan membawa pembaca ke tema yang cukup tidak biasa, seperti ilmu pernapasan untuk astronot, sinyal biologi sebagai penghubung spiritual, serta pengaktifan titik Ing-Dang atau yang disebut sebagai “mata alam”.

Namun, ada satu hal penting ketika membaca buku ini: pembaca perlu membedakan antara paparan atau klaim yang terdapat dalam buku dengan bukti medis modern. Beberapa manfaat kesehatan yang dibahas tidak otomatis dapat dianggap sebagai terapi medis yang terbukti. Karena itu, buku ini lebih tepat dibaca sebagai pengenalan terhadap gagasan dan praktik ilmu pernapasan meditasi, bukan sebagai pengganti diagnosis atau pengobatan dokter.

Justru di situlah buku ini menarik. Ia memperlihatkan bagaimana manusia sejak lama berusaha memahami hubungan antara napas, tubuh, pikiran, alam, dan kesehatan.

Ilmu Pernapasan Meditasi bukan buku yang sekadar mengajak pembaca belajar menarik dan mengembuskan napas. Buku ini mengajak kita melihat aktivitas paling dasar dalam kehidupan dari perspektif yang berbeda.

Di tengah kehidupan yang serba cepat, mungkin ada pelajaran sederhana yang tetap relevan. Sebelum sibuk mengubah dunia di luar diri, sesekali kita perlu berhenti, duduk tenang, memperhatikan tubuh, dan menyadari satu hal yang sejak lahir tidak pernah berhenti menemani kita, napas.

Identitas Buku

  • Judul: Ilmu Pernapasan Meditasi
  • Penulis: Leung Fung
  • Penerbit: Effhar, anggota IKAPI
  • Tahun terbit: 2005
  • ISBN: 979-501-500-1
  • Tebal: 210 halaman
  • Kategori: Meditasi, Ilmu Pernapasan, Kebugaran, dan Kesehatan

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda