Ulasan

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu
A Bona Fide Killer (IMDb)

Bagaimana seandainya seseorang yang kita kenal dan sangat dekat dengan kita ternyata adalah pembunuh yang sedang diburu dan dibicarakan banyak orang?

Situasi semacam itu tentu rasanya sulit dibayangkan oleh siapapun. Mungkin itu juga yang dipikirkan oleh Kwon Tae-seong di drama A Bona Fide Killer. Sejak awal ia menjadi wartawan dan menulis banyak artikel tentang Kingfisher, ia tak pernah berpikir jika sosok itu ternyata sangat dekat dengannya selama ini. Karena itu, reaksi kekecewaan Tae-seong setelah mengetahui kebenaran terkait orang di balik julukan Kingfisher saya rasa sangat wajar. Namun, sepertinya perasaan cinta yang ia miliki terhadap Yoo Bo-na jauh lebih besar daripada rasa kecewanya.

Sinopsis A Bona Fide Killer 

A Bona Fide Killer bercerita tentang Yoo Bo-na (Gong Hyo-jin), pegawai tim penjualan 3 Durumi Electronics sekaligus penembak runduk yang selama ini dikenal dengan nama Kingfisher. Ia bekerja di bawah Kim Bong-pal (Sung Dong Il) yang merupakan ketua tim penjualan 3. Di drama ini, pekerjaan mereka berbeda dari tim penjualan di perusahaan pada umumnya. Pekerjaan yang mereka lakukan adalah membunuh para penjahat yang lolos dari hukum resmi. Timnya juga berisikan beberapa pembunuh bayaran yang bekerja sesuai keahlian masing-masing, mulai dari pemalsu dokumen, perancang skenario pembunuhan, hacker hingga pembuat racun.

Di tengah kehidupannya yang rumit sebagai pembunuh bayaran, Bo-na jatuh cinta dan menikah dengan seorang wartawan bernama Kwon Tae-seong (Jung Joon-won) yang selama ini menuliskan banyak berita tentang Kingfisher. Kemudian setelah mengambil cuti selama 3-4 tahun untuk melahirkan anak, Bo-na diceritakan kembali "bekerja".

Kemunculan Kingfisher setelah beberapa tahun menghilang menghebohkan banyak orang. Salah satu yang cukup terpengaruh dengan hal ini adalah Lee Dong-jin (Lee Sang-yi), detektif yang selama ini menyelidiki dan sangat ingin menangkap Kingfisher. Hingga puncaknya, tim investigasi khusus mulai dibentuk, penyelidikan benar-benar dilakukan dengan lebih serius.

Ulasan A Bona Fide Killer 

Dari beberapa drama thriller yang saya tonton akhir-akhir ini, A Bona Fide Killer jadi salah satu favorit saya. Dengan mengusung ide tentang seorang ibu yang menjalani kehidupan ganda sebagai pembunuh bayaran, drama ini sudah membuat saya tertarik sejak awal. Bukan hanya premisnya yang unik, akting dan chemistry dari setiap karakter yang ada di drama ini juga bagus dan solid.

Gong Hyo-jin benar-benar menunjukkan kemampuan aktingnya yang berhasil membuat penonton terpukau. Tatapan matanya yang terasa dingin dan mengintimidasi saat beraksi sebagai Kingfisher beda total dengan tatapan dia saat bersama keluarganya yang terlihat lembut dan penuh kasih sayang. Detail outfit yang digunakan Gong Hyo-jin juga benar-benar diperhatikan oleh tim produksi. Berbeda dengan ketika ia menjalani hidup normalnya dengan outfit penuh warna, saat menjadi Kingfisher, ia mengenakan pakaian yang cenderung gelap.

Di sisi lain, akting Jung Joon-won nggak kalah bagus. Ia sukses menampilkan karakter suami idaman yang bikin penonton baper. Apalagi ketika ia tampak sangat mencintai Bo-na dan selalu membela Yoo Bo-na ketika sedang dimarahi ibunya sendiri. Saya rasa tidak banyak laki-laki yang bisa melakukan itu di dunia nyata.

Kemudian sebagai penonton, saya merasa perbuatan Kingfisher dan timnya yang hanya mengincar para penjahat cukup bikin dilema. Secara moral, memberi hukuman pada pelaku kriminal memang harus dilakukan. Namun, jika dilihat dari sisi hukum, tentu pembunuhan tetaplah sebuah kejahatan.

Sekilas, drama ini bisa dibilang sedikit mirip dengan Vigilante. Hanya saja, berbeda dari Kim Ji-yong yang semula bertindak sendirian sebelum memperoleh dukungan siapapun, di A Bona Fide Killer ini, sejak awal pergerakan Kingfisher berada di bawah organisasi.

Dengan episode terakhir yang ditayangkan beberapa hari lalu, saya sebenarnya sudah cukup puas dengan akhir cerita drama ini. Di mana keluarga cemara Tae-seong dan Bo-na akhirnya berhasil dipertahankan dan identitas Bo-na sebagai Kingfisher tetap menjadi rahasia.

Akan tetapi, tak bisa dipungkiri jika masih banyak pertanyaan saya yang belum terjawab. Mulai dari siapa sebenarnya orang di pemerintahan yang memberi dukungan pada organisasi yang menaungi Kingfisher, siapa yang membentuk organisasi ini untuk pertama kalinya, apakah orang-orang yang bekerja di Durumi Electronics akhirnya tahu yang sebenarnya dilakukan oleh tim penjualan 3, hingga tentang beberapa karakter yang belum banyak dieksplorasi sampai episode terakhir.

A Bona Fide Killer mungkin memang sudah mengakhiri kisahnya di episode 14 kemarin. Namun, akhir ceritanya yang terkesan masih menyimpan misteri membuka kemungkinan akan ada musim kedua dari drama ini yang juga diharapkan oleh banyak penonton.

Meskipun demikian, drama ini sudah berhasil menyampaikan pesan bahwa keadilan yang dirancang oleh hukum resmi masih memiliki celah yang di titik tertentu bisa membahayakan korban dari pelaku kriminal. Selain itu, dari hubungan Yoo Bo-na dan Kwon Tae-seong kita juga belajar jika komunikasi merupakan kunci utama dalam mempertahankan suatu hubungan. Seseorang mungkin merasa tidak masalah ketika sudah jatuh cinta dengan satu sisi yang dimiliki oleh seseorang. Namun, untuk bisa benar-benar mengenal dan bisa mencintai seseorang seutuhnya, kita mungkin juga perlu mengetahui sisi-sisi lain dari dirinya.

Overall, buat penggemar drama thriller, A Bona Fide Killer bisa menjadi tontonan yang sangat menarik karena berhasil menggabungkan aksi vigilantisme yang menegangkan dengan drama keluarga yang penuh warna.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda