Ulasan
Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar
Kadang kita cuma butuh satu orang yang bisa diajak cerita tanpa harus mikir terlalu banyak. Mau cerita soal pekerjaan, masalah kecil, pikiran yang lagi berantakan, atau bahkan hal yang sebenarnya nggak penting-penting amat. Rasanya lega ketika ada seseorang yang bisa membuat kita nyaman jadi diri sendiri.
Hal seperti itu yang langsung terasa dari lagu Dunia Tipu-Tipu milik Yura Yunita. Lagu yang dirilis pada 22 Oktober 2021 ini merupakan salah satu lagu dalam album Tutur Batin. Dari judulnya, mungkin kita membayangkan lagu tentang kehidupan yang penuh kebohongan. Namun, Yura justru memakai situasi tersebut untuk bercerita tentang seseorang yang membuat dunia terasa lebih aman.
Salah satu kalimat yang menggambarkan hubungan itu adalah “Kamu tempat aku bertumpu.”
Sederhana, tetapi maknanya dekat sekali dengan kehidupan sehari-hari. Ada masa ketika kita sedang capek dan nggak tahu harus cerita ke siapa. Orang yang menjadi tempat bertumpu nggak harus selalu punya jawaban atau solusi. Kadang, cukup mau mendengarkan tanpa menghakimi saja sudah membuat beban sedikit berkurang.
Menjadi tempat bertumpu juga berarti ada rasa percaya yang besar. Kita merasa nggak perlu menyembunyikan sisi diri yang sedang lelah, sedih, bingung, atau bahkan berantakan. Ada keyakinan bahwa orang tersebut tetap mau menerima kita meskipun keadaan sedang nggak baik-baik saja.
Yura kemudian menulis, “Baik, jahat, abu-abu / tapi warnamu putih untukku.”
Menurutku, ini salah satu penggalan yang cukup dalam. Dunia memang nggak sesederhana membedakan seseorang sebagai orang baik atau jahat. Ada banyak situasi abu-abu dan ada orang yang kadang bisa mengecewakan. Namun, di tengah semua itu, ada satu sosok yang tetap dipandang dengan rasa percaya.
Hubungan yang digambarkan Yura juga bukan cuma soal saling menyayangi. Ada rasa saling memahami yang sudah begitu dekat sampai nggak membutuhkan penjelasan panjang.
“Hanya kamu yang mengerti / gelombang kepala ini” menggambarkan seseorang yang bisa memahami isi pikiran kita ketika sedang kacau. Ini terasa dekat karena ada kalanya kita sendiri kesulitan menjelaskan apa yang sedang dirasakan. Mau cerita dari mana juga bingung.
Namun, orang yang sudah mengenal kita dengan baik biasanya bisa menangkapnya dari hal-hal kecil. Dari cara bicara yang berubah, ekspresi wajah, atau mungkin hanya dari diamnya kita. Nggak selalu harus bertanya panjang lebar untuk tahu kalau ada sesuatu yang sedang dipikirkan.
Hal itu kemudian nyambung dengan penggalan “Puja-puji tanpa kata / mata kita yang bicara.” Kedekatan seperti ini nggak selalu harus diterjemahkan menjadi kata-kata romantis. Dua orang yang sudah nyaman satu sama lain bisa saling memahami lewat tatapan, ekspresi, atau sikap sederhana.
Reff-nya kemudian membawa suasana yang lebih ringan lewat kalimat “Selalu nyaman bersama / janji takkan ke mana-mana.”
Di sini, Yura seperti menunjukkan bahwa kebahagiaan nggak harus datang dari sesuatu yang besar. Bisa ngobrol soal hal random, bercanda, atau sekadar menghabiskan waktu bersama sudah cukup. Hal kecil justru sering menjadi kenangan yang paling gampang diingat karena nggak dibuat-buat.
Menjelang akhir lagu, ada penggalan “Lelucon aneh tiap hari / ku tertawa tanpa tapi.” Ini semakin memperlihatkan betapa nyamannya hubungan tersebut. Bahkan lelucon yang mungkin nggak lucu untuk orang lain bisa terasa menyenangkan ketika datang dari orang yang tepat.
Nah, inilah salah satu alasan Dunia Tipu-Tipu nggak harus selalu dianggap sebagai lagu untuk pasangan. Sosok yang diceritakan Yura bisa saja kekasih, sahabat, keluarga, atau siapa pun yang membuat kita merasa diterima.
Kalau ditarik lebih jauh, lagu ini sebenarnya sederhana: tentang menemukan seseorang yang bisa dipercaya ketika keadaan sedang nggak baik-baik saja.
Ada kalanya masalah belum selesai, ada orang yang mengecewakan, atau pikiran sedang terlalu penuh. Di saat seperti itu, punya seseorang yang bisa diajak cerita tanpa takut dihakimi tentu sangat berarti.
Dunia Tipu-Tipu nggak menggambarkan hubungan yang sempurna. Lagu ini lebih tentang rasa syukur karena ada seseorang yang mau tetap tinggal, memahami kita, dan membuat kita merasa aman.
Itu yang membuat lagu ini terasa hangat. Yura mengangkat hal sederhana yang sering dicari dalam sebuah hubungan, yaitu rasa nyaman, kepercayaan, dan kebebasan untuk menjadi diri sendiri.
Pada akhirnya, punya satu orang yang benar-benar mengerti sudah cukup untuk membuat hari-hari yang berat menjadi sedikit lebih ringan.